Sentil Kanada, Trump Mau Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika

Rabu, 26 Agu 2026, 14:43 WIB

WASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Selasa (25/8) mengancam akan mengganti nama Danau Ontario menjadi "Danau Amerika" di tengah gagalnya perundingan dagang dengan Kanada dan memburuknya hubungan dengan Perdana Menteri Ontario Doug Ford.

"Amerika Serikat sedang mempertimbangkan dengan serius untuk mengubah nama Danau Ontario menjadi Danau Amerika, mengingat kami tidak berharap melakukan banyak bisnis dengan Ontario lagi," kata Trump di Truth Social.

Ket. Foto: Orang-orang menikmati pemandangan cakrawala kota Toronto dari Danau Ontario. — Sumber: AFP

Sebelumnya pada Jumat, perundingan perdagangan antara AS dan Kanada gagal. Ottawa dan Washington saling menyalahkan atas kegagalan tersebut, dengan kedua pihak menuding adanya perubahan pada menit-menit terakhir serta tuntutan baru yang tidak dapat diterima.

Sehari kemudian, AS mulai mengenakan tarif sebesar 50 persen terhadap barang-barang Kanada senilai 20 miliar dollar AS (sekitar Rp353,6 triliun). Perdana Menteri Kanada Mark Carney berjanji akan menyamai tarif baru tersebut "dolar demi dolar" melalui bea pembalasan yang dijadwalkan mulai berlaku pada 8 September.

Sementara itu, Ford mengatakan Kanada seharusnya menjual minyak, kalium, uranium, dan mineral tanah jarang kepada AS dengan harga tiga kali lipat dari harga saat ini.

Ia juga memperingatkan Trump bahwa Washington akan menghadapi "kejutan yang tidak menyenangkan" karena Ottawa akan merespons dengan kekuatan penuh terhadap langkah-langkah terbaru tersebut.

Sebelumnya pada Senin, Trump kembali mengumumkan bahwa Kanada akan menghadapi tarif sebesar 50 persen terhadap mobil, truk, suku cadang otomotif, dan baja mulai 1 Januari 2027. Ant

  • Mark Carney
  • canadian dollar
  • ottawa
  • ontario

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.