Pemkab Solok Perluas Kerja Sama Pasokan Pangan dengan Bandar Lampung dan Metro.
Sabtu, 01 Agu 2026, 00:10 WIBÂ Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok, Sumatera Barat memperluas kerja sama pasokan pangan dengan Kota Bandar Lampung dan Kota Metro, Lampung, guna menjaga stabilitas pasokan, mengendalikan inflasi, serta memperluas pasar komoditas pertanian daerah.
Bupati Solok Jon Firman Pandu di Solok, Jumat mengatakan Kabupaten Solok sebagai daerah sentra pertanian siap menjadi penyangga kebutuhan pangan bagi Kota Bandar Lampung dan Kota Metro, terutama untuk komoditas hortikultura.
Menurut dia, kerja sama tersebut tidak hanya bertujuan menjaga stabilitas pasokan pangan dan pengendalian inflasi, tetapi juga membuka akses pasar yang lebih luas bagi hasil pertanian Kabupaten Solok sehingga dapat meningkatkan nilai jual komoditas dan kesejahteraan petani.
"Kami sebagai daerah penghasil siap mendukung kebutuhan Kota Bandar Lampung dan Kota Metro, khususnya di sektor pertanian," kata dia.
Ia menambahkan pemerintah daerah juga membuka peluang investasi pada sektor pertanian, pariwisata, dan pemanfaatan sumber daya alam guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, sinergi antar daerah diharapkan terus berkembang pada berbagai sektor pembangunan.
Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah memperkuat hubungan antardaerah sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan.
Ia menilai sinergi antara daerah produsen dan daerah pemasaran akan memberikan manfaat bagi masyarakat kedua daerah.
Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan kerja sama dengan Kabupaten Solok penting untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat karena daerahnya memiliki keterbatasan lahan pertanian.
Ia berharap kerja sama distribusi bawang merah dapat menjaga ketersediaan pasokan dan kestabilan harga.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat Andy Setyo Biwado mengatakan inflasi Sumatera Barat hingga Juni 2026 masih terkendali berkat sinergi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
Ia menyebut Kabupaten Solok memiliki peran strategis sebagai sentra produksi bawang merah dan cabai merah yang mendukung pengendalian inflasi.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Achmad P. Subarkah mengatakan kerja sama antardaerah menjadi strategi untuk menjaga keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, dan kelancaran distribusi pangan.
Ia berharap nota kesepakatan tersebut segera direalisasikan agar mampu meningkatkan kesejahteraan petani, memperkuat distribusi pangan, dan menjaga inflasi tetap terkendali.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan Kerja Sama Daerah (KAD) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Aula Gedung C Sekretariat Daerah Kabupaten Solok, Kamis.
Penandatanganan disaksikan Bupati Solok Jon Firman Pandu bersama Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso, serta perwakilan Bank Indonesia dari Sumatera Barat dan Lampung.
Ruang lingkup kerja sama Kabupaten Solok dengan Kota Bandar Lampung meliputi stabilisasi harga dan distribusi cabai merah, bawang merah, serta bahan pangan pokok penyumbang inflasi. Sementara kerja sama dengan Kota Metro difokuskan pada distribusi kebutuhan barang pokok serta penyelenggaraan urusan pemerintahan antardaerah.
- Pemkab Solok
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Yebdi Trismar
Berita Terkait:
-
Inspirasi OOTD Hari Raya Lebaran ala Coach: Tampil Elegan dan Percaya Diri dengan Sentuhan Signature
-
Terjang Medan Sulit, Pemkab Solok Gunakan Perahu untuk Salurkan Bantuan ke Warga Terisolasi
-
Pantura Hampir Mulus! Menteri PU Sebut Perbaikan Jalan Berlubang Tersisa 1–2 Persen
-
IHSG Nyaris Tak Bergerak Sepekan Ini, Cermin Lesunya Daya Gerak Pasar Saham
-
Pemprov Banten Percepat Pembangunan PLTS Komunal di Pulau Tunda, Warga Segera Nikmati Listrik 24 Jam.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.