- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump Blak-blakan soal Har...
Trump Blak-blakan soal Harry dan Meghan: Kalau Saya Keluarga Kerajaan, Tak Akan Terima Mereka
Kamis, 03 Sep 2026, 06:15 WIBWashington â Presiden Donald Trump pada Rabu (2/9) mengatakan dirinya senang Pangeran Harry dan Meghan Markle telah meninggalkan Amerika Serikat (AS). Ia bahkan mengaku tidak akan menerima pasangan tersebut kembali jika dirinya merupakan bagian dari keluarga kerajaan Inggris.
"Saya senang dengan hal itu. Saya memang bukan penggemar mereka," kata Trump kepada wartawan di Ruang Oval, sepekan setelah Harry dan Meghan kembali pindah ke Inggris dari rumah mereka di Montecito, California.
Trump menilai Harry dan Meghan telah memperlakukan keluarga kerajaan Inggris dengan tidak hormat, terutama Meghan terhadap mendiang Ratu Elizabeth II dan Raja Charles III.
"Saya pikir mereka memperlakukan keluarga kerajaan dengan sangat tidak hormat. Saya tidak menyukainya. Saya tidak menyukai cara dia bersikap. Menurut saya, dia sangat tidak menghormati Ratu dan Raja Charles," ujar Trump.
Harry dan Meghan kini kembali menetap di Inggris, enam tahun setelah meninggalkan negara tersebut dan pindah ke AS di tengah perselisihan dengan keluarga kerajaan.
Hubungan Harry dengan ayahnya, Raja Charles III, belakangan disebut mulai membaik. Hal itu terlihat dalam sejumlah kunjungan Harry ke Inggris, terlebih Charles saat ini tengah menjalani perawatan kanker.
Namun, hubungan Harry dengan kakaknya, Pangeran William, serta istri William, Catherine, dilaporkan masih renggang.
Trump yang sebelumnya beberapa kali mengkritik Meghan mengatakan dirinya tidak akan mengambil langkah yang sama dengan keluarga kerajaan dalam menerima Harry kembali.
"Mungkin saya berbeda. Saya tidak akan menerima dia kembali, bukan? Kalau saya bagian dari keluarga kerajaan, saya tidak akan menerima mereka kembali," kata Trump.
Harry Disebut Masih Marah
Di tengah kepulangan Harry ke Inggris, muncul laporan bahwa Duke of Sussex tersebut masih menyimpan kemarahan terhadap sejumlah anggota keluarga kerajaan dan mengharapkan permintaan maaf dari mereka.
Daily Mail melaporkan dengan mengutip sejumlah teman Harry bahwa sang pangeran masih menunggu permintaan maaf dari beberapa anggota keluarga kerajaan.
Sebelumnya, The Telegraph melaporkan bahwa Harry, Meghan, dan keluarga mereka telah tiba di Inggris untuk menetap dalam waktu yang cukup lama.
Kepulangan tersebut terjadi enam tahun setelah Harry dan Meghan meninggalkan Inggris di tengah konflik dengan keluarga kerajaan dan kemudian menetap di AS.
Hubungan Harry dengan keluarga kerajaan semakin memburuk setelah penerbitan memoarnya berjudul "Spare" serta sejumlah wawancara televisi yang mengungkap berbagai persoalan internal keluarga kerajaan.
Menurut Daily Mail, Harry kembali ke Inggris dengan kemarahan yang disebut masih sama seperti ketika ia meninggalkan negara tersebut enam tahun lalu.
Ia dilaporkan masih sangat marah kepada sejumlah anggota keluarga kerajaan dan berharap mereka meminta maaf.
Harry juga berulang kali menuduh orang-orang dekat Raja Charles III berupaya menghalangi upayanya untuk berdamai dengan sang ayah.
Daily Mail bahkan melihat adanya kemiripan antara pernyataan Harry dan sikap mendiang ibunya, Putri Diana, yang pernah menuduh sejumlah anggota keluarga kerajaan berusaha melemahkan posisinya.
Meski demikian, menurut sumber yang dikutip surat kabar tersebut, Harry tidak memiliki rencana untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
- Presiden AS Donald Trump
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: AFP, Antara
Berita Terkait:
-
Susunan Pemain Portugal vs RD Kongo Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo Turun Langsung
-
Semarak Kemerdekaan, Bendera Merah Putih Raksasa Dikibarkan di Stadion Pakansari
-
BPOM Dorong Optimalisasi Produksi Obat Hadapi Tekanan Global
-
Industri Pengolahan Dukung Ekspor Jakarta
-
Pelaku UMKM yang Akan Mengekspor Produk Tetap harus Memiliki HAKI
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.