Pemprov Sumut Jaring Proposal Kampung Kreatif, Siapkan Bantuan hingga Rp50 Miliar per Kawasan

Senin, 31 Agu 2026, 00:45 WIB

Medan - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) meluncurkan program Kampung Kreatif Sumut Berkah untuk menjaring proposal pembangunan infrastruktur dari desa dan kelurahan di seluruh kabupaten/kota di provinsi tersebut.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Sumut Muhammad Suib mengatakan program tersebut telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan menjadi salah satu program strategis daerah di era Gubernur Sumut Bobby Nasution.

Ket. Foto: Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution (tengah) mendengar penjelasan Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sumut Chandra Dalimunthe sembari menunjuk peta di Desa Sipiongot, Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara. — Sumber: Antara

"Program Kampung Kreatif Sumut Berkah ini sudah dituangkan dalam RPJMD, dan merupakan program strategis daerah di era Gubernur Sumut Bobby Nasution," kata Suib di Medan, Minggu (30/8).

Menurut dia, program tersebut diarahkan untuk mendorong pemerataan pembangunan di seluruh kabupaten/kota sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Suib menjelaskan pembangunan di sejumlah wilayah Sumut selama ini cenderung dilakukan secara parsial sehingga belum menyentuh kawasan secara menyeluruh. Kondisi tersebut membuat dampak pengembangan ekonomi kawasan belum optimal.

"Lewat program ini, Gubernur akan menginjeksi bantuan keuangan khusus ke kabupaten/kota di Sumut yang nilainya minimal Rp5 miliar hingga maksimal Rp50 miliar per kawasan," ujarnya.

Program Kampung Kreatif Sumut Berkah melibatkan 19 organisasi perangkat daerah (OPD) dan satu tenaga ahli dari kalangan akademisi untuk menjaring serta menilai proposal dari seluruh kabupaten/kota.

Setiap bupati/wali kota di Sumut akan mengusulkan satu calon penerima bantuan kepada Gubernur Sumut. Selanjutnya, tim akan melakukan penilaian proposal dan verifikasi faktual di lapangan.

"Kita sudah membuat waktu pada 1 Juli hingga 5 September 2026, tim menerima proposal. Pada 28 Oktober 2026, Gubernur akan menetapkan desa terpilih. Januari 2027 pelaksanaan program yang nantinya diawasi tim Pemprov Sumut," kata Suib.

Ia mengatakan program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov Sumut menggeser paradigma pembangunan dari pola parsial menuju pembangunan kawasan yang terintegrasi.

Selain pembangunan fisik, Kampung Kreatif Sumut Berkah menempatkan masyarakat sebagai subjek pembangunan melalui pendekatan community driven, sehingga program diharapkan sesuai dengan kebutuhan dan potensi masing-masing kawasan.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.