- Home
-
- Luar Negeri
-
- Respons Medis Kalah Cepat,...
Respons Medis Kalah Cepat, Wabah Ebola Ganas Menggila di Kongo
Sabtu, 22 Agu 2026, 15:42 WIBMOSKOW - Separuh dari 2.500 kasus kematian akibat Ebola di Republik Demokratik Kongo terjadi dalam 20 hari terakhir seiring dengan cepatnya penyebaran wabah di wilayah seluas Prancis tersebut, kata Koordinator Senior PBB untuk Ebola di RD Kongo, Julien Harneis, saat konferensi pers di Jenewa.
Harneis, seperti dikutip RIA Novosti dalam laporannya dari Moskow, Jumat (21/8), mengatakan sumber daya tambahan sangat dibutuhkan untuk mengendalikan wabah Ebola.
Menurut dia, wabah Ebola ini terjadi di sebuah wilayah yang telah terdampak konflik bersenjata selama 30 tahun, dengan kebutuhan bantuan kemanusiaan yang tinggi.
Institut Kesehatan Masyarakat Nasional RD Kongo, Jumat (21/8), melaporkan jumlah kasus terkonfirmasi Ebola meningkat menjadi 5.208 kasus dengan angka kematian tercatat 2.476 orang.
Wabah Ebola yang diumumkan pada 15 Mei lalu itu berbeda dari sebagian besar wabah sebelumnya lantaran belum ada vaksin atau pengobatan yang disetujui untuk jenis patogen baru bernama Bundibugyo. Ant
Berita Terkait:
-
Dirut PLN: Indonesia Jalankan Proyek PLTS Terbesar di Dunia
-
Pameran filateli di Bandung
-
Viral Surabaya Disebut Dilintasi Dua Patahan, Pakar Geologi ITS: Jangan Panik, Perlu Bukti Ilmiah
-
PKK Jaksel Edukasi Pilah Sampah untuk Hidupkan Ekonomi Keluarga
-
Monitor Gaming Native 1000Hz dari LG Mulai Pre-Order di Indonesia
-
Thomas Tuchel Umumkan 27 Pemain Inggris untuk Nations League, Trent dan Palmer Kembali
-
Jangan Panik! Ini SOP yang Aman Saat Mobil Mogok di Perjalanan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.