Jepang Ajukan Anggaran Pertahanan Tertinggi

Selasa, 01 Sep 2026, 02:10 WIB

TOKYO - Kementerian Pertahanan Jepang pada Senin (31/8) mengajukan rekor anggaran sebesar USD55,6 miliar (8,9 triliun yen) dengan fokus alokasi anggaran akan dialirkan bagi pengembangan kecerdasan buatan (AI) yang dapat mempercepat pengambilan keputusan dalam menghadapi lingkungan keamanan yang kian tegang.

Anggaran final bisa bertambah mencapai 10 triliun yen karena Tokyo menginginkan peningkatan besar-besaran dalam sistem pertahanannya untuk menghadapi meningkatnya ketegangan dengan negara-negara tetangga seperti Tiongkok, Korea Utara (Korut), dan Russia.

Ket. Foto: Tank Type 90 milik Pasukan Bela Diri Angkatan Darat Jepang bermanuver saat latihan di Gotemba pada 7 Juni lalu. Pada Senin (31/8) Kementerian Pertahanan Jepang mengajukan rekor anggaran dengan fokus alokasi anggaran akan dialirkan bagi pengembangan kecerdasan buatan. — Sumber: AFP/Yuichi YAMAZAKI

“Pengajuan anggaran pertahanan terbaru ini akan fokus pada penanggulangan cara-cara peperangan baru dengan penekanan pada penggunaan AI, drone, dan misil jarak jauh,” demikian pernyataan dari Kementerian Pertahanan Jepang.

Permintaan anggaran untuk tahun fiskal yang dimulai dari April 2027 menyoroti langkah terbaru Jepang untuk meningkatkan kekuatan militernya guna menghadapi realitas geopolitik yang bergejolak dan secara bertahap meninggalkan pendirian pasifis tradisionalnya yang membatasi penggunaan kekuatan semata-mata untuk membela diri.

Ekspansi militer Tiongkok yang pesat dan pengembangan misil serta senjata nuklir Korut yang terus-menerus telah memaksa Jepang untuk memperkuat pertahanannya. Di sisi lain perang Russia di Ukraina telah memicu kekhawatiran di kalangan pembuat kebijakan Jepang bahwa konflik serupa dapat meletus di Asia Timur. SB/AFP/I-1

  • anggaran pertahanan
  • sanae takaichi

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP, Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.