Empat Gol Messi Bikin Pelatih Inter Miami Kehabisan Kata-kata Pujian

Senin, 31 Agu 2026, 00:07 WIB

MIAMI – Pelatih interim (sementara) Inter Miami, Guillermo Hoyos, kehabisan kata-kata untuk menggambarkan kehebatan Lionel Messi setelah megabintang Argentina itu mencetak empat gol dalam satu pertandingan Major League Soccer (MLS) untuk pertama kalinya sepanjang kariernya.

Messi tampil luar biasa ketika Inter Miami menghancurkan CF Montreal dengan skor 7-1, Minggu (30/8). Empat gol dan satu assist dari pemain berusia 39 tahun tersebut menjadi kunci kemenangan telak sekaligus mengakhiri rentetan lima pertandingan tanpa kemenangan Miami di semua kompetisi.

Ket. Foto: Lionel Messi melakukan tendangan bebas dalam laga MLS, Minggu (30/8). — Sumber: MLS

Messi menunjukkan kelasnya sejak akhir babak pertama. Ia mengembalikan keunggulan Miami menjelang turun minum sebelum kembali mencetak gol pada menit ke-52.

Tak berhenti di situ, mantan bintang Barcelona tersebut melengkapi hat-trick pada menit ke-83. Messi kemudian menutup malam spektakulernya melalui tendangan bebas pada masa tambahan waktu.

Empat gol tersebut membuat Messi kini memuncaki daftar pencetak gol MLS dengan koleksi 18 gol musim ini.

Hoyos mengaku sulit menemukan kata-kata yang tepat untuk menggambarkan aksi Messi di lapangan.

“Tidak ada kata-kata yang bisa menggambarkan keindahan sepak bola seperti itu. Begitu banyak hal yang terjadi sehingga kata-kata benar-benar terasa tidak cukup,” ujar Hoyos, yang juga berasal dari Argentina.

Menurut Hoyos, Messi tidak pernah berhenti mencari peluang untuk mencetak gol, menciptakan permainan, maupun memberikan umpan yang menentukan.

“Dia terus mencari gol itu, permainan itu, umpan itu. Saya tidak berpikir dia adalah pesepak bola biasa. Menganalisis dirinya, baik sebagai pemain maupun sebagai pribadi, membawa kita begitu dalam sampai akhirnya kita kehabisan kata-kata,” tuturnya.

Penampilan tersebut semakin memperkuat status Messi sebagai pemain yang masih mampu memberikan pengaruh besar meski telah memasuki usia 39 tahun.

Messi merupakan kapten Argentina yang membawa negaranya mencapai final Piala Dunia tahun ini, meski harus mengakui keunggulan Spanyol. Sebelumnya, ia juga mengantarkan Argentina menjuarai Piala Dunia 2022.

Rekan setim Messi di Inter Miami, Casemiro, juga mengaku menikmati kesempatan bermain bersama salah satu pemain terbesar dalam sejarah sepak bola.

“Inilah arti memiliki Messi di dalam tim. Kami harus menikmati momen-momen seperti ini karena dia adalah seseorang, seorang pemain, yang terus menciptakan sejarah,” kata Casemiro kepada Apple TV.

Gelandang asal Brasil berusia 34 tahun itu bergabung dengan Inter Miami pada Juli setelah kontraknya bersama Manchester United berakhir.

Menariknya, Casemiro dan Messi pernah menjadi bagian dari rivalitas terbesar dalam sepak bola Spanyol. Casemiro menjadi salah satu pemain penting Real Madrid, sementara Messi merupakan ikon Barcelona.

Kini, keduanya justru menjadi rekan satu tim di Miami. “Kami melihat hari ini bahwa kami harus menikmatinya, terus mendukung dan terus bersaing bersamanya karena dia masih menjadi yang terbaik,” kata Casemiro.

“Dia sudah membuktikannya di Piala Dunia. Kami harus menikmatinya karena bersamanya, kami jauh lebih kuat.”

Empat gol ke gawang Montreal menjadi bukti terbaru bahwa Messi belum kehilangan sentuhan magisnya. Bahkan di usia 39 tahun, sang kapten masih mampu menjadi pembeda dan mengubah sebuah pertandingan melalui kualitas individu yang sulit ditandingi.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.