Guterres Desak Negara Nuklir Hentikan Uji Coba

Senin, 31 Agu 2026, 01:00 WIB

New York - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mendesak seluruh negara pemilik senjata nuklir mempertahankan moratorium uji coba nuklir yang berlaku saat ini serta segera memberlakukan larangan global terhadap ledakan nuklir.

 “Uji coba nuklir menghancurkan kepercayaan, memicu perlombaan senjata nuklir, dan mengkhianati setiap komunitas yang masih hidup dalam bayang-bayang warisan uji coba nuklir masa lalu,” tulis Guterres di platform media sosial X pada Jumat (28/8).

Ket. Foto: Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres. — Sumber: istimewa

Dikutip dari Antara, Guterres juga mendesak negara- negara segera memberlakukan Perjanjian Larangan Uji Coba Nuklir Komprehensif (CTBT), sebuah kesepakatan multilateral yang bertujuan melarang seluruh bentuk ledakan nuklir. Seruan tersebut disampaikan setelah Rusia mengumumkan uji coba peluncuran rudal balistik antarbenua (ICBM) yang mampu membawa hulu ledak nuklir.

 Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan rudal bergerak berbahan bakar padat tersebut diluncurkan dari Kosmodrom Plesetsk di wilayah Arkhangelsk, Rusia barat laut, dan mencapai target yang telah ditentukan di wilayah latihan Kura, Kamchatka, Timur Jauh.

 Moskow mengonfirmasi bahwa peluncuran tersebut bertujuan memastikan “karakteristik taktis, teknis, dan penerbangan dari sistem rudal tersebut.” Guterres menyerukan komitmen baru untuk menghentikan seluruh aktivitas uji coba ledakan nuklir.

Menurut PBB, larangan tersebut penting untuk mencegah perlombaan senjata dan mengurangi risiko penggunaan senjata nuklir. CTBT telah diadopsi sejak 1996 untuk menetapkan larangan global yang mengikat secara hukum terhadap seluruh uji coba ledakan nuklir.

Namun, perjanjian tersebut belum berlaku sepenuhnya karena sejumlah negara kunci belum meratifikasinya. Pemberlakuan CTBT masih bergantung pada ratifikasi seluruh negara “Lampiran 2”, yakni negara-negara yang memiliki teknologi nuklir ketika perundingan perjanjian berlangsung. Sembilan negara, termasuk Amerika Serikat, Russia, Tiongkok, Iran, Israel, Mesir, India, Pakistan, dan Korea Utara, hingga kini belum memenuhi persyaratan tersebut. Sampai 2026, sebanyak 188 negara telah menandatangani CTBT, sementara 179 negara telah meratifikasinya.

  • Uji Coba Nuklir

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Eko S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.