Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hujan Abu Gunung Sinabung Selimuti Berastagi, Warga dan Siswa Diminta Pakai Masker

📅 Senin, 31 Agu 2026, 14:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hujan Abu Gunung Sinabung Selimuti Berastagi, Warga dan Siswa Diminta Pakai Masker Doc: Antara
Ket. Kota Berastagi di Kabupaten Karo Sumatera Utara diselimuti abu vulkanik dampak erupsi gunung Sinabung, Senin (31/8).

Karo - Hujan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Sinabung menyelimuti Kota Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Senin (31/8), sehingga masyarakat dan pengguna jalan di wilayah terdampak diminta meningkatkan kewaspadaan.

Abu vulkanik terlihat menutupi sejumlah ruas jalan dan permukaan kendaraan di kawasan Berastagi. Kondisi tersebut menyebabkan kualitas udara menurun dan jarak pandang di beberapa lokasi menjadi terbatas, terutama saat hujan abu berlangsung.

Sejumlah personel TNI turut turun ke jalan untuk membantu membagikan masker secara gratis kepada pengendara dan pejalan kaki yang melintas di kawasan terdampak erupsi.

Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara juga mengimbau seluruh siswa dan guru di wilayah terdampak untuk menggunakan masker guna mengantisipasi paparan abu vulkanik yang dapat mengganggu kesehatan, terutama saluran pernapasan.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Karo Zulkarnain Barus di Kabanjahe, Senin, mengatakan keselamatan dan kesehatan peserta didik serta tenaga pendidik menjadi prioritas di tengah meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Sinabung.

"Sehubungan dengan Gunung Sinabung yang kembali mengalami erupsi dan mengeluarkan abu vulkanik, kami mengimbau seluruh warga sekolah, mulai dari PAUD, SD, SMP hingga SMA/SMK, di kawasan terdampak untuk selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan," katanya.

Selain penggunaan masker, pihaknya meminta sekolah, peserta didik, dan tenaga kependidikan meningkatkan kewaspadaan serta menjaga kebersihan lingkungan untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik.

Zulkarnain juga meminta seluruh sekolah mengikuti perkembangan informasi dan arahan dari pihak berwenang terkait aktivitas Gunung Sinabung.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi agar kegiatan pendidikan tetap berjalan dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan seluruh warga sekolah.

Sementara itu, masyarakat di wilayah terdampak erupsi diminta tetap waspada dan menggunakan masker, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan.

Masyarakat juga diimbau mengikuti arahan petugas serta tidak mendekati kawasan yang telah ditetapkan sebagai zona berbahaya.

Gunung Sinabung kembali erupsi pada Senin sekitar pukul 10.17 WIB dengan kolom abu teramati mencapai sekitar 3.500 meter di atas puncak.

Abu erupsi bergerak ke arah timur hingga tenggara dan menyebabkan hujan abu di sejumlah wilayah sekitar gunung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Luar Negeri
Topan Dujuan Hantam Sejumla...
Advertisement
Jalan-jalan ke Jakarta, Eeee...Bupati Bolaang Mondondow Utara Malah Diciduk KPK, Jajaran Pemkab Belum Bisa Bereaksi

Jalan-jalan ke Jakarta, Eeee...Bupati Bolaang Mondondow Utara Malah Diciduk KPK, Jajaran Pemkab Belum Bisa Bereaksi

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.