Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
Minggu, 26 Jul 2026, 02:12 WIBKementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan membantu Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan memperkuat produktivitas perkebunan kelapa dalam melalui bantuan bibit kelapa bagi petani.
"Pengembangan komoditas perkebunan kelapa ini melalui penyaluran bantuan pemerintah yang tepat sasaran," kata Plt Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Kalimantan Selatan (BRMP Kalsel) Dr Wahida Annisa Yusuf di Banjarbaru, Sabtu.
Sebagai instansi yang mendapat mandat melaksanakan verifikasi usulan bantuan pemerintah, BRMP Kalsel telah menyelesaikan verifikasi administrasi dan lapangan.
BRMP juga terus mendampingi proses sosialisasi, penyaluran bantuan, hingga pelaksanaan kegiatan di lapangan agar bantuan diterima secara tepat sasaran, tepat waktu, dan memberikan manfaat nyata bagi petani.
Dia mengungkapkan pengembangan kawasan kelapa dalam di Kabupaten Barito Kuala diharapkan mampu memperkuat produktivitas perkebunan rakyat.
Kemudian meningkatkan perekonomian masyarakat, serta mendukung terwujudnya sektor perkebunan Indonesia yang maju, mandiri, modern, dan berkelanjutan.
Adapun kawasan perkebunan kelapa di Batola seluas 600 hektare yang tersebar di Kecamatan Jejangkit, Tamban, dan Tabunganen.
Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalimantan Selatan mencatat tahun ini bantuan Kementan 140 ribu butir benih kelapa untuk memenuhi kebutuhan pengembangan kawasan kelapa seluas 1.100 hektare di Kalsel tersebar di Kabupaten Barito Kuala (Batola) 600 ha dan Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) 500 ha.Â
Sebelumnya Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) juga mendatangi Ditjenbun Kementan RI) di Jakarta untuk mendorong realisasi pengembangan kepala dalam seluas 1.100 hektare (ha) itu.
"Saat pertemuan/konsultasi dengan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Ditjenbun Kementan RI), kami pertanyakan realisasi tersebut," ujar Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel H Suripno Sumas ketika dikonfirmasi, Sabtu.Â
Komisi II DPRD Kalsel dengan pimpinan rombongan Suripno Sumas kunjungan kerja ke Ditjenbun di Jakarta sebagai langkah strategis dalam mendorong percepatan pengembangan komoditas kelapa dalam yang dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan perekonomian daerah dan kesejahteraan petani.
Dalam pertemuan di Ditjenbun, Kamis (23/7/2026), Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel menyampaikan, bahwa Tahun 2026 provinsinya mendapat target penanaman kelapa dalam seluas 1.100 hektare, namun upaya pencapaian target tersebut masih menghadapi kendala keterbatasan anggaran, terutama terkait dukungan subsidi dari pemerintah pusat yang belum memadai.
Sementara itu, Sekretaris Komisi II DPRD Kalsel H Jahrian menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor di tingkat daerah.Â
Ia mendorong sinergi antara Dinas Pertanian dan Dinas Kehutanan agar kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) dapat pemanfaatan secara optimal sebagai alternatif lahan pengembangan kelapa dalam.
Pemerintah pusat melalui Ditjenbun juga menyatakan kesiapan untuk terus mendukung daerah melalui berbagai program, antara lain peremajaan tanaman, penyediaan bibit unggul, serta penguatan hilirisasi guna meningkatkan nilai tambah produk kelapa dalam.
- Bibit Kelapa
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Yebdi Trismar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.