Bulog Pastikan Stok Beras Aman Meski Ada Ancaman El-Nino

Rabu, 02 Sep 2026, 18:38 WIB

JAKARTA - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan dampak El Nino terhadap ketahanan pangan di Tanah Air . Kendati, secara bersamaan, perusahaan menyalurkan bantuan beras untuk korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Apakah tidak membahayakan apabila ini banyak dikirim ke daerah bencana seperti totalnya adalah 67.796 ton, ini belum ada apa-apanya belum ada seper sepuluhnya dari stok kita hari ini. Stoknya nasional totalnya adalah 4,9 juta ton hampir 5 juta ton karena kemarin bahkan kita sudah mencapai 5,4 juta ton," kata Rizal dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (2/9).

Ket. Foto: Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani — Sumber: RRI/Sugandi

"Seluruh masyarakat Tanah Air tidak perlu bimbang dan ragu menghadapi nanti El Niño yang dinamakan katanya El Niño Godzilla. Nah 5,4 juta itu diambil dengan kebutuhan bantuan pangan lebih kurang 1 juta ton oleh karena itu sekarang tinggal lebih kurang 4,969 juta ton," ujar dia.

Ia menjelaskan data dari Kementerian Pertanian, volume standing crop atau tanaman padi yang masih ada di sawah dan siap dipanen mencapai 10 hingga 11 juta ton. Selanjutnya yang berada disektor rumah tangga, hotel, restoran dan kafe (horeka) 10 juta dan ditambah dengan pasokan milik Bulog.

Dengan demikian total ketersediaan beras 25 juta ton, dengan konsumsi secara nasional 22,5 juta ton. Ia memastikan pasokan aman apalagi akan ada panen raya di beberapa wilayah di Indonesia pada 27 Maret 2026.

"Kalau dihitung dari sekarang bulan September, Oktober, November, Desember, Januari, Februari, Maret, April, Mei, Juni. Nanti di bulan Juni itu baru habis yang 22 juta ton sedangkan kita punya stok 26 juta ton, jadi aman ditambah lagi Maret 2027 kita akan panen raya lagi," kata Rizal.

Rizal mengatakan Bulog juga menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat di NTT yang tidak terkena bencana terutama masyarakat dengan ekonomi menengah ke bawah. Bantuan diberikan secara berkesinambungan.

"Sudah lebih 5.000 ton yang sudah disalurkan kepada masyarakat yang ada di bawah yang khususnya tidak terdampak bencana alam. Mereka tetap disalurkan bantuan pangan seperti biasa," ujar dia. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.