BI & Pemprov DKI Gandeng 500 Anak Muda Jadi Innovator & Job Creator
Selasa, 01 Sep 2026, 18:00 WIBJAKARTA â Peran generasi muda semakin menjadi kunci dalam menopang perekonomian Jakarta. Di tengah transformasi Jakarta menuju kota global yang maju, berdaya saing, inklusif dan berkelanjutan, sektor jasa, ekonomi digital, dan ekonomi kreatif menjadi tumpuan utama.Â
Tidak hanya mendominasi usia produktif, generasi muda juga membawa energi baru berupa kreativitas, penguasaan teknologi, jejaring luas, serta cara pandang segar dalam menciptakan nilai ekonomi dan sosial.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menyelenggarakan Jakarta Youth Leadership Camp (JYLC) 2026 pada 4 â 5 September 2026 di Putri Duyung Ancol, Jakarta.Â
JYLC 2026 hadir sebagai ruang pembelajaran, interaksi, dan kolaborasi lintas komunitas generasi muda. Fokus utamanya adalah penguatan leadership, entrepreneurship, serta kepedulian sosial dan lingkungan. Penguatan ini diarahkan agar generasi muda tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menangkap peluang, menciptakan nilai tambah, dan tumbuh sebagai innovator, entrepreneur, serta job creator.
500 Peserta Lintas Komunitas
JYLC 2026 akan diikuti oleh 500 peserta dari berbagai komunitas muda di Jakarta dan sekitarnya. Peserta berasal dari:Â
1. Komunitas Penerima Bantuan Pendidikan Kebanksentralan yang tergabung dalam Generasi Baru Indonesia (GenBI) Jakarta
2. Duta dan content creator Cinta, Bangga, Paham Rupiah
3. Finalis Jakarta Youth Film Festival
4. Komunitas kewirausahaan mahasiswa di DKI Jakarta
5. Duta Antihoaks
6. GenBI Jawa Barat dan Banten
7. Komunitas kepemudaan mitra Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
Keberagaman latar belakang peserta ini sengaja dirancang menjadi kekuatan. Tujuannya untuk memperluas perspektif, memperluas jejaring, dan membuka peluang kolaborasi lintas komunitas.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Iwan Setiawan, menyampaikan bahwa JYLC dirancang sebagai langkah awal untuk menyiapkan generasi muda menjadi future leaders yang akan menentukan arah pembangunan Jakarta ke depan.Â
"Generasi muda perlu didorong untuk melakukan kegiatan-kegiatan produktif, termasuk melalui ekonomi kreatif yang sarat dengan kekuatan ide, inovasi, dan talenta," ujar Iwan dalam konferensi persnya di Jakarta, Selasa (1/9).
Ia menegaskan, keberhasilan JYLC tidak hanya diukur dari pelaksanaan kegiatan dua hari tersebut. "Yang lebih penting adalah jejaring, kolaborasi, dan aksi nyata yang dilakukan setelah peserta kembali ke komunitas masing-masing," tambahnya.
Dari Leadership Hingga Action Project
Selama dua hari, peserta akan mengikuti rangkaian penguatan kapasitas dan pengalaman kolaboratif. Materinya mencakup Leadership Insights, kebanksentralan, inovasi generasi muda dalam optimalisasi layanan BUMD, literasi antihoaks dan fact-checking, Creative Economy for Public Impact, Personal and Collaborative Leadership, Outdoor Leadership Challenge, hingga Youth Action Project Lab.
Melalui rangkaian tersebut, peserta diarahkan untuk menguatkan tiga aspek utama:Â
1. Memahami Jakarta dan tantangannya
2. Kepemimpinan dan kolaborasi dalam kompleksitas dan keberagaman
3. Menerjemahkan gagasan menjadi solusi dan kegiatan produktif yang berdampak
Dukungan Penuh Pemprov DKI dan Bank Indonesia
Penyelenggaraan JYLC merupakan bagian dari kolaborasi strategis Bank Indonesia dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan ini juga akan dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta, Bapak Pramono Anung, dan Deputi Gubernur Senior Terpilih Bank Indonesia, Ibu Aida S. Budiman.
Kolaborasi ini mencerminkan komitmen bersama untuk memperluas ruang bagi generasi muda dalam mengembangkan inovasi, memperkuat literasi, serta mengambil peran nyata dalam pelayanan publik dan pembangunan Jakarta.
Ke depan, alumni JYLC diharapkan tetap terhubung dan aktif sebagai entrepreneur, penggerak literasi, fasilitator, mentor, dan kolaborator. Mereka juga didorong untuk terus mengembangkan gagasan dan kegiatan produktif yang memberi dampak bagi kemajuan Jakarta.
"Melalui JYLC 2026, Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan seluruh mitra berkomitmen untuk mendorong terbentuknya generasi muda yang semakin siap memimpin, menciptakan nilai, membuka peluang, serta mengambil peran dalam pembangunan Jakarta yang berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan," tutup Iwan.
- Bank Indonesia (BI)
- Pemprov DKI Jakarta
- Ekonomi Kreatif
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
BI Pastikan Uang Digital Tidak Akan Gantikan Uang Tunai
-
Batal Rilis 26 Agustus, Ini Rincian Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai yang Disempurnakan
-
KKI 2026 Catat Transaksi Rp177,21 Miliar, UMKM DKI Kuatkan Ekspor & Pembiayaan
-
Lantik 1.500 Pengurus FUHAB, Gubernur Pramono Tekankan Pentingnya Toleransi
-
30 UMKM Binaan BI DKI Mejeng di KKI 2026, Target Perluas Pasar & Akses Pembiayaan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.