Kenapa Konsumen Mulai Berpikir untuk Beralih ke Motor Listrik?
Jumat, 14 Agu 2026, 07:52 WIBJAKARTA - Tren penggunaan kendaraan berbasis baterai di Indonesia, tidak hanya terjadi di segmen kendaraan roda empat saja, melainkan arus tersebut juga diikuti oleh produsen roda dua yang juga semakin agresif dalam memasarkan kendaraan jenis tersebut. Apakah ini sudah saatnya untuk beralih ke motor listrik?
Di tengah kenaikan biaya hidup dan kebutuhan mobilitas yang semakin tinggi, motor listrik mulai menawarkan cara berbeda dalam menghitung biaya kepemilikan dan dianggap efisien. VinFast Viper, menjadi salah satu contoh motor listrik yang membawa pendekatan tersebut ke pasar Indonesia.
âUpaya percepatan elektrifikasi perlu didukung oleh kemudahan penggunaan dan nilai ekonomis yang nyata bagi konsumen,â kata CEO VinFast e-Scooter Indonesia, Yordan Satriadi dalam keterangan resminya, Kamis (13/8).
Dia melanjutkan bahwa speeda motor elektrik Viper tersedia dengan harga mulai Rp22,81 juta untuk wilayah Jakarta, perhitungan ekonominya tidak berhenti pada harga pembelian.
Melainkan hadirnya skema baterai, biaya penukaran, hingga garansi menjadi bagian dari kalkulasi yang perlu diperhatikan calon pengguna.
Salah satu perbedaan paling mendasar, terletak pada sumber energi. Motor listrik tidak membutuhkan bensin untuk beroperasi, sementara biaya energi digantikan oleh kebutuhan pengisian atau penukaran baterai.
Motor listrik yang sudah menghadirkan teknologi sistem Smart Key dengan fitur pencarian kendaraan jarak jauh, anti-pencurian, serta fungsi on/off jarak jauh itu, memberikan kemudahan konsumen untuk memilih skema sewa baterai dengan biaya Rp84.000 per bulan untuk setiap baterai atau skema membeli kendaraan sekaligus baterainya.
Model tersebut, dianggap menarik karena dapat mengubah biaya besar di awal menjadi pengeluaran yang lebih terukur. Konsumen tidak hanya melihat berapa harga motor saat dibeli, tetapi juga berapa biaya yang harus dikeluarkan setiap bulan agar kendaraan tetap siap digunakan.
Efisiensi semakin terlihat pada sistem penukaran baterai, pengguna dapat mengganti baterai di stasiun khusus dalam waktu sekitar satu hingga dua menit.
Artinya, persoalan waktu yang biasanya muncul ketika kendaraan listrik harus menunggu proses pengisian dapat ditekan. Untuk pengguna dengan mobilitas tinggi, waktu juga memiliki nilai ekonomi tersendiri.
Biaya penukaran baterai, VinFast mematoknya diangka Rp6.000 per baterai setiap kali transaksi.
Selain itu, tersedia fasilitas penukaran gratis di stasiun publik V-Green selama satu tahun, dengan batas hingga 20 kali penukaran setiap bulan untuk masing-masing kendaraan.
Namun, keuntungan finansial kendaraan listrik tidak seharusnya hanya dihitung dari selisih biaya energi. Umur kendaraan, perawatan, dan risiko pengeluaran besar juga menjadi bagian dari total cost of ownership.
Dalam hal ini, Viper disebut memiliki garansi hingga enam tahun atau 72.000 kilometer, yang berpotensi mengurangi beban biaya kepemilikan dalam periode tersebut.
Di sinilah, peralihan ke motor listrik menjadi menarik sebagai investasi jangka panjang. Pengguna membayar kendaraan bukan hanya untuk mendapatkan alat transportasi, tetapi juga untuk mengendalikan pengeluaran operasional yang akan muncul selama masa penggunaan.
Meski demikian, hitungan ekonominya tetap bergantung pada pola pemakaian. Semakin tinggi jarak tempuh harian, semakin relevan efisiensi energi dan kemudahan penukaran baterai.
Sebaliknya, bagi pengguna dengan mobilitas rendah, keuntungan finansial membutuhkan waktu lebih panjang untuk terasa.
- Konsumen
- Motor Listrik
- Beralih
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Juru Bicara Kementerian ESDM Bantah Samakan BBM Pertamax dengan Solar
-
UMKM Indonesia Didorong Manfaatkan AI untuk Tingkatkan Produktivitas dan Ekspor
-
Harga Cabai Rawit Rp61.450/Kg, Telur Ayam Rp29.050/Kg pada Kamis Pagi
-
Pementasan Gamelan Kuno Semar Pegulingan di Panggung PKB 2026
-
DPRD DKI Minta Pemprov Percepat Penertiban Bangunan Liar di Bantaran Sungai
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.