Pemkot Malang Luncurkan Angkutan Pelajar Gratis, Verifikasi Angkot Dilakukan Bertahap

Selasa, 01 Sep 2026, 18:40 WIB

MALANG - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Jawa Timur secara bertahap memenuhi kebutuhan armada angkutan kota (angkot) untuk layanan angkutan pelajar gratis yang mulai beroperasi sejak Senin (31/8). 

Kepala Dishub Kota Malang Widjaja Saleh Putra di Kota Malang, Selasa, mengatakan, jumlah angkot yang ideal untuk dioperasikan sebagai angkutan pelajar gratis adalah 96 unit dan hingga kini baru terpenuhi sebanyak 66 unit.

Ket. Foto: Arsip foto - Deretan angkutan kota yang berjajar di Balai Kota Malang saat peluncuran layanan Angkutan Pelajar Gratis oleh pemerintah daerah setempat, Senin (31/8). — Sumber: ANTARA/HO-Dishub Kota Malang

"Jadi sekarang itu menunggu karena angkutan kota bisa dari koperasi yang bekerja sama dengan Dishub menjalankan angkutan pelajar gratis, untuk awal ini 66 unit dulu," kata Widjaja.

Dishub Kota Malang menerapkan standar ketat dalam pelaksanaan layanan itu, setiap angkot yang didaftarkan melalui koperasi harus terlebih dahulu menjalani verifikasi kartu pengawasan angkutan.

Ia menyebut, apabila kartu pengawasan angkutan telah dinyatakan sesuai, maka sebuah angkot dinyatakan layak beroperasi sebagai angkutan pelajar gratis.

"Karena dengan kartu itu dia lolos syarat uji KIR dan dipastikan STNK-nya hidup. Jadi, satu syarat sudah meliputi banyak komponen," ucapnya.

Terkait tenggat waktu pemenuhan ketersediaan fasilitas angkutan pelajar gratis, pihaknya menyatakan jika itu bergantung kembali kepada pihak koperasi.

"Iya koperasi, karena saya tahunya dengan koperasi bukan dengan masing-masing angkutan," ujarnya.

Selain itu, Dishub Kota Malang memastikan terus melakukan sosialisasi bergulirnya layanan tersebut kepada sekolah, murid, dan orang tua dengan menggandeng Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat.

Sosialisasi dikatakan oleh dia menjadi langkah penting guna memastikan program tersebut berjalan maksimal dalam memenuhi kebutuhan mobilisasi pelajar dari rumah ke sekolah maupun sebaliknya.

Kemudian, pihaknya tetap melaksanakan pemantauan untuk mengetahui efektivitas kendaraan menjangkau area sekolah di Kota Malang.

Jam operasional layanan angkutan pelajar gratis berlangsung pada saat jam masuk dan pulang sekolah.

Layanan angkutan pelajar gratis di Kota Malang telah digulirkan pada Senin (31/8), peluncuran dilaksanakan di Balai Kota Malang.

Pemkot setempat mengalokasikan anggaran untuk program itu sebesar Rp1,9 miliar dan menerapkan buy the service (BTS) pada skema operasional.

Dengan skema tersebut, Pemkot Malang akan membayar biaya operasional secara langsung kepada pihak koperasi yang menaungi seluruh sopir angkot.

  • jatim
  • dishub kota malang
  • angkot gratis malang
  • angkutan pelajar gratis

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.