J&T Express Tembus Rata-Rata 101 Juta Paket Pengiriman per Hari pada Kuartal II 2026
Senin, 27 Jul 2026, 19:20 WIBJAKARTA â J&T Express mencatat pertumbuhan volume pengiriman yang signifikan sepanjang kuartal II 2026. Perusahaan logistik tersebut membukukan total volume pengiriman sebanyak 9,177 miliar paket, meningkat 24,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/YoY).
Rata-rata volume pengiriman harian J&T Express juga mencapai 101 juta paket selama kuartal II 2026. Capaian tersebut menjadi yang pertama kalinya perusahaan mencatat rata-rata pengiriman lebih dari 100 juta paket per hari dalam satu kuartal.
Kinerja tersebut menjadi salah satu tonggak pertumbuhan bisnis J&T Express di tingkat global, seiring dengan peningkatan volume pengiriman di sejumlah pasar utama, terutama Asia Tenggara dan pasar internasional lainnya.
Pada kuartal II 2026, volume pengiriman dari Asia Tenggara dan pasar internasional lainnya mencapai 2,966 miliar paket, tumbuh 66,9 persen YoY. Kontribusi kedua kawasan tersebut mencapai 32,3 persen dari total volume pengiriman perusahaan, meningkat 8,3 poin persentase dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, secara kumulatif sepanjang semester pertama 2026, J&T Express mencatat total volume pengiriman sebanyak 17,503 miliar paket, meningkat 25,1 persen YoY.
Kontribusi Asia Tenggara dan pasar internasional lainnya terhadap total volume pengiriman selama enam bulan pertama 2026 juga meningkat menjadi 33,6 persen, atau naik 9,4 poin persentase dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Capaian tersebut mencerminkan pertumbuhan bisnis di berbagai pasar utama sekaligus memperkuat jaringan logistik global J&T Express.
Pengiriman Asia Tenggara Tumbuh 63,2 Persen
Asia Tenggara menjadi salah satu kawasan dengan pertumbuhan volume pengiriman yang kuat. Pada kuartal II 2026, volume pengiriman J&T Express di kawasan tersebut mencapai 2,755 miliar paket, meningkat 63,2 persen YoY.
Rata-rata volume pengiriman di Asia Tenggara mencapai 30,3 juta paket per hari selama periode tersebut.
Secara kumulatif, volume pengiriman di Asia Tenggara sepanjang semester pertama 2026 mencapai 5,523 miliar paket, tumbuh 71,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan tersebut didukung oleh optimalisasi jaringan serta investasi infrastruktur yang dilakukan perusahaan untuk meningkatkan kapasitas operasional di kawasan Asia Tenggara.
Hingga 30 Juni 2026, jumlah pusat sortir (sorting center) J&T Express di Asia Tenggara bertambah enam unit dibandingkan akhir 2025. Dengan penambahan tersebut, total pusat sortir di kawasan ini mencapai 127 unit.
Jumlah jalur sortir otomatis (automated sorting line) juga meningkat 11 unit menjadi 75 jalur. Penambahan infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas perusahaan dalam menghadapi peningkatan permintaan layanan e-commerce dan pengiriman ekspres di kawasan Asia Tenggara.
Indonesia Tumbuh Lebih dari 65 Persen
Indonesia juga mencatatkan pertumbuhan positif pada kuartal II 2026. Volume pengiriman J&T Express di Indonesia meningkat lebih dari 65 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh tingginya aktivitas e-commerce di berbagai kategori produk. Tiga kategori pengiriman terbesar meliputi fashion, dokumen, dan kecantikan.
Kategori fashion menjadi kontributor terbesar dengan porsi lebih dari 45 persen dari total volume pengiriman di Indonesia.
Kinerja tersebut semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pasar penting yang berkontribusi terhadap pertumbuhan J&T Express di kawasan Asia Tenggara.
CEO J&T Express Indonesia, Robin Lo, mengatakan peningkatan volume pengiriman di Indonesia mencerminkan pertumbuhan kepercayaan pelanggan terhadap layanan perusahaan seiring dengan semakin berkembangnya ekosistem e-commerce nasional.
"Pertumbuhan volume pengiriman di Indonesia pada kuartal II 2026 merupakan refleksi dari meningkatnya kepercayaan pelanggan serta semakin matangnya ekosistem e-commerce nasional. Sebagai salah satu pasar strategis J&T Express di Asia Tenggara, Indonesia memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan bisnis Perseroan di tingkat regional," ujar Robin melalui siaran pers pada hari Senin (27/7).
Volume Pengiriman di Tiongkok Capai 6,211 Miliar Paket
Di Tiongkok, J&T Express juga mencatat pertumbuhan volume pengiriman meski menghadapi dinamika industri yang terus berkembang.
Pada kuartal II 2026, volume pengiriman di pasar Tiongkok mencapai 6,211 miliar paket, meningkat 10,6 persen YoY. Rata-rata volume pengiriman harian mencapai 68,2 juta paket.
Untuk mendukung peningkatan volume tersebut, J&T Express menambah delapan jalur sortir otomatis di Tiongkok. Dengan penambahan tersebut, total jalur sortir otomatis perusahaan di negara tersebut mencapai 346 jalur.
Penambahan kapasitas infrastruktur tersebut ditujukan untuk meningkatkan kemampuan operasional sekaligus memperkuat efisiensi proses sortir.
Perusahaan juga terus menyesuaikan strategi bisnis dengan dinamika industri di Tiongkok melalui optimalisasi struktur jaringan, penguatan basis pelanggan, dan peningkatan efisiensi operasional.
Pasar Internasional Tumbuh 136,5 Persen
Pertumbuhan lebih tinggi dicatatkan J&T Express di pasar internasional lainnya. Pada kuartal II 2026, volume pengiriman perusahaan di pasar tersebut mencapai 211 juta paket, melonjak 136,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Rata-rata volume pengiriman mencapai 2,3 juta paket per hari. Pertumbuhan tahunan tersebut juga tercatat lebih tinggi dibandingkan kuartal sebelumnya.
Pertumbuhan bisnis internasional didorong oleh meningkatnya peluang di sektor e-commerce dan logistik lintas negara, khususnya di kawasan Amerika Latin dan Timur Tengah.
Untuk memperluas jangkauan bisnis, J&T Express terus memperkuat kerja sama dengan berbagai platform e-commerce global, seperti TikTok, TEMU, SHEIN, dan AliExpress.
Perusahaan juga menjalin kerja sama dengan platform e-commerce lokal, termasuk Mercado Libre, untuk memperluas jangkauan layanan di sejumlah pasar berkembang.
Seiring dengan ekspansi bisnis internasional, jumlah outlet J&T Express di pasar internasional lainnya bertambah sekitar 700 unit dibandingkan akhir 2025. Hingga 30 Juni 2026, total outlet perusahaan di kawasan tersebut mencapai 2.700 unit.
Jumlah pusat sortir juga meningkat delapan unit menjadi 52 pusat sortir. Penambahan tersebut dilakukan untuk memperkuat kapasitas operasional dan mendukung pertumbuhan bisnis di berbagai pasar internasional.
- Logistik
- Ekspedisi
- E-Commerce
- pengiriman paket
- J&T Express
- Logistik Indonesia
- Pertumbuhan Logistik
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Indonesia Tegaskan Dukungan bagi Perdamaian Myanmar
-
Sambut Liburan Sekolah, Lazada 6.6 Super WOW Sale Siapkan Bonus Voucher
-
Pedagang Online Wajib Kantongi NIB! Jika Tidak, Siap-Siap Ditolak Platform
-
21,4 Kg Sabu Gagal Diselundupkan ke Indonesia, Satgas Pamtas Yonarhanud 1 Kostrad Amankan WNA di Entikong.
-
Lazada 6.6 Super WOW Sale: Banjir Diskon 95 Persen dan Beragam Bonus Voucher
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.