Flu Burung Kembali Sapa Australia, 7 Kasus Baru Ditemukan

Senin, 27 Jul 2026, 18:42 WIB

CANBERRA - Pihak berwenang di Negara Bagian Australia Selatan pada Senin (27/7) melaporkan tujuh kasus suspek baru galur virus flu burung H5N1 yang mematikan.

Menteri Industri Primer dan Pembangunan Regional Negara Bagian Australia Selatan Clare Scriven mengatakan kepada wartawan bahwa ketujuh kasus suspek tersebut ditemukan pada burung dara laut besar di kawasan Limestone Coast, Australia Selatan bagian tenggara.

Ket. Foto: — Sumber: AFP

Dari kasus-kasus suspek tersebut, Scriven mengatakan lima di antaranya ditemukan di kota yang sama dalam kurun waktu dua hari. Sampel dari ketujuh burung tersebut awalnya diuji oleh pihak berwenang setempat dan kini telah dikirim ke Australian Centre for Disease Preparedness untuk menjalani uji konfirmasi guna menentukan apakah telah terjadi penularan lokal.

Jika terkonfirmasi, total kasus H5N1 di Australia akan bertambah menjadi 27, setelah galur yang sangat patogenik tersebut pertama kali terdeteksi di daratan utama Australia pada pertengahan Juni.

Kepala Dinas Veteriner Australia Selatan Skye Fruean yang mendampingi Scriven mengatakan pihak berwenang setempat akan meningkatkan pengawasan di area-area di mana mereka memperkirakan akan menemukan burung laut yang dianggap sebagai spesies berisiko tinggi membawa galur mematikan tersebut, termasuk burung dara laut.

Sementara itu, Menteri Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Australia Julie Collins sebelumnya pada Senin mengatakan belum pernah ada kejadian kematian massal akibat virus H5N1 di Australia dan belum ada bukti adanya galur tersebut pada unggas maupun sistem pertanian.

Dia mengatakan risiko terhadap kesehatan manusia tetap rendah. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.