• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Pembelajaran Menyenangkan ...

Pembelajaran Menyenangkan Didorong untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan 625 Siswa

Rabu, 26 Agu 2026, 09:38 WIB

JAKARTA – Oreo melalui program “Oreo Berbagi Seru” mendorong penerapan metode pembelajaran yang lebih menyenangkan, interaktif, dan bermakna bagi siswa sekolah dasar di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Program yang digelar bekerja sama dengan Indonesia Mengajar tersebut merupakan bagian dari rangkaian “Oreo Berbagi Seru” di tujuh provinsi. Di Ogan Ilir, program ini menyasar 625 siswa sekolah dasar dengan melibatkan guru, orang tua, dan komunitas sebagai bagian dari ekosistem pendidikan.

Ket. Foto: Berbekal pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh melalui pelatihan program “Oreo Berbagi Seru”, para guru menerapkan penggunaan alat belajar seru di dalam kelas untuk menciptakan proses belajar yang lebih menarik, interaktif, dan menyenangkan bagi siswa sehingga diharapkan persentase siswa dalam memahami materi lebih besar. — Sumber: Mondelēz Indonesia

Inisiatif tersebut juga mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir karena dinilai sejalan dengan upaya meningkatkan akses dan kualitas pendidikan serta mendukung visi “Pendidikan Bermutu untuk Semua” dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Kegiatan di Ogan Ilir mencakup edukasi serta pendistribusian alat belajar yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar melalui pendekatan bermain. Alat tersebut digunakan untuk mendukung pembelajaran literasi, numerasi, sains, dan Bahasa Inggris serta telah disesuaikan dengan kurikulum nasional.

Libatkan Guru, Orang Tua, dan Komunitas

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir Sayadi, S.Sos., M.Si., yang dalam kegiatan tersebut diwakili Pengawas Kabupaten Ogan Ilir Muslih Hidayat, S.Pd.Gr., mengapresiasi pelaksanaan program tersebut.

Menurut Muslih, keterlibatan berbagai pihak melalui program “Oreo Berbagi Seru” dapat membantu meningkatkan kemampuan guru sekaligus menghadirkan suasana pembelajaran yang lebih nyaman bagi siswa.

“Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Oreo atas inisiatif program ‘Oreo Berbagi Seru’ yang sejalan dengan visi Kemendikdasmen, ‘Pendidikan Bermutu untuk Semua’,” ujarnya melalui siaran pers pada hari Senin (24/8).

Ia menilai pendekatan belajar sambil bermain dapat membuat siswa lebih nyaman mengikuti pembelajaran. Dengan suasana yang menyenangkan, siswa diharapkan lebih aktif mengikuti materi dan memiliki pengalaman belajar yang lebih berkesan.

Muslih juga menyebut akses terhadap sarana dan prasarana belajar yang memadai sebagai salah satu faktor penting dalam mendukung pemerataan kualitas pendidikan.

Menurut dia, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dapat memberikan dampak bagi pengembangan pendidikan, terutama dalam menghadirkan kesempatan belajar yang lebih inklusif.

Sasar 7.000 Siswa di Tujuh Provinsi

Marketing Director Mondelēz Indonesia, Anggya Kumala, mengatakan program “Oreo Berbagi Seru” merupakan bagian dari upaya Oreo untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan bagi anak-anak.

Menurut Anggya, pendekatan tersebut telah dikembangkan melalui program “Oreo Berbagi” sejak 2024 dengan fokus pada pemberdayaan orang tua, guru, dan komunitas melalui kegiatan edukasi playful learning serta penyaluran donasi.

“Tahun ini, mengangkat tema ‘Oreo Berbagi Seru’, Oreo ingin mendukung upaya Pemerintah dengan meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus berkontribusi dalam menjembatani kesenjangan pendidikan,” kata Anggya.

Program tahun ini dilaksanakan di tujuh kabupaten yang tersebar di tujuh provinsi, yakni Banten, Jawa Barat, Lampung, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara. Beberapa wilayah sasaran mencakup daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta wilayah marginal.

Secara keseluruhan, program tersebut menargetkan manfaat bagi 7.000 siswa. Ogan Ilir menjadi kabupaten keenam yang disambangi program “Oreo Berbagi Seru”. Di wilayah ini, Oreo mendistribusikan 270 alat belajar seru yang ditujukan untuk mendukung kegiatan belajar 625 siswa sekolah dasar.

Belajar Literasi hingga Sains lewat Permainan

Alat belajar yang diberikan dirancang untuk mendukung sejumlah kemampuan dasar siswa, mulai dari literasi, numerasi, sains hingga Bahasa Inggris. Pendekatan belajar sambil bermain digunakan untuk membuat proses pembelajaran lebih interaktif. Materi dan aktivitas yang diberikan juga disesuaikan dengan kurikulum nasional.

Selain memberikan alat belajar, program tersebut juga menggelar pelatihan edukasi pada 19–22 Agustus 2026. Kegiatan ini melibatkan 35 guru, 70 orang tua, dan 35 anggota komunitas. Bagi guru, pelatihan memperkenalkan filosofi belajar seru serta cara memanfaatkan alat belajar melalui simulasi penerapannya di kelas.

Sementara bagi orang tua, kegiatan memberikan wawasan mengenai perkembangan anak dan cara menghadirkan aktivitas belajar yang interaktif melalui permainan sederhana yang dapat dilakukan bersama di rumah.

Adapun bagi komunitas, kegiatan diarahkan untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam membangun ekosistem belajar yang berkelanjutan di lingkungan sekitar.

Guru Merasakan Perubahan Suasana Belajar

Kepala Sekolah SDN 1 Indralaya Selatan, Ai Resnawati, mengatakan metode belajar sambil bermain membantu guru memahami cara belajar yang lebih sesuai dengan karakter anak.

“Metode belajar sambil bermain menggunakan alat-alat belajar seru dari Oreo sangat membantu kami dalam memahami, mengeksplorasi, dan menerapkan cara belajar yang disukai anak,” ujarnya.

Menurut Ai, pendekatan tersebut membuat siswa lebih aktif bertanya dan terdorong menguasai materi yang sedang dipelajari.

Respons positif siswa juga mendorongnya untuk terus mencari cara kreatif dalam menghadirkan suasana belajar yang lebih hidup di ruang kelas.

Pengalaman serupa dirasakan orang tua siswa. Erni Yusnita mengatakan kegiatan belajar di rumah selama ini dapat menjadi tantangan bagi orang tua maupun anak ketika dilakukan dengan pendekatan yang terlalu kaku.

Program tersebut, menurut dia, memberikan perspektif bahwa kegiatan belajar dapat dikemas melalui permainan sederhana sehingga lebih menyenangkan bagi anak maupun orang tua.

Dorong Lahirnya Generasi Seru

Selain melibatkan guru, orang tua, dan komunitas, Oreo juga mengajak masyarakat berkontribusi terhadap program tersebut melalui pembelian produk Oreo. Sebagian keuntungan penjualan akan didonasikan untuk mendukung penyelenggaraan program.

Melalui inisiatif tersebut, Oreo berharap pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dapat membantu anak mengembangkan kemampuan akademik sekaligus karakter.

Anggya mengatakan program tersebut diarahkan untuk mendukung lahirnya Generasi Seru, yakni anak-anak yang memiliki karakter Solutif, Eksploratif, Responsif, dan Unggul dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

“Kami harap seluruh keseruan program ini dapat memperkuat semangat bersama untuk memberikan pengalaman belajar yang mampu membantu anak-anak Indonesia tumbuh menjadi Generasi SERU,” kata Anggya.

Program “Oreo Berbagi Seru” menunjukkan bahwa pembelajaran tidak hanya berlangsung melalui penyampaian materi di ruang kelas. Keterlibatan guru, orang tua, komunitas, pemerintah, dan dunia usaha dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif, menyenangkan, dan mendukung perkembangan anak.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

Berita Terbaru

Pemkot Jakarta Timur Siapkan Tiga Lokbin untuk Relokasi PKL di Kramat Jati

IPAL Komunal dan Pencegahan Stunting Jadi Pilar Penguatan Kampung Sehat

Utamakan Keselamatan, Kemenhub Imbau Masyarakat Gunakan Kendaraan Berizin dan Laik Jalan

Kemnaker Usulkan Penguatan Pedoman Kesempatan Kerja Inklusif ASEAN

Pembelajaran Menyenangkan Didorong untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan 625 Siswa

Harga Emas Antam pada Rabu (26/8) Turun Rp18.000 Menjadi Rp2,750 Juta Per Gram

Harga Cabai Rawit Rp64.100 Per Kg, Telur Ayam Rp28.800 Per Kg

Perjalanan Rahasia 8 Jam Direktur CIA John Ratcliffe ke Moskow, Pertemuan Soal Ukraina?

Karhutla di Tegal Arum dan Guntung Damar Ancam Lahan Sayur Warga.

Menaker Bawa Agenda Penguatan Keterampilan dan Pelindungan Pekerja ke Forum ASEAN.

Serena Williams dan Carlos Alcaraz Tersingkir di Perempat Final Ganda Campuran US Open

Pemprov DKI Perluas Transplantasi Karang di Empat Pulau Kepulauan Seribu

PKL Dilarang Jualan di Bahu Jalan Kramat Jati, Pemkot Jaktim Bertindak Tegas!

Liga Champions: Gila! Celtic Buang Keunggulan 4 Gol, LASK Lakukan Comeback Fantastis

Peserta Muktamar NU Akan Menggunakan Kartu Berbasis Cip untuk Akses ke Arena

100 CCTV Dipasang di Sekitar Lokasi Muktamar NU Ke-35 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas

Permintaan Tinggi Disertani Mahalnya Pakan, Kerek Harga Ayam di Temanggung

Berikut 14 Lokasi Samsat Keliling di Jadetabek yang Tersedia pada Rabu (26/8)

UMKM Jayapura Terbantu Perayaan Festival Danau Sentani yang Jadi Magnet Turis

BMKG Prakirakan Cuaca Sebagian Jakarta Cerah pada Rabu Pagi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.