Kualitas Udara Membaik, Siswa TK dan PAUD di Dharmasraya Kembali Masuk Sekolah

Senin, 31 Agu 2026, 01:05 WIB

DHARMASRAYA - Siswa taman kanak-kanak (TK) dan pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah mulai Senin (31/8). 

Keputusan ini diambil usai kualitas udara di daerah tersebut menunjukkan tren membaik setelah sebelumnya anak-anak diliburkan selama tiga hari akibat paparan kabut asap karhutla.

Ket. Foto: Dokumentasi Foto - Pengendara mengenakan masker saat melintas di Jembatan Kabel Sungai Dareh, Kabupaten Dharmasraya, Sumbar, Kamis (27/8) . Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan menutupi daerah itu. — Sumber: ANTARA/Ilka Jensen

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Dharmasraya, Boby Perdana Riza, di Pulau Punjung, Minggu mengatakan keputusan tersebut diambil setelah kondisi kualitas udara di daerah itu mulai membaik pada Minggu pagi.

"Berdasarkan data dari Dinas Lingkungan Hidup kualitas udara di Dharmasraya sudah lebih baik dibandingkan sebelumnya. Jadi, besok siswa PAUD dan TK mulai kembali bersekolah," ujarnya.

Ia mengatakan siswa TK dan PAUD sebelumnya diliburkan selama tiga hari sebagai langkah antisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan anak-anak yang dinilai lebih rentan terhadap paparan polusi udara.

Meski kegiatan belajar kembali dilaksanakan, kata dia pihaknya mengimbau siswa untuk menggunakan masker terutama saat berada di luar ruangan.

"Dengan catatan, anak-anak tetap menggunakan masker ketika melakukan aktivitas di luar ruangan," ujarnya.

Sementara, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dharmasraya, Novandri Ismi, mengatakan kualitas udara mulai menunjukkan perbaikan dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 52,2 dan nilai ISPU 91 pada Minggu (30/8) pukul 06.00 WIB, kata dia.

"Kemudian, pemantauan pada pukul 10.00 WIB, konsentrasi PM2.5 tercatat sebesar 54,5 dengan nilai ISPU 95. Kondisi ini menunjukkan kualitas udara mengalami perbaikan," ujarnya.

Sementara berdasarkan data pemantauan kualitas udara, pada Sabtu (29/8) pukul 04.00 WIB konsentrasi PM2.5 masih tercatat sebesar 63,8 dengan ISPU mencapai 111 atau berada pada kategori tidak sehat.

Ia mengimbau masyarakat untuk waspada terutama kelompok sensitif seperti penderita asma dan penyakit jantung meskipun kualitas udara mulai membaik di Dharmasraya.

"Masyarakat kami anjurkan tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan sebagai upaya mengurangi paparan polusi udara," ujarnya.

  • kabut asap
  • dharmasraya
  • ispu dharmasraya

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.