• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • UMKM Indonesia Didorong Ma...

UMKM Indonesia Didorong Manfaatkan AI untuk Tingkatkan Produktivitas dan Ekspor

Kamis, 09 Jul 2026, 20:33 WIB

JAKARTA– Meta bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dan UKMIndonesia.id meluncurkan Small Business Growth Academy (SBGA) di Indonesia. Program ini dirancang untuk membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan teknologi digital serta kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) guna meningkatkan daya saing dan memperluas akses ke pasar global.

Peluncuran program yang berlangsung di Bandung pada 8 Juli 2026 tersebut merupakan bagian dari inisiatif regional Meta yang dijalankan di 12 negara dan wilayah Asia Pasifik.

Ket. Foto: Suasana kegiatan pelatihan bersama dengan UMKM yang ada di Bandung. Meta meluncurkan Small Business Growth Academy bersama Kemendag dan UKMIndonesia.id untuk membantu UMKM Indonesia memanfaatkan AI, meningkatkan produktivitas, memperkuat pemasaran digital, dan memperluas pasar hingga tingkat global. — Sumber: Meta

Di Indonesia, program SBGA akan menjangkau 150 pelaku UMKM di Bandung, Batam, dan Jakarta melalui rangkaian pelatihan, lokakarya, pendampingan (mentoring), hingga pembelajaran langsung yang berfokus pada penerapan AI dalam operasional bisnis.

Bekali UMKM dengan Keterampilan AI Praktis

Melalui program ini, peserta akan mempelajari berbagai keterampilan praktis untuk meningkatkan efektivitas pemasaran digital, mengoptimalkan produktivitas usaha, serta membuka peluang ekspor ke pasar internasional.

Country Director Meta untuk Indonesia Pieter Lydian mengatakan pelaku UMKM di Indonesia sebenarnya sudah memiliki ketertarikan tinggi terhadap teknologi AI. Namun, tantangan terbesar adalah mengubah ketertarikan tersebut menjadi penggunaan yang konsisten dalam aktivitas bisnis sehari-hari.

Menurutnya, Small Business Growth Academy hadir untuk memberikan keterampilan praktis sehingga para pelaku usaha dapat memanfaatkan AI secara lebih percaya diri. Pihaknya percaya masa depan teknologi harus dapat diakses semua pelaku usaha, bukan hanya perusahaan besar.

“Melalui Small Business Growth Academy, kami ingin membantu lebih banyak UMKM menjangkau pelanggan hingga ke luar Indonesia dengan memanfaatkan teknologi AI," ujarnya dalam keterangannya pada hari Rabu (8/9).

Mayoritas UMKM Sudah Mulai Mengadopsi AI

Peluncuran SBGA juga didukung hasil riset Deloitte dalam laporan AI for Business: APAC Trends. Riset tersebut menunjukkan 78 persen UMKM di Indonesia dan sejumlah negara Asia Pasifik telah menggunakan setidaknya satu perangkat berbasis AI dalam kegiatan bisnis mereka.

Selain itu, 82 persen responden berencana meningkatkan penggunaan AI dalam waktu dekat, sementara 86 persen menyatakan teknologi tersebut membantu meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya operasional.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa adopsi AI di sektor UMKM terus berkembang. Namun, masih dibutuhkan pendampingan agar teknologi tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.

Pelajari Solusi AI untuk Bisnis

Sepanjang pelaksanaan Small Business Growth Academy, peserta akan memperoleh pelatihan mengenai pemanfaatan berbagai solusi bisnis Meta yang telah didukung AI. Materi yang diberikan mencakup penggunaan fitur iklan berbasis AI, Meta Business Agent, serta WhatsApp Business untuk meningkatkan efisiensi operasional.

Peserta juga akan belajar menjangkau pelanggan baru secara lebih efektif, membuat dan mengoptimalkan kampanye iklan menggunakan AI, mengotomatiskan layanan pelanggan, hingga menyusun strategi pemasaran lintas negara untuk memperluas peluang ekspor.

Meta menyebut solusi bisnis berbasis AI yang dimilikinya telah memberikan hasil positif bagi pelaku usaha di Indonesia.

Perusahaan mencatat pengiklan di platform Meta memperoleh rata-rata Return on Ad Spend (ROAS) sebesar 3,10 kali. Sementara itu, bisnis yang menggunakan solusi berbasis AI seperti Advantage+ mengalami peningkatan ROAS rata-rata 22 persen, sehingga mampu menjangkau pelanggan yang lebih relevan.

Pemerintah Dorong Promosi Produk Lokal

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Iqbal S. Shofwan mengatakan penggunaan produk dalam negeri terus menunjukkan tren positif. Ia mengungkapkan bahwa selama penyelenggaraan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2025, transaksi produk lokal mencapai 46 persen atau sekitar Rp16,6 triliun dari total transaksi.

Menurutnya, momentum tersebut perlu didukung melalui penguatan strategi promosi digital, termasuk pemanfaatan media sosial. Iqbal menambahkan ekosistem Meta dinilai mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap produk lokal hingga rata-rata 40 persen.

Kementerian Perdagangan juga mengapresiasi kolaborasi Meta, UKMIndonesia.id, dan Evermos dalam mempercepat transformasi digital UMKM melalui pemanfaatan pemasaran berbasis AI. Pemerintah berharap jaringan Atase Perdagangan dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) dapat membantu pelaku UMKM memperoleh informasi dan akses menuju pasar internasional.

Kisah Sukses UMKM Menembus Pasar Ekspor

Dalam peluncuran program tersebut, Meta juga menampilkan pengalaman Imago Raw Honey, UMKM asal Bogor yang berhasil memperluas pasar hingga ke luar negeri setelah memanfaatkan berbagai solusi bisnis Meta. Pendiri Imago Raw Honey Henry Hidayat mengatakan teknologi digital berperan penting dalam perjalanan bisnis perusahaannya.

Menurutnya, penggunaan Reels untuk membangun cerita produk, Meta Ads berbasis AI untuk menjangkau audiens yang tepat, serta WhatsApp Business untuk mempercepat layanan pelanggan berhasil meningkatkan kesadaran merek sekaligus membuka peluang penjualan ke sektor bisnis dan pasar ekspor.

Konten edukatif mengenai manfaat madu murni serta proses panen berkelanjutan yang dibagikan melalui media sosial juga membantu memperkuat kepercayaan konsumen terhadap produknya.

Dorong UMKM Naik Kelas Lewat AI

Meta berharap pengalaman Imago Raw Honey dapat menjadi inspirasi bagi lebih banyak UMKM Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usaha. Sebagai bagian dari program, peserta Small Business Growth Academy juga akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan Kementerian Perdagangan untuk memperkenalkan produk mereka sekaligus berbagi pengalaman memanfaatkan AI dalam pengembangan bisnis.

Melalui inisiatif ini, Meta bersama para mitranya ingin menunjukkan bahwa teknologi digital dan kecerdasan buatan tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga membuka peluang lebih besar bagi UMKM Indonesia untuk bersaing di pasar global.

  • digital marketing
  • Teknologi AI
  • UMKM
  • Kemendag
  • kementerian perdagangan
  • Meta
  • WhatsApp Business
  • Artificial Intelligence
  • Transformasi Digital
  • kecerdasan buatan
  • Small Business Growth Academy
  • SBGA
  • Meta Business Agent
  • Advantage+
  • Evermos

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.