Tijjani Reijnders Tinggalkan Manchester City, Gabung Al Qadsiah

Jumat, 21 Agu 2026, 00:20 WIB

MANCHESTER – Kebersamaan Tijjani Reijnders dengan Manchester City berakhir setelah hanya berlangsung lebih dari satu tahun. Gelandang internasional Belanda itu resmi meninggalkan klub Liga Inggris tersebut dan bergabung dengan klub Arab Saudi, Al Qadsiah, secara permanen.

Manchester City mengumumkan kepindahan Reijnders pada hari Kamis (20/8). Tidak disebutkan nilai transfer dalam pernyataan resmi klub.

Ket. Foto: Tijjani Reijnders. — Sumber: Manchester City

Reijnders, 28 tahun, bergabung dengan City dari AC Milan pada Juni tahun lalu. Dalam semusim lebih bersama klub Inggris tersebut, ia mencatat 50 penampilan di semua kompetisi dan menyumbangkan tujuh gol.

Meski masa baktinya relatif singkat, Reijnders ikut menikmati kesuksesan City dengan meraih Piala FA dan Piala Liga Inggris.

“Menjadi bagian dari skuad yang memenangkan dua trofi istimewa tersebut musim lalu merupakan pengalaman dan pencapaian yang luar biasa. Itu akan selalu saya kenang,” kata Reijnders.

“Saya mungkin akan melanjutkan perjalanan ke tempat lain, tetapi Manchester City akan selalu memiliki tempat khusus di hati saya.”

Reijnders kini melanjutkan kariernya di Arab Saudi bersama Al Qadsiah. Kepindahan tersebut menambah daftar pemain top yang memilih melanjutkan karier di Saudi Pro League.

Bagi Reijnders, kepindahan ini sekaligus membuka babak baru setelah menjalani periode singkat di salah satu klub terbesar Eropa.

Sebelum bergabung dengan City, Reijnders berkembang menjadi salah satu gelandang penting AC Milan. Ia kemudian mendapatkan kesempatan memperkuat tim asuhan Pep Guardiola dan menjadi bagian dari skuad yang berhasil mengangkat dua trofi domestik.

Di level internasional, Reijnders juga menjadi bagian penting tim nasional Belanda. Ia telah mengoleksi 35 caps dan tampil untuk Oranje pada Piala Dunia tahun ini.

Kepergian Reijnders menjadi perubahan terbaru dalam komposisi lini tengah Manchester City.

Sebelumnya, City juga kehilangan Rodri yang pindah ke Barcelona. Kepergian dua gelandang tersebut membuat struktur lini tengah The Citizens mengalami perubahan cukup signifikan.

Reijnders sebenarnya baru didatangkan untuk memperkuat sektor tersebut. Namun, setelah hanya satu musim lebih, sang pemain kini memilih tantangan baru di Arab Saudi.

Bagi City, situasi tersebut menuntut klub kembali bergerak di pasar transfer untuk memastikan kedalaman lini tengah tetap memadai.

Sementara bagi Reijnders, perjalanan di Manchester berakhir lebih cepat dari yang mungkin diperkirakan ketika ia datang dari Milan.

Namun, dua trofi domestik dan 50 penampilan akan menjadi bagian penting dari perjalanan kariernya. Kini, Reijnders membuka lembaran baru bersama Al Qadsiah, meninggalkan Premier League dan Manchester City untuk memasuki tantangan berbeda di sepak bola Arab Saudi.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.