Pedagang Korban Kebakaran di Pasar Pa'baeng-baeng, Makassar Dapat Bantuan Renovasi dan Modal

Kamis, 03 Sep 2026, 05:22 WIB

MAKASSAR - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan bantuan perbaikan/renovasi kios pedagang di Pasar Pa’baeng-baeng yang terdampak kebakaran selesai dalam waktu 2–3 minggu, termasuk bantuan permodalan.

"Pemulihan Pasar Pa’baeng-baeng harus diarahkan pada percepatan perbaikan infrastruktur agar aktivitas perdagangan dapat kembali berjalan," ujarnya di Makassar, Rabu (2/9).

Ket. Foto: Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin — Sumber: antara foto

Munafri Arifuddin mengatakan percepatan rehabilitasi los menjadi penting agar pedagang tidak terlalu lama kehilangan tempat untuk menjalankan usahanya.

“Ini perlu supaya cepat ada rehabilitasi untuk memastikan mereka kembali bisa jualan. Saya tadi sudah melihat kira-kira 2–3 minggu proses ini kita akan jalankan untuk memastikan los-los tempat jualan ini bisa dipergunakan kembali untuk para pedagang melakukan kegiatan usahanya,” katanya.

Selain perbaikan fisik, Munafri juga merespons aspirasi pedagang yang meminta dukungan permodalan untuk kembali memutar usaha setelah terdampak kebakaran.

Ia meminta jajaran kelurahan dan kecamatan melakukan pendataan pedagang untuk kemudian difasilitasi mendapatkan akses pembiayaan melalui perbankan, termasuk skema Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Kita akan mempertemukan melalui Pak Lurah, Pak Camat, yang ada di sini untuk kami akses melalui proses permodalan tambahan. Melalui bank-bank yang sistem penyaluran KUR dan sebagainya,” jelasnya.

Lebih jauh, Munafri meminta peristiwa tersebut menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat mitigasi kebakaran bagi masyarakat di seluruh pasar yang ada di Kota Makassar.

Ia meminta PD Pasar memastikan ketersediaan dan keaktifan alat pemadam api ringan (APAR) serta hidran sebagai perangkat pertolongan awal ketika terjadi kebakaran.

“Mulai dari sekarang dicek seluruh pasar-pasar yang ada untuk keaktifan alat-alat untuk bisa memberikan pertolongan pertama ketika terjadi hal-hal yang seperti ini,” tegasnya.

Selain sarana pemadam, Munafri juga menyoroti instalasi listrik di pasar. Ia meminta seluruh jaringan listrik diperiksa dan dipastikan aman untuk mencegah potensi korsleting.

“Listriknya jangan asal colok, jangan disambung-sambung sembarangan. Pastikan instalasi listriknya aman supaya tidak mudah mengakibatkan korsleting,” ucapnya. 

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.