2 Penerbangan di Bandara Nabire Batal, Jarak Pandang di Bawah 70 Meter.
Jumat, 21 Agu 2026, 17:33 WIBJarak pandang turun hingga di bawah 70 meter akibat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyebabkan pihak Bandara Douw Aturure Nabire, Papua Tengah, membatalkan dua penerbangan pada Jumat.
Plt Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Douw Aturure Nabire Alrido Simanjuntak di Nabire, Jumat, mengatakan dua penerbangan terdampak, yakni Nam Air rute Nabire-Makassar dan Wings Air rute Timika-Nabire.
"Jarak pandang tadi sudah kabur di bawah 70 meter, padahal jarak pandang untuk penerbangan seharusnya 5 kilometer. Karena kondisi tersebut, ada dua penerbangan yang terdampak akibat asap ini," katanya.
Nam Air yang dijadwalkan berangkat dari Nabire menuju Makassar sekitar pukul 15.30 WIT dibatalkan, sedangkan Wings Air dari Timika ke Nabire yang dijadwalkan tiba sekitar pukul 16.00 WIT juga terdampak.
Menurut Alrido, kondisi tersebut membuat Bandara Douw Aturure ditutup sekitar pukul 15.30 WIT untuk mengutamakan keselamatan penerbangan, penumpang dan awak pesawat.
Ia mengatakan jarak pandang mulai membaik setelah lebih dari satu jam menjadi sekitar 100 meter, tetapi belum cukup untuk memastikan operasional penerbangan kembali normal.
"Untuk besok saya belum bisa memastikan. Petugas pemadam masih berusaha menjaga agar api tidak meluas ke area bandara," ujarnya.
Ia menjelaskan asap berasal dari kebakaran lahan warga di sekitar kawasan bandara. Titik kebakaran berada sekitar 70 meter dari pagar perimeter bandara, sementara asap masuk ke area bandara.
"Kalau apinya tidak masuk karena teman-teman dari unit pemadam kebakaran berusaha menjaga api agar tidak masuk ke daerah runway. Asapnya yang masuk," katanya.
Petugas pemadam kebakaran bandara terus melakukan penyemprotan air pada tumbuhan di sepanjang pagar perimeter untuk mencegah api merambat ke dalam kawasan bandara.
Sebelum kondisi memburuk, pihak bandara mengimbau masyarakat melalui kepala desa, lurah, serta tempat ibadah agar tidak melakukan pembakaran lahan.
Ia mengatakan aktivitas penerbangan pagi hingga siang hari berlangsung aman. Gangguan hanya terjadi pada penerbangan sore akibat penurunan jarak pandang.
Dalam kondisi normal, Bandara Douw Aturure Nabire melayani sekitar 40 pergerakan pesawat atau 20 hingga 25 penerbangan setiap hari, mulai pukul 06.30 WIT.
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Yebdi Trismar
Berita Terkait:
-
FerranTorres: Hari Ini Takdir Telah Ditentukan, Spanyol Jadi Juara di Final Piala Dunia
-
Permudah Penyiapan Bekal Sekolah Anak, Teknologi AI Kini Hadir di Perangkat Kulkas Modern
-
Begini Kronologinya, Satu Warga Meninggal Saat Karhutla Melanda Ketapang
-
Bensin Dicampur Minyak Kayu Putih Bisa Lebih Irit? Apakah Benar? Ini Penjelasannya!
-
Iran Hantam Jantung Operasi Militer AS di Yordania, Armada Black Hawk AS Hangus Bergelimpangan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.