Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IKM Tak Boleh Jalan di Tempat, Menperin Dorong Tembus Pasar Global

8 Rabu, 07 Okt 2026, 20:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
IKM Tak Boleh Jalan di Tempat, Menperin Dorong Tembus Pasar Global IKM Tak Boleh Jalan di Tempat, Menperin Dorong Tembus Pasar Global Doc: ANTARA/ Destyan Sujarwoko.
Ket. Ilustrasi-Perajin membuat mata cangkul di sentra industri kecil menengah (IKM) pandai besi peralatan dapur dan pertukangan di Desa Kiping, Tulungagung, Jatim.

JAKARTA – Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji menekankan fokus mendorong industri kecil dan menengah (IKM) agar naik kelas serta memiliki orientasi ekspor.

Upaya tersebut dilakukan melalui pembinaan yang lebih terarah terhadap IKM yang memiliki keunggulan kompetitif dan komparatif, serta pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas akses pasar global.

Sarmuji di Jakarta, Rabu (7/10), menilai besarnya jumlah IKM merupakan kekuatan yang perlu dioptimalkan untuk menopang struktur industri nasional.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, terdapat 4,43 juta unit usaha industri kecil dan menengah, yang terdiri atas sekitar 4,41 juta industri kecil dan mikro serta 22.161 industri menengah.

“Kita bisa konsentrasi pada industri kecil dan menengah yang berorientasi ekspor. Karena di era sekarang, orang bisa berjualan secara online sampai ke luar negeri,” katanya.

Menurut Sarmuji, perkembangan teknologi digital telah mengubah pola perdagangan sekaligus membuka peluang lebih luas bagi pelaku IKM untuk menjangkau konsumen di berbagai negara. Perdagangan elektronik dan berbagai platform digital dinilai dapat membantu mengatasi keterbatasan skala usaha maupun jarak geografis.

Ia juga menilai kehadiran produk IKM Indonesia di pasar internasional tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi dapat menjadi sarana memperkenalkan identitas dan kekayaan Indonesia kepada masyarakat dunia.

“Dalam konteks tertentu, ini juga bisa menjadi soft diplomacy. Produk-produk kita yang masuk ke luar negeri membawa identitas Indonesia. Jadi, nilai yang dibawa bukan hanya ekonomi, tetapi juga pengenalan Indonesia kepada masyarakat global,” ujarnya.

Selain mendorong orientasi ekspor, Sarmuji meminta program pembinaan IKM memiliki indikator keberhasilan yang lebih konkret. Pemerintah perlu memastikan intervensi yang diberikan mampu mendorong pelaku usaha meningkatkan skala bisnisnya.

“Kita perlu identifikasi apakah yang kita lakukan terhadap IKM benar-benar bisa membuat mereka naik menjadi lebih tinggi. Misalnya, industri kecil bisa naik menjadi industri menengah. Jadi, pembinaan itu harus terlihat hasil akhirnya dan kita bisa mengukur perkembangannya,” tegas Sarmuji.

Ia menekankan, keberhasilan pemberdayaan IKM tidak cukup diukur dari jumlah pelaku usaha yang memperoleh pelatihan atau fasilitasi. Perkembangan usaha setelah mendapatkan intervensi juga perlu diperhatikan, termasuk dari sisi produktivitas, kapasitas produksi, omzet, penyerapan tenaga kerja, akses pasar, hingga kemampuan masuk ke dalam rantai pasok industri.

Sarmuji juga mengarahkan agar pembinaan IKM dilakukan secara lebih terfokus dengan mengidentifikasi industri yang memiliki keunggulan kompetitif dan komparatif.

“Kita identifikasi industri-industri yang punya keunggulan kompetitif dan komparatif, meskipun wujudnya industri kecil dan menengah. Kalau memang punya keunggulan dan potensi pasar yang kuat, itu yang perlu kita dorong dan akselerasi,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.