- Home
-
- Luar Negeri
-
- NTT Bikin Kejutan! Neraca ...
NTT Bikin Kejutan! Neraca Perdagangan Surplus Capai 34,71 Juta Dolar AS
Kamis, 03 Sep 2026, 06:04 WIBKUPANG - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan luar negeri Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Januari-Juli 2026 mengalami surplus 34,71 juta dolar AS, yang ditopang kinerja ekspor yang lebih tinggi.
"Neraca perdagangan luar negeri NTT pada Januari-Juli 2026 mengalami surplus 34,71 juta dolar AS, dengan nilai ekspor mencapai 37,71 juta dolar AS dan impor sebesar 2,99 juta dolar AS," kata Kepala BPS NTT Matamira B Kale di Kupang, NTT, Rabu.
Ia mengatakan nilai ekspor NTT selama Januari-Juli 2026 mencapai 37,71 juta dolar AS atau turun 10,43 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.
Penurunan tersebut seiring nilai ekspor nonmigas yang mencapai 35,85 juta dolar AS atau turun 12,34 persen.
Adapun nilai ekspor NTT pada Juli 2026 mencapai 5,68 juta dolar AS atau turun 9,37 persen dibandingkan Juli 2025.
Ekspor nonmigas tercatat sebesar 5,47 juta dolar AS atau turun 10,07 persen, sedangkan ekspor migas sebesar 0,21 juta dolar AS atau naik 13,70 persen secara tahunan.
"Secara kumulatif Januari-Juli 2026, ekspor didominasi sektor industri pengolahan yang memberikan kontribusi 82,24 persen, diikuti sektor pertanian 10,67 persen dan pertambangan 2,18 persen," katanya.
Ia menjelaskan ekspor nonmigas pada Juli 2026 didominasi barang hasil industri pengolahan dengan nilai 5,06 juta dolar AS.
Nilai tersebut turun 0,46 persen secara tahunan dan secara kumulatif Januari-Juli 2026 turun 7,18 persen.
Dari 10 komoditas dengan nilai ekspor terbesar selama Januari-Juli 2026, peningkatan tertinggi terjadi pada kapal terbang dan bagiannya (HS 88) yang naik 1,73 juta dolar AS atau 288,21 persen, diikuti bahan bakar mineral (HS 27) yang naik 0,65 juta dolar AS atau 54,66 persen serta kendaraan dan bagiannya (HS 87) yang meningkat 0,32 juta dolar AS atau 11,16 persen.
Tiga negara tujuan utama ekspor NTT selama Januari-Juli 2026 yakni Timor Leste dengan nilai 30,44 juta dolar AS atau 80,72 persen dari total ekspor, diikuti Turki sebesar 2,28 juta dolar AS atau 6,06 persen dan Jepang sebesar 1,08 juta dolar AS atau 2,86 persen.
Lebih lanjut, ia menyampaikan nilai impor NTT selama Januari-Juli 2026 mencapai 2,99 juta dolar AS dengan volume 8.129,46 ton atau turun 49,91 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pada Juli 2026, nilai impor tercatat sebesar 0,75 juta dolar AS atau turun 60,6 persen dibandingkan Juli 2025 yang mencapai 1,9 juta dolar AS.
Pada Juli 2026, neraca perdagangan luar negeri NTT juga mengalami surplus sebesar 4,93 juta dolar AS.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Tanggap Darurat Gempa Flores Diperpanjang, ASITA Pastikan Pariwisata Tetap Berjalan
-
Badan Geologi: Gempa M7,7 di Timur Laut Nagekeo Dipicu Sesar Naik Busur Belakang Flores
-
Gempa M7,7 Guncang Flores, Polda NTT Bentuk Command Center & Kerahkan Personel
-
KPK Telah Lakukan 762 Penyadapan dan 232 Penggeledahan Selama Semester I Tahun 2026
-
Masih Terus Bergantung ke Energi Fosil, Manufaktur RI Tumbuh Melambat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.