Liverpool Didesak Datangkan Gelandang Bertahan, Ini Jawaban Iraola
Selasa, 25 Agu 2026, 06:30 WIBLIVERPOOL â Pelatih Liverpool, Andoni Iraola, menilai tim asuhannya masih bisa memperbaiki masalah pertahanan tanpa harus mendatangkan gelandang bertahan baru. Pernyataan tersebut muncul setelah Liverpool hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Newcastle United dalam laga Premier League (Liga Inggris), Minggu (23/8).
Hasil tersebut bahkan harus diselamatkan Dominik Szoboszlai melalui penalti pada menit ke-99. Liverpool sempat dua kali tertinggal setelah memperlihatkan sejumlah kelemahan dalam bertahan.
Penampilan Ryan Gravenberch dan Szoboszlai menjadi sorotan. Keduanya dinilai memiliki peran dalam terciptanya dua gol Newcastle.
Sejumlah suporter dan pengamat pun mendesak Liverpool kembali masuk ke pasar transfer untuk mendatangkan gelandang dengan karakter bertahan sebelum bursa ditutup pada 1 September.
Namun, Iraola memberikan jawaban yang berpotensi membuat sebagian pendukung Liverpool semakin khawatir.
Menurutnya, persoalan pertahanan Liverpool bukan semata-mata disebabkan oleh tidak adanya pemain nomor enam yang murni bertahan.
"Ini bukan hanya soal personel. Saya memahami bahwa Ryan Gravenberch pada dasarnya adalah pemain nomor enam dan berada di sekitar kotak penalti mereka sebelum gol pertama Newcastle," ujar Iraola seusai pertandingan.
Pelatih asal Spanyol itu menilai seluruh pemain Liverpool harus mampu beradaptasi menghadapi situasi seperti tersebut.
"Kami harus beradaptasi sebagai sebuah tim. Kami harus memahami bahwa situasi seperti ini bisa terjadi."
Iraola bahkan menilai Liverpool seharusnya menyelesaikan peluang mereka sendiri sebelum Newcastle melancarkan serangan balik.
"Untuk gol pertama, saya pikir kami seharusnya menyelesaikan peluang besar yang kami ciptakan. Kami berada di dekat kotak penalti dengan situasi yang jelas untuk menembak, tetapi tidak melakukannya. Setelah itu, Anda harus memberikan kredit kepada Elanga karena memenangkan perlombaan tersebut."
Karena itu, Iraola menolak menyederhanakan masalah hanya pada posisi gelandang bertahan.
"Ini bukan hanya karena satu orang yang bermain di sana sebagai gelandang bertahan. Ini adalah sesuatu yang harus kami perbaiki bersama banyak pemain."
Pernyataan Iraola sejalan dengan laporan yang menyebut Liverpool cukup puas dengan komposisi lini tengah mereka saat ini.
Namun, keputusan tersebut berpotensi menjadi masalah jika Liverpool kembali kesulitan mengendalikan pertandingan seperti ketika menghadapi Newcastle.
Saat ini Liverpool memiliki sejumlah pilihan di lini tengah: Ryan Gravenberch, Dominik Szoboszlai, Alexis Mac Allister, Trey Nyoni, James McConnell dan Wataru Endo
Masing-masing pemain memiliki karakter berbeda, tetapi tidak semuanya merupakan gelandang bertahan murni.
Gravenberch, misalnya, memiliki kemampuan membawa bola yang sangat baik. Namun, kemampuan tersebut bisa lebih maksimal apabila ia tidak terlalu dibebani tugas bermain terlalu dalam.
Begitu pula Szoboszlai. Energi dan agresivitasnya ketika melakukan pressing merupakan salah satu kekuatannya, tetapi pergerakannya terkadang meninggalkan ruang di belakang yang dapat dimanfaatkan lawan.
Kehadiran seorang gelandang bertahan dengan kemampuan membaca permainan dan disiplin posisi bisa memberikan keseimbangan lebih baik kepada Liverpool.
Alexis Mac Allister juga berpotensi mendapat keuntungan. Keterbatasan fisiknya dapat lebih terlindungi jika memiliki rekan yang bersedia bertahan lebih dalam.
Dengan perlindungan tersebut, Mac Allister akan lebih bebas bergerak untuk menciptakan peluang di lini tengah maupun sepertiga akhir lapangan.
Trey Nyoni pun dapat berkembang lebih baik jika bermain di samping gelandang yang memiliki karakter bertahan kuat. Persoalannya, waktu Liverpool semakin terbatas.
Jika Liverpool akhirnya memilih tidak membeli gelandang bertahan, Iraola harus menemukan solusi dari skuad yang tersedia.
Salah satu opsi adalah memberikan kesempatan lebih besar kepada Nyoni untuk masuk starting XI.
Pemain muda tersebut dinilai memiliki kecerdasan alami ketika tidak menguasai bola dan bisa memberikan keseimbangan yang dibutuhkan lini tengah.
Nyoni dapat dimainkan bersama Szoboszlai atau Gravenberch.
Ada pula opsi yang lebih berani: Gravenberch digeser ke posisi bek kanan untuk mengurangi ketergantungan Liverpool kepada Jeremie Frimpong.
Namun, solusi tersebut juga menciptakan persoalan baru. Jika Gravenberch meninggalkan lini tengah, kedalaman Liverpool di sektor tersebut semakin tipis dan Mac Allister praktis menjadi salah satu pilihan utama yang tersisa.
Situasi tersebut menunjukkan dilema yang dihadapi Liverpool menjelang penutupan bursa transfer.
Hasil imbang melawan Newcastle memang menyelamatkan Liverpool dari kekalahan. Namun, cara mereka mendapatkan satu poin justru memperkuat argumen bahwa lini tengah membutuhkan tambahan tenaga.
Liverpool memiliki banyak pemain dengan kualitas teknis dan kemampuan menyerang. Yang masih dipertanyakan adalah apakah mereka memiliki sosok yang mampu menjadi penyeimbang sekaligus pelindung pertahanan secara konsisten.
Pernyataan Iraola bahwa masalah tersebut bisa diperbaiki secara kolektif menunjukkan kemungkinan Liverpool tidak akan terburu-buru mendatangkan pemain baru.
Bagi para suporter yang menganggap lini tengah sebagai titik lemah, sikap tersebut tentu menjadi perhatian.
Dengan 1 September sebagai batas akhir bursa transfer, Liverpool kini menghadapi pilihan: mempercayai skuad yang ada dan memperbaiki masalah secara taktik, atau kembali ke pasar untuk mencari gelandang bertahan yang dapat memberikan fondasi lebih kokoh.
Jika performa melawan Newcastle menjadi gambaran awal musim, kebutuhan tersebut tampaknya sulit untuk diabaikan.
- Liverpool
- Andoni Iraola
- bursa transfer liga inggris
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Chelsea Ultimatum Manchester City: Bayar 2,5 Triliun Rupiah atau Lupakan Enzo Fernandez
-
Pemkot Bogor Tingkatkan Patroli Gabungan demi Jaga Ketertiban dan Ketenteraman
-
PSG Patok Harga 3,13 Triliun Rupiah untuk Barcola, Liverpool Harus Pecahkan Rekor Transfer
-
Nilai Transfer Capai 3,2 Triliun Rupiah, Anderson Tak Gentar dengan Tekanan di Manchester City
-
Speaker Desktop 100 W RMS Hadirkan Audio Kelas Hi-Fi untuk Kreator Konten
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.