Pantura Hampir Mulus! Menteri PU Sebut Perbaikan Jalan Berlubang Tersisa 1–2 Persen

Jumat, 17 Apr 2026, 22:45 WIB

Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyebut, perbaikan jalan berlubang di jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa telah hampir tuntas dengan sisa perbaikan sekitar 1 hingga 2 persen.

Dody mengatakan, perbaikan tersebut terus dilakukan untuk memastikan kelancaran dan keselamatan pengguna jalan, terutama pada jalur nasional yang memiliki tingkat lalu lintas tinggi.

Ket. Foto: Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyampaikan keterangan kepada pers di Kementerian PU, Jakarta, Jumat (17/4). — Sumber: Antara

“Kalau jalan berlubang di Pantura Insya Allah sudah (hampir tuntas), sisa (perbaikan) sekitar 1 persen 2 persen,” kata Dody di Kementerian PU, Jakarta, Jumat (17/4).

Ia menjelaskan, kerusakan jalan sebagian besar disebabkan oleh kendaraan dengan muatan berlebih dari aturan atau over dimension and over load (ODOL), serta kondisi cuaca dengan curah hujan tinggi.

Menurut dia, kendaraan berat yang melintas menjadi salah satu faktor utama yang mempercepat kerusakan jalan.

“Yang lewat itu rata-rata kendaraan besar ODOL yang over dimension dan over load itu yang membuat jalan rusak,” ujarnya.

Selain itu, curah hujan tinggi yang masih berlangsung di sejumlah wilayah juga mempercepat munculnya kerusakan jalan seperti lubang.

Dody mengatakan, ruas jalan nasional itu terus diawasi oleh petugas lapangan atau penilik jalan yang bertanggung jawab memantau kondisi jalan secara rutin.

Ia menyebut, satu penilik jalan umumnya menangani ruas sepanjang sekitar 10 hingga 25 kilometer, tergantung panjang jalan yang menjadi tanggung jawabnya.

Menurut dia, petugas tersebut melakukan pengecekan harian untuk mengidentifikasi kerusakan dan mempercepat penanganan di lapangan.

Dody menambahkan, selain perbaikan jalan berlubang, pemerintah juga memberi perhatian pada kondisi jembatan, khususnya pada bagian sambungan atau expansion joint.

Ia menyebut, kerusakan pada bagian tersebut dapat membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.

“Jembatan-jembatan itu expansion joint-nya itu sebagian sudah melebar. Mungkin bagi mobil hanya merasa ketidaknyamanan, tapi kalau motor lewat situ bahaya, bisa jatuh,” ungkapnya.

Karena itu, Kementerian PU menginstruksikan seluruh balai jalan untuk fokus pada perbaikan expansion joint guna meningkatkan keselamatan.

Dody juga mengatakan, standar jalan nasional akan segera ditingkatkan agar tidak hanya aman bagi kendaraan roda empat, tetapi juga bagi sepeda motor.

“Ke depan saya mau jalan nasional itu aman juga untuk sepeda motor. Standar-nya kita naikkan,” ucap dia.

Sebelumnya, Kementerian PU memastikan penanganan jalan berlubang di jalur Pantura menjadi prioritas menjelang arus mudik Lebaran 2026, dengan target seluruh ruas dalam kondisi bebas lubang sebelum puncak arus mudik.

Saat itu, jumlah lubang yang semula mencapai sekitar 7.000 titik berhasil ditekan secara signifikan menjadi sekitar 2.500 titik per 2 Maret 2026 melalui percepatan penanganan di lapangan.

Kementerian PU juga telah menyiapkan langkah lanjutan berupa pelapisan ulang dan peningkatan konstruksi jalan pada titik-titik kritis guna menjaga kualitas jalan dalam jangka lebih panjang.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: Akhlak, Ilmu, dan Kesejahteraan Umat .

Gawat Teror Melanda Thailand Selatan! Puluhan Ledakan Terjadi Hanya dalam Sehari

Kegiatan melukis caping di Kota Solo

Kenapa Awan Makin Jarang Terlihat? BMKG Sebut Monsun Australia dan El Nino yang Jadi Penyebabnya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.