Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Longgarkan Skema DHE SDA, Ketahanan Devisa Dipertaruhkan?

6 Jumat, 06 Nov 2026, 18:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Longgarkan Skema DHE SDA, Ketahanan Devisa Dipertaruhkan? Pemerintah Longgarkan Skema DHE SDA, Ketahanan Devisa Dipertaruhkan? Doc: ANTARA FOTO/ Ahmad Subaidi.
Ket. Ilustrasi-Sejumlah pekerja menyelesaikan proyek pembangunan smelter PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) di Dusun Otak Keris, Maluk, Sumbawa Barat, NTB.

JAKARTA – Pelonggaran ketentuan penukaran Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga keseimbangan antara penguatan pasokan valuta asing di dalam negeri dan fleksibilitas kebutuhan likuiditas eksportir.

Kebijakan ini mencerminkan adanya tantangan dalam mendorong eksportir menempatkan devisanya di dalam negeri tanpa mengganggu kelancaran operasional dan daya saing usaha.

Namun, relaksasi aturan tersebut perlu dicermati karena berpotensi memengaruhi efektivitas kebijakan penguatan cadangan devisa dan stabilitas nilai tukar rupiah.

Pemerintah dituntut memastikan pelonggaran tidak justru mengurangi daya tarik penempatan devisa di perbankan domestik, terutama ketika tekanan eksternal terhadap rupiah masih tinggi.

Pemerintah tengah menyiapkan pelonggaran ketentuan penukaran Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) dari valuta asing (valas) ke rupiah dengan batas maksimal konversi akan dinaikkan dari 50 persen menjadi 100 persen.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan perubahan tersebut akan dimasukkan dalam revisi keempat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2023 tentang Devisa Hasil Ekspor dari Kegiatan Pengusahaan, Pengelolaan, dan/atau Pengolahan Sumber Daya Alam.

"Yang juga sedang disiapkan dalam perubahan keempat PP 36 adalah terkait relaksasi penukaran valas ke rupiah, di mana relaksasi itu bisa ditukar tidak 50 persen, tapi sampai dengan 100 persen," ujar Airlangga dalam Sosialisasi Perkembangan Implementasi DHE SDA dan Tata Kelola Ekspor SDA Strategis di Jakarta, Jumat (6/11).

Rencana pelonggaran tersebut disiapkan setelah pemerintah mengevaluasi implementasi kebijakan DHE SDA yang berlaku saat ini.

Airlangga menjelaskan evaluasi tersebut memperhatikan tingginya kebutuhan rupiah yang perlu dipenuhi, terutama untuk operasional perusahaan.

Senada, Wakil Menteri Keuangan Nurkholisoh Ibnu Aman mengatakan hasil evaluasi menunjukkan pemasukan dan penggunaan DHE SDA relatif stabil. Namun, konversi valuta asing ke rupiah mengalami penurunan cukup signifikan.

"Konversi ke rupiah ini menurun cukup signifikan sampai dengan minus 37,4 persen, sementara retensi valas ini meningkat," ujarnya.

Menurutnya, perkembangan tersebut menunjukkan perlunya penyesuaian kebijakan untuk mendukung kelancaran kegiatan dunia usaha.

Sebagai informasi, berdasarkan PP Nomor 21 Tahun 2026 yang berlaku sejak 1 Juni 2026, eksportir sektor nonmigas diwajibkan memasukkan dan menempatkan 100 persen DHE SDA dalam sistem keuangan Indonesia selama paling singkat 12 bulan.

Sementara itu, eksportir sektor migas diwajibkan menempatkan paling sedikit 30 persen DHE SDA selama minimal tiga bulan.

Dalam ketentuan yang berlaku saat ini, penukaran DHE SDA dari valuta asing ke rupiah dibatasi paling banyak 50 persen.

Pemerintah mengatakan revisi konversi valas ke rupiah menjadi 100 persen akan berlaku setelah Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang mengatur kebijakan ini rampung. Airlangga menyebut PMK itu ditargetkan selesai pada akhir bulan ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

06 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.