Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cadangan Devisa Turun, Daya Tahan Rupiah Dipertanyakan

30 Rabu, 07 Okt 2026, 20:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cadangan Devisa Turun, Daya Tahan Rupiah Dipertanyakan Cadangan Devisa Turun, Daya Tahan Rupiah Dipertanyakan Doc: ANTARA/Moch Asim.
Ket. Arsip foto - Petugas mengangkut tumpukan uang kertas pada bagian pelayanan perkasan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Timur di Surabaya, Jawa Timur.

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa posisi cadangan devisa (cadev) Indonesia pada akhir September 2026 tetap terjaga sebesar 146,3 miliar dolar AS, relatif stabil dibandingkan dengan posisi pada akhir Agustus 2026 sebesar 146,5 miliar dolar AS.

“Posisi cadangan devisa September 2026 itu dipengaruhi terutama oleh penarikan pinjaman luar negeri pemerintah serta penerimaan pajak dan jasa, di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah yang jatuh tempo dan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah BI sebagai respons terhadap ketidakpastian pasar keuangan global yang tinggi,” kata Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (7/10).

Lebih lanjut dikatakannya, posisi cadev pada akhir September 2026 setara dengan pembiayaan 5,3 bulan impor atau 5,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal, serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Ke depan, lanjut dia, pihaknya meyakini ketahanan sektor eksternal tetap baik didukung oleh posisi cadangan devisa yang memadai serta aliran masuk modal asing sejalan dengan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang tetap menarik.

“Bank Indonesia terus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...

Mentan Minta Bulog Serap Jagung Petani

20 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Mentan Minta Bulog Serap Ja...

Perlinsos Menuntut Rakyat Mengenali Situs agar Tak Tertipu

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perlinsos Menuntut Rakyat M...

WFP Laporkan Angka Kelaparan di Haiti Meningkat

25 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
WFP Laporkan Angka Kelapara...

Bank BJB Catat Pertumbuhan Laba Bersih 37,3 Persen

30 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
Bank BJB Catat Pertumbuhan ...
Advertisement
Indonesia Siapkan Gudang Minyak Mentah, Impor Bakal Langsung Masuk Tanpa Transit Negara Ketiga

Indonesia Siapkan Gudang Minyak Mentah, Impor Bakal Langsung Masuk Tanpa Transit Negara Ketiga

29 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.