Berpeluang Menguat Terbatas, 13 Agustus 2026

Kamis, 13 Agu 2026, 08:15 WIB

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ber­potensi melanjutkan tren positif, hari ini (13/8). Pelaku pa­sar tengah menantikan perkembangan geopolitik dan data penting ekonomi Amerika Serikat (AS). 

Head of Retail Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana melihat pelaku pasar masih akan mencermati sejumlah katalis penting pada perdagangan berikutnya. Selain data inflasi AS dan pengumuman MSCI, investor juga perlu memperhatikan perkembangan geopolitik di Timur Tengah yang hingga kini belum menun­jukkan kesepakatan damai.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

Karenanya, Herditya memproyeksikan IHSG dalam per­dagangan, Kamis (13/8), berpeluang menguat terbatas de­ngan support 6.324 dan resistance 6.394.

Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (12/8) sore, ditutup menguat 105,97 poin atau 1,69 persen dari sehari sebelumnya menjadi 6.373,85 dipicu oleh aksi bargain hunting investor yang memanfaatkan koreksi indeks pada dua hari sebelumnya. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 8,05 poin atau 1,29 per­sen ke posisi 633,84. “Para pelaku pasar melakukan bargain hunting memanfaatkan koreksi tajam indeks pada hari sebe­lumnya,” ujar Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta saat dihubungi di Jakarta.

Dari dalam negeri, selain faktor bargain hunting, Na­fan mengatakan pelaku pasar juga mengantisipasi potensi penyesuaian bobot saham Indonesia menjelang pengum­uman resmi MSCI Inc. yang dijadwalkan pada Rabu (13/08) pukul 04.00 WIB. Selain menantikan tinjauan indeks Agus­tus 2026, Nafan mengatakan juga terdapat ekspektasi pelaku pasar bahwa status pembekuan (freeze) beberapa emiten Indonesia akan dicabut oleh MSCI.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara, Muchamad Ismail

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.