Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sarjana Jangan Hanya Antre Lowongan, Wamen UMKM Dorong Jadi Entrepreneur

3 Rabu, 07 Okt 2026, 20:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sarjana Jangan Hanya Antre Lowongan, Wamen UMKM Dorong Jadi Entrepreneur Sarjana Jangan Hanya Antre Lowongan, Wamen UMKM Dorong Jadi Entrepreneur Doc: ANTARA/ HO-Kemnaker RI.
Ket. Ilustrasi-Kegiatan Layanan Kewirausahaan 2026 bertema Wirausaha Inklusif, Tumbuh Bersama, di Bantul, Yogyakarta.

SEMARANG – Wakil Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Helvi Yuni Moraza mendorong lulusan perguruan tinggi untuk berwirausaha setelah lulus kuliah.

"Di Indonesia, 57,8 persen atau 85,3 juta penduduk saat ini masih bergerak di sektor informal dan 7,2 juta jiwa masih menganggur di tingkat nasional," kata Helvi pada Bursa Wirausaha Unggulan 2026 yang digelar Kementerian UMKM di Muladi Dome, Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, Rabu (7/10).

Setiap tahun, perguruan tinggi memproduksi lulusan dan menerima mahasiswa baru, sementara ketersediaan lapangan kerja tidak sebanding.

Ia mencontohkan Jateng saat ini menghadapi beban 960.000 pengangguran dari total populasi 38,5 juta penduduk.

"Sementara di wilayah ini terdapat 241 perguruan tinggi yang melahirkan sekitar 105.000 lulusan baru setiap tahun dan 678.000 mahasiswa aktif," katanya.

Oleh karena itu, kata dia, surplus lulusan perguruan tinggi tersebut tidak boleh dibiarkan menjadi generasi yang tidak produktif.

Bahkan, ia khawatir apabila tidak dilakukan fasilitasi maka surplus lulusan tersebut akan cenderung berpotensi menjadi destruktif.

"Kita harus mengarahkan mereka untuk mengambil peran strategis. Sebagai wirausaha produktif sehingga dapat menciptakan rantai ekonomi yang baru," katanya.

Ia mengapresiasi para lulusan ataupun mereka yang sejak mahasiswa sudah menjadi wirausaha, sebab mereka telah membantu pemerintah.

"Ketika adik-adik yang memilih sebagai pelaku UMKM (wirausaha, red.), paling tidak membantu pemerintah dalam dua hal sekaligus, yakni pengentasan kemiskinan dan penciptaan lapangan kerja baru," katanya.

Sementara itu, Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM M. Riza Damanik menjelaskan bahwa Bursa Wirausaha Unggulan adalah rangkaian dari proses panjang.

Sebelumnya, kata dia, ada proses inkubasi yang dilakukan oleh lembaga-lembaga inkubator, pendampingan-pendampingan yang dilakukan oleh perguruan-perguruan tinggi.

"Alhamdulillah ini adalah proses graduasinya Sehingga program ini kita harapkan bisa melahirkan lapangan pekerjaan yang berkualitas, bisa melahirkan usaha mikro, kecil dan menengah yang lebih produktif, yang lebih bisa menyejahterakan," katanya.

Ajang tersebut menjadi ruang pertemuan antara wirausaha muda, pelaku UMKM, lembaga inkubator kampus, dan pemerintah untuk memperluas jejaring serta akses pasar.

Bursa Wirausaha Unggulan sebelumnya sudah dilakukan di Universitas Udayana, Universitas Hasanuddin, Universitas Sumatera Utara, dan di DKI Jakarta yang melibatkan 19 perguruan tinggi.

"Alhamdulillah hari ini kita laksanakan di Universitas Diponegoro dengan melibatkan 17 perguruan tinggi di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...

Uji Publik Calon Anggota KND

35 menit yang lalu | Ones

Nasional
Uji Publik Calon Anggota KND

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Pemerintah Siapkan Stimulus...
Nasional
RUU Perampasan Aset Diminta...
Ekonomi
Perkembangan Inflasi Indone...

Gencatan Senjata Lokal di Kherson Berakhir

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Gencatan Senjata Lokal di K...
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.