Stop Bakar Lahan! Gubernur Papua Peringatkan Bahaya Karhutla di Tengah Kemarau Panjang!

Rabu, 26 Agu 2026, 02:20 WIB

JAYAPURA - Gubernur Papua Matius Derek Fakhiri melarang keras masyarakat di seluruh kabupaten dan kota di wilayah setempat menggunakan api saat membuka kebun atau membersihkan lahan selama musim kemarau, Selasa (25/8). 

"Saat ini kondisi cuaca panas di sejumlah wilayah Papua berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla)," katanya di Jayapura, Selasa (25/8).

Ket. Foto: Gubernur Papua Matius Derek Fakhiri. — Sumber: ANTARA/Qadri Pratiwi

Oleh sebab itu, jangan main bakar-bakar, ini berisiko pada kebakaran hutan. Dan ini berdampak juga nanti untuk iklim dan cuaca yang ada di Papua.

"Seperti saat ini di mana kondisi kabut asap menyelimuti sejumlah wilayah di Kabupaten Biak Numfor sehingga menjadi perhatian pemerintah daerah," ujarnya.

Dia menjelaskan pihaknya juga meminta untuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua agar melakukan pengecekan langsung di lapangan.

“Saya minta Kepala BPBD provinsi dan kabupaten setempat untuk mengecek dan melakukan imbauan-imbauan agar hal tersebut tidak terjadi," katanya.

Dia menambahkan, kondisi cuaca di setiap wilayah Papua berbeda namun sejumlah daerah saat ini mengalami suhu yang cukup panas sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi munculnya titik api.

"Pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat. Untuk itu semua meninggalkan kebiasaan membakar lahan ketika membuka kebun. Sisa vegetasi yang terdapat di lahan dapat dibiarkan membusuk secara alami sehingga menjadi humus yang bermanfaat bagi kesuburan tanah," ujarnya.

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.