Ada Gebrakan Baru di Pacitan! Pemkab Gandeng Jogja Film Academy Cetak Talenta Muda

Kamis, 03 Sep 2026, 06:11 WIB

PACITAN - Pemerintah Kabupaten Pacitan, Jawa Timur menggandeng Jogja Film Academy (JFA) untuk memberikan pelatihan produksi film kepada pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum sebagai upaya mendorong tumbuhnya talenta perfilman daerah.

Kegiatan yang berlangsung di Galeri Seni Song Meri, Desa Sukoharjo, Kecamatan Pacitan, Rabu itu, menjadi bagian dari pra-acara Festival Film Horor (FFH) yang digelar Ruang Film Pacitan bekerja sama dengan Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) dan Jogja Film Academy.

Ket. Foto: Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji membuka lokakarya produksi film yang menghadirkan praktisi dari Jogja Film Academy (JFA) di Galeri Seni Song Meri, Pacitan, Jawa Timur, Rabu (2/9). — Sumber: Antara foto/HO-Prokopim Pacitan

Ketua Ruang Film Pacitan Idam Nugrahadi mengatakan lokakarya menghadirkan praktisi perfilman yang memberikan pelatihan di bidang penyutradaraan, sinematografi, penyuntingan film, dan keaktoran.

"Respons peserta cukup tinggi, terutama dari kalangan pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum yang tertarik pada dunia perfilman," katanya.

Menurut dia, dukungan Pemerintah Kabupaten Pacitan menjadi faktor penting dalam pengembangan industri kreatif berbasis film di daerah.

Ia menilai sektor perfilman memiliki potensi besar untuk berkembang karena bertumpu pada kreativitas yang tidak memiliki batas ruang maupun waktu.

Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji yang membuka kegiatan tersebut, berharap lokakarya mampu melahirkan talenta-talenta baru di bidang perfilman sekaligus memperkuat identitas daerah melalui karya kreatif.

"Melalui kegiatan ini semoga talenta perfilman di Pacitan bisa semakin berkembang," ujarnya.

Ia juga meminta perangkat daerah terkait mendukung terciptanya ekosistem kreatif yang dapat menjadi ruang belajar, berkarya, dan berkolaborasi bagi komunitas film lokal.

Direktur Jogja Film Academy Tri Wahyudi menyambut positif inisiatif Pacitan dalam membuka ruang pertemuan bagi insan perfilman dan komunitas kreatif.

Menurutnya, kolaborasi tersebut dapat menjadi langkah awal membangun iklim perfilman daerah yang berkelanjutan serta memperluas akses pendidikan film bagi generasi muda.

Lokakarya produksi film berlangsung selama dua hari dan diikuti puluhan peserta dari berbagai latar belakang sebagai bagian dari upaya pengembangan sumber daya manusia di sektor ekonomi kreatif.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.