Program KPR Berdampak Positif untuk Kontraktor

Minggu, 02 Agu 2026, 23:18 WIB

JAKARTA - Fasilitas kredit program perumahan dari Bank BRI berdampak positif bagi kontraktor di Jawa Tengah. Fasilitas kredit program perumahan merupakan program Rumah Subsidi yang digulirkan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Muji Marjoko, kontraktor asal Salatiga, mengaku kapasitas usahanya meningkat hingga dua kali lipat setelah memperoleh fasilitas kredit program perumahan. Muji mengatakan program tersebut memberikan dampak nyata bagi para pelaku usaha konstruksi.

Ket. Foto: Presiden Prabowo Subianto didampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruar Sirait (kanan) saat meninjau rumah usai menghadiri akad massal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7) — Sumber: Sekretariat Presiden

“Kita ucapkan terima kasih kepada Pak Presiden atas programnya, terima kasih pada Pak Menteri Maruarar Sirait. Juga kepada BRI yang memberikan kita kredit program perumahan rakyat,” kata Muji, seperti dalam keterangan tertulis dari Sekretariat Presiden, Minggu (2/8).

Muji mengatakan, sebelum memperoleh pembiayaan tersebut, hanya mampu membangun sekitar lima unit rumah. Kini, kapasitas pembangunan meningkat menjadi 10 hingga 15 unit rumah, karena fasilitas kredit program perumahan.

“Kita sebagai kontraktor di Salatiga, biasa kita sebelum mendapatkan program kredit perumahan ini kita cuma bangun maksimal lima. Dengan adanya program ini kita bisa membangun antara 10-15 rumah, ini untuk kenaikan di angka 100 persen,” ujar Muji.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengatakan pemerintah tertarik dengan pengalaman India dalam membangun 40 juta rumah dalam 12 tahun. Pemerintah India mampu menyiapkan tiga juta rumah setiap tahun.

Presiden Prabowo mengatakan belajar dari India merupakan upaya pemerintah dalam mencari terobosan mempercepat pembangunan rumah bagi masyarakat. Presiden Prabowo memiliki program tiga juta unit rumah.

“Saya tertarik pada pengalaman bangsa India, mampu membangun 40 juta rumah dalam 12 tahun, atau kira-kira 3 juta rumah setiap tahun. Ini sedang saya pelajari, bagaimana caranya, ada teknik-teknik tertentu, dan ini bisa kita coba,” kata Presiden Prabowo saat menghadiri akad massal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7) lalu.

Presiden Prabowo mengatakan kebutuhan rumah di Indonesia masih sangat besar sehingga pemerintah tidak boleh berhenti mencari cara-cara yang lebih efektif. Oleh sebab itu, Indonesia tidak boleh ragu belajar dari negara lain selama bertujuan menghadirkan manfaat bagi rakyat.

“Prestasi yang sudah kita capai sungguh signifikan, namun kita menyadari bahwa masih jauh lebih banyak lagi yang diperlukan oleh rakyat kita. Kalau bangsa kita mau bangkit dan bertransformasi, kita tidak boleh malu untuk belajar dari siapa pun,” kata Presiden Prabowo menegaskan.

Presiden Prabowo akan mengirim tim untuk belajar ke sejumlah negara seperti Tiongkok, India dan Mesir. Mereka akan mempelajari teknik yang terbaik kemudian dikembangkan di Indonesia.

“Saya mengirim tim ke mana-mana, saya kirim tim ke Tiongkok, India, Mesir untuk melihat, mencatat, dan belajar. Kita ambil yang terbaik dari bangsa-bangsa lain, di bidang perumahan pun demikian, kita cari teknik-teknik terbaik dan kita mengundang mitra-mitra terbaik,” kata Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo menegaskan, pemerintah tetap akan memakai cara yang selama ini belajar. Namun tetap mencari inovasi dan terobosan untuk mempercepat pemenuhan rumah bagi rakyat.

“Cara-cara klasik yang sudah terbukti benar tentu akan kita teruskan, namun menurut saya, bangsa Indonesia harus memiliki keberanian. Keberanian berpikir, keberanian belajar dari orang lain, keberanian mengambil risiko, keberanian berbuat, serta keberanian mencari inovasi dan terobosan,” ucap Presiden Prabowo. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Wow Ini Cara Unik Vokalis Grup Musik Kahitna Hedi Yunus untuk Rayakan Ulang Tahun

Makin Bersih dan Asri, Pemkot Yogyakarta Terjunkan Alat Berat Tata Sungai Code

Arthur Gea Raih Gelar ATP Perdana di Los Cabos, Taylor Fritz Tantang Rafael Jodar di Final Washington

Pentagon Jadwalkan Jet Tempur Generasi Keenam F-47 Terbang Tahun 2028

Festival Gir Sereng Kota Probolinggo Jadi Upaya Melestarikan Budaya Lokal

Roma Bidik Penyerang Aston Villa Evann Guessand, Negosiasi Berpotensi Gunakan Skema Pinjaman

Bursa Transfer: Manchester United Pertahankan Enzo Kana-Biyik, Schalke Bidik Buonanotte

Promosikan Kain Ulos agar Makin Banyak Dikenal

Rudal Balistik Hipersonik Iran: Pejabat Pentagon Peringatkan Pasukan AS akan Kesulitan Menghadapi Kheibar Shekan

Piala AFF 2026: Thailand Gusur Malaysia ke Puncak Grup B, Anthony Hudson Puji Clean Sheet Tim Asuhannya

Cegah Pencemaran Meluas, Enam Ton Minyak Berhasil Dibersihkan dari Perairan Semau

Kapten Timnas Sepak Bola Indonesia Rizky Ridho: para Pemain Tidak Akan Terpancing Provokasi Vietnam

Wajib Ditiru Kebijakan Ini, Pemkab Gianyar Bali Lindungi 595 Seniman melalui BPJS Ketenagakerjaan

Debut Enzo Maresca di Manchester City Berakhir Pahit, Tetap Puas Meski Kalah Adu Penalti dari Inter Milan

Dampak Kekeringan, PMI Cianjur Distribusikan Air Bersih untuk 1.322 Keluarga

Ning Lia: Jatim Juara Umum LKS Nasional Empat Kali Berturut-turut Bukti Konsistensi Gubernur Khofifah Bangun Ekosistem Pendidikan

Fiskal Daerah Tercekik, Politik Anggaran Perlu Dikoreksi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.