KEK Kura Kura Diminta Pegang Teguh Prinsip Keberlanjutan di Tengah Gencarnya Investasi

Jumat, 31 Jul 2026, 19:15 WIB

DENPASAR – Pengelolaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) secara berkelanjutan menjadi kunci untuk memastikan pertumbuhan ekonomi tidak hanya berorientasi pada investasi jangka pendek, tetapi juga menciptakan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan.

Penerapan tata kelola yang baik, pembangunan infrastruktur ramah lingkungan, serta keterlibatan pelaku usaha lokal akan meningkatkan daya saing KEK sekaligus menjaga keberlanjutan ekonomi daerah.

Ket. Foto: Masyarakat saat mengunjungi area terbuka hijau Sira Village Grand Outlet Bali di KEK Kura Kura Bali, Denpasar, Jumat (31/7/2026). — Sumber: ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari.

Dengan pendekatan tersebut, KEK dapat berkembang sebagai pusat investasi yang produktif, inklusif, dan mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

Plt Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK Rizal Edwin Manansang meminta pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali mempertahankan prinsip keberlanjutan dalam mengembangkan pusat perbelanjaan Sira Village Grand Outlet Bali.

“Ke depan agar pengembangan Sira Village KEK Kura-Kura Bali tetap mengedepankan prinsip-prinsip keberlanjutan, upaya pelestarian budaya Bali, serta pemberdayaan masyarakat lokal sehingga manfaat ekonomi yang tercipta dapat dirasakan secara lebih luas,” kata dia.

Edwin di Denpasar, Jumat (31/7), menjelaskan di tengah dinamika global yang terus berkembang, pariwisata memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi nasional, kontribusi sektor pariwisata pada tahun 2029 ditargetkan mencapai 5 persen terhadap PDB dengan proyeksi devisa sebesar 39,4 miliar dolar AS.

Untuk itu KEK di bidang pariwisata berperan menciptakan ekosistem investasi yang lebih kondusif dan berdaya saing.

Dewan Nasional kemudian mengambil KEK Kura-Kura Bali sebagai kawasan terintegrasinya pariwisata berkualitas, ekonomi kreatif, gaya hidup, inovasi, pendidikan dan pengembangan bisnis yang berkelanjutan.

Pada pusat perbelanjaan pertama yang dibuka di Pulau Serangan Denpasar ini, Dewan Nasional KEK memuji mal yang hadir untuk memperkuat daya tarik Bali sebagai destinasi ritel dan gaya hidup yang berkelas dunia.

Ditambah lagi konsep ruang terbuka yang dipilih berhasil memadukan alam, arsitektur, dan budaya Bali.

Destinasi baru ini diharapkan selain menjaga konsep ini juga memperluas penyerapan tenaga kerja, menggerakkan pelaku usaha dan rantai pasok lokal, serta memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas kepada masyarakat.

“Dalam pengembangan KEK ini, kami akan mendorong perannya kepada ekonomi lokal maupun ekonomi nasional, sampai saat ini seluruh KEK di Indonesia sudah mengumpulkan investasi sebanyak Rp353 triliun dan juga sudah membuka lapangan kerja 280.000 orang, kami harap nantinya KEK Kura Kura Bali penyerapan tenaga kerja dan penyerapan produk-produk UMKM-nya juga bisa berkembang,” tutur Edwin mewakili Menko Perekonomian selaku Ketua Dewan Nasional KEK.

Presiden Komisaris KEK Kura Kura Bali sekaligus Presiden Direktur Sira Village Grand Outlet Bali Tantowi Yahya memastikan kawasan ini terus dikembangkan dengan prinsip keberlanjutan dan mengadopsi nilai-nilai budaya Bali, salah satunya melalui mal.

Mal ini mengangkat konsep desa bhineka atau a village for diverse communities, mengadaptasi tata ruang tradisional Bali melalui elemen Bale dan Natah yang ditafsirkan dalam arsitektur kontemporer.

Bale sebagai balai komunal khas Bali, dan Natah sebagai halaman tengah tradisional, menjadi ruang terbuka yang didukung penggunaan material daur ulang, efisiensi energi, ventilasi alami, hingga pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.

“Tiap toko menggunakan aksara Bali kami wajibkan, dan waktu membangun ini kami mengutamakan produk-produk lokal, harus hemat energi efisien banget ini AC cuma di toko sementara area publik tidak ada, dan sebisa mungkin kami pakai material daur ulang dimana yang mengerjakan orang-orang Bali,” ujarnya.

Di area seluas 4,8 hektare berkapasitas 130 toko itu, Tantowi Yahya berkomitmen akan menarik 1.000 tenaga kerja dengan didominasi masyarakat lokal Bali.

Tidak hanya toko merek global, pusat perbelanjaan dengan pemandangan Pelabuhan Benoa itu juga memastikan memberi ruang bagi UMKM lokal.

Tantowi Yahya memastikan keunggulan mal ini melalui konsep keberlanjutan yang ditawarkan serta produk grand outlet yang harganya lebih terjangkau.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Prabowo Setuju Gelar Rapat Berkala dengan Kadin Setiap Tiga Bulan Bahas Ekonomi dan Dunia Usaha

RSCM Siapkan Layanan LVAD untuk Pasien Gagal Jantung Stadium Lanjut, Tingkatkan Harapan Hidup dan Kurangi Angka Kematian

Unpad dan Bawaslu Jabar Dorong Pembentukan Tim Respons Cepat Bongkar Jaringan Politik Uang

Satgas Habema Evakuasi Jenazah Korban Penembakan KKB di Yahukimo

DPR: Kereta Lintas Sumatera dari Lampung hingga Aceh Akan Perkuat Konektivitas

DPRD Bogor Soroti Selisih Data DTSEN, Minta Hak Penerima Bansos Tak Hilang

Wakil Ketua MPR RI, Rusdi Kirana Tegaskan PKB Siap Jadi Penopang Arah Ekonomi Konstitusi

Universitas Indonesia Resmi Ganti Nama Program Pendidikan Vokasi Jadi Sekolah Vokasi

Pemprov DKI Dukung Pelestarian Kebaya Menuju Jakarta Global

Piala AFF 2026: Indonesia Bungkam Timor-Leste 3-0, Pattynama, Haye, dan Baker Antar Skuad Garuda Raih Kemenangan Kedua Beruntun

Polisi Ungkap Pilot Malaysia Sudah Tiga Kali Selundupkan Narkoba ke Indonesia

Bukan Sekadar Minuman, Industri Kopi Jadi Senjata Baru Perluas Akses Pasar UMKM

Jalin Dialog dengan Akademisi UGM, Eddy Soeparno Tegaskan Urgensi Ketahanan Energi Sejajar dengan Ketahanan Nasional

Resmi Berlaku 1 September, Tarif Transbandara Blok M-Soetta Jadi Rp15 Ribu

KEK Kura Kura Diminta Pegang Teguh Prinsip Keberlanjutan di Tengah Gencarnya Investasi

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat, Reli Bursa Asia Kembali Angkat Kepercayaan Investor

Lanud Sjamsudin Noor Hadirkan Senyum untuk Anak Yatim dan Purnawirawan pada Hari Bakti ke-79 TNI AU.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.