Korban Gempa M 7,7 NTT Bertambah Jadi 75 Orang, Gempa Susulan Masih Terjadi

Jumat, 21 Agu 2026, 00:00 WIB

JAKARTA — Korban meninggal akibat gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur terus bertambah. Hingga Kamis (20/8) pukul 16.00 WIB, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 75 orang meninggal dunia dan 907 lainnya mengalami luka-luka.

Jumlah korban meninggal bertambah empat orang dibandingkan pendataan sehari sebelumnya yang mencatat 71 korban. Tambahan korban meninggal berasal dari Kabupaten Sikka sebanyak dua orang, serta masing-masing satu orang dari Kabupaten Manggarai dan Nagekeo.

Ket. Foto: Gempa utama dengan kekuatan magnitudo 7,7 terjadi pada Sabtu (15/8) dan berdampak pada sejumlah wilayah di NTT. Proses pencarian, evakuasi, pendataan korban, serta penanganan masyarakat terdampak masih berlangsung. — Sumber: Istimewa

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan jumlah korban luka juga mengalami kenaikan. Dari sebelumnya 898 orang, kini menjadi 907 orang setelah ditemukan tambahan sembilan korban luka di Kabupaten Ngada.

“Untuk hari ini kami mendapatkan tambahan korban luka sembilan jiwa yaitu berasal dari Kabupaten Ngada,” ujar Berton dalam konferensi pers, Kamis.

Gempa utama dengan kekuatan magnitudo 7,7 terjadi pada Sabtu (15/8) dan berdampak pada sejumlah wilayah di NTT. Proses pencarian, evakuasi, pendataan korban, serta penanganan masyarakat terdampak masih berlangsung.

Ribuan Gempa Susulan

Situasi di wilayah terdampak masih dipengaruhi aktivitas gempa susulan. BNPB mencatat sebanyak 3.752 gempa susulan terjadi hingga Kamis sore.

Salah satu gempa susulan yang dirasakan masyarakat terjadi pada Kamis pukul 10.47 waktu setempat dengan kekuatan magnitudo 5,7. Aktivitas tersebut turut menyebabkan peningkatan jumlah warga yang memilih bertahan di lokasi pengungsian.

BNPB mengingatkan masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap waspada terhadap gempa susulan. Warga juga diminta memastikan kondisi bangunan sebelum kembali masuk ke rumah atau bangunan lain yang sebelumnya terdampak guncangan.

Pengungsi Capai 92.735 Orang

Jumlah warga yang mengungsi juga meningkat. Data BNPB menunjukkan sebanyak 92.735 orang berada di lokasi pengungsian, naik dari 59.647 orang pada pendataan sebelumnya.

Kenaikan jumlah pengungsi terjadi di tengah masih tingginya aktivitas gempa susulan, terutama setelah beberapa guncangan dengan kekuatan cukup besar kembali dirasakan masyarakat.

BNPB masih melakukan pemutakhiran data korban dan dampak kerusakan sekaligus melanjutkan penanganan masyarakat di sejumlah wilayah terdampak gempa NTT.

  • gempa ntt

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.