Festival Sepak Bola Rakyat Rampung, GGN & Coca-Cola Sasar 5 Kota
Kamis, 13 Agu 2026, 11:35 WIBJAKARTA - PT Garuda Gemah Nusantara (GGN) bersama Coca-Cola Indonesia menyelesaikan rangkaian Festival Sepak Bola Rakyat yang digelar di lima kota, yakni Labuan Bajo, Jakarta, Palu, Makassar, dan Manado. Program tersebut menjadi wadah pengembangan talenta muda sepak bola sekaligus mempertemukan pemain, pelatih, komunitas, orang tua, dan masyarakat dalam ekosistem pembinaan usia muda.
Sepanjang penyelenggaraannya, festival melibatkan lebih dari 1.700 peserta berusia 16â18 tahun yang berasal dari 78 sekolah, klub, dan komunitas. Kegiatan tersebut juga mendapat antusiasme masyarakat dengan jumlah penonton yang mencapai lebih dari 4.000 orang di seluruh kota penyelenggaraan.
Festival Sepak Bola Rakyat di Manado pada 25â27 Juni 2026 menjadi penutup rangkaian kegiatan yang telah dimulai sejak Desember 2025. Sebelumnya, festival digelar di Labuan Bajo pada 12 Desember 2025, Jakarta pada 22 Januari 2026, Palu pada 24â26 April 2026, dan Makassar pada 21â23 Mei 2026.
Di setiap kota, peserta memperoleh pengalaman melalui coaching clinic, coaching seminar, pertandingan kompetitif, hingga berbagai aktivitas komunitas. Rangkaian tersebut dirancang untuk mendorong sportivitas, meningkatkan kepercayaan diri, membangun karakter, serta memberikan ruang bagi pemain muda untuk terus mengembangkan kemampuan.
Selain mendukung talenta sepak bola, festival juga memberikan dampak bagi pelaku usaha lokal. Hampir 30 UMKM turut terlibat dalam rangkaian kegiatan di lima kota, sehingga penyelenggaraan festival tidak hanya menghadirkan aktivitas olahraga, tetapi juga membuka peluang partisipasi bagi masyarakat dan pelaku ekonomi setempat.
"Festival Sepak Bola Rakyat telah sukses diselenggarakan di lima kota dengan melibatkan ribuan peserta dari 78 sekolah, klub, dan komunitas. Antusiasme yang kami lihat di setiap kota menunjukkan bahwa sepak bola memiliki tempat yang istimewa di hati generasi muda dan masyarakat Indonesia," ujar Rizky Aidi, Direktur PT Garuda Gemah Nusantara (GGN).
"Bersama dukungan PSSI dan Coca-Cola Indonesia, kami berharap festival ini dapat terus membuka lebih banyak ruang bagi talenta muda di berbagai daerah untuk belajar, bertanding, membangun karakter, dan mengembangkan potensi mereka," lanjut Rizky.
Pemilihan Labuan Bajo, Jakarta, Palu, Makassar, dan Manado menjadi bagian dari upaya menghadirkan kesempatan pembinaan sepak bola yang lebih merata. Dengan membawa program langsung ke berbagai daerah, festival diharapkan dapat memperluas akses pengalaman kompetitif bagi pemain muda yang memiliki potensi.
Wakil Ketua Umum PSSI Ratu Tisha Destria menilai program seperti Festival Sepak Bola Rakyat memiliki peran penting dalam membangun ekosistem pembinaan sepak bola usia muda yang berkelanjutan. Menurutnya, pembinaan membutuhkan proses konsisten serta dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemain, pelatih, orang tua, komunitas, dan pemangku kepentingan.
"Bagi peserta usia 16â18 tahun, pengalaman seperti ini sangat penting karena mereka tidak hanya bertanding, tetapi juga belajar tentang disiplin, kerja sama, sportivitas, serta membangun mentalitas untuk terus berkembang," kata Ratu Tisha.
Semangat festival juga diperluas melalui kanal digital, salah satunya Podcast Nobar (Ngobrol Bola Ramean) with Coca-Cola yang menghadirkan sejumlah figur sepak bola Indonesia. Delapan episode podcast tersebut mencatat 518.789 tayangan, 1.080 komentar, dan 3.519 likes berdasarkan data amplifikasi digital.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa pembinaan dan semangat sepak bola yang dibangun melalui festival tidak hanya menjangkau peserta di lapangan. Konten digital juga menjadi sarana untuk memperluas percakapan mengenai sepak bola usia muda kepada masyarakat yang lebih luas.
Sejalan dengan momentum FIFA World Cup 2026â¢, Coca-Cola Indonesia melihat sepak bola sebagai medium yang mampu mempererat kebersamaan masyarakat dari berbagai latar belakang. Dukungan terhadap Festival Sepak Bola Rakyat menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman olahraga yang positif, inklusif, dan relevan bagi generasi muda serta komunitas sepak bola di Indonesia.
"Sepak bola memiliki kekuatan untuk menyatukan masyarakat lintas generasi dan latar belakang. Bagi kami, Festival Sepak Bola Rakyat menjadi cara yang bermakna untuk mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus merayakan semangat FIFA World Cup 2026â¢," ujar Eva Lusiana, President Director Coca-Cola Indonesia.
"Melihat lebih dari 1.700 peserta muda dari lima kota menjadi bagian dari perjalanan ini merupakan hal yang sangat berarti. Kami berharap pengalaman ini dapat menginspirasi generasi muda untuk percaya pada potensi mereka, sekaligus merayakan sepak bola dengan cara yang positif dan inklusif," lanjut Eva.
Komitmen Coca-Cola Indonesia dalam pengembangan sepak bola juga diperluas melalui ajang Coca-Cola University League yang menyasar pembinaan di tingkat universitas. Hingga saat ini, program tersebut telah menggelar 98 pertandingan di dua wilayah dengan melibatkan lebih dari 40 mahasiswa sukarelawan dan 21 perangkat pertandingan.
Inisiatif tersebut juga telah menjangkau komunitas digital dengan lebih dari 6,9 juta tayangan video sebelum memasuki ekspansi berskala nasional. Capaian ini memperlihatkan upaya pengembangan ekosistem sepak bola yang mencakup berbagai jenjang, mulai dari komunitas dan pelajar hingga talenta muda di tingkat universitas.
Pelatih sepak bola Indonesia Fabio Oliveira turut menilai kesempatan bermain dan lingkungan pembinaan sebagai faktor penting bagi perkembangan pemain muda di berbagai daerah. Menurutnya, banyak pemain memiliki kemampuan dan semangat yang menjanjikan, tetapi membutuhkan kesempatan serta pembinaan yang tepat untuk mengembangkan potensinya.
"Festival seperti ini penting karena memberikan pengalaman langsung bagi para peserta untuk bermain, belajar, dan memahami nilai-nilai sepak bola secara lebih luas. Dari pengalaman tersebut, mereka dapat membangun kepercayaan diri dan motivasi untuk terus berkembang," ujar Fabio.
Keberhasilan Festival Sepak Bola Rakyat di lima kota dan pelaksanaan Coca-Cola University League menjadi bagian dari komitmen GGN dan Coca-Cola Indonesia dalam mendukung penguatan pembinaan sepak bola usia muda. Ke depan, berbagai inisiatif tersebut diharapkan terus menciptakan ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan, membangun karakter, dan memperkuat kebersamaan melalui sepak bola.
- FIFA
- Olahraga Indonesia
- coca cola
- Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI)
- talenta muda
- Festival Sepak Bola Rakyat
- Garuda Gemah Nusantara
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Merayakan 99 Tahun Momen Kebersamaan yang Menyatukan Generasi Indonesia
-
Kemendukbangga: Tren Usia Menikah Semakin Matang
-
Wali Kota Bandung: Sebanyak 8 Tujuan Penerbangan Bakal Hadir di Bandara Husein Sastranegara
-
FIFA ASEAN Cup 2026: Pemprov DKI Siapkan Lapangan Soemantri dan Banteng
-
Axis Nation Cup 2026 Digelar di 40 Kota, Perkuat Pembinaan Talenta Futsal Pelajar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.