Gedung Sekolah Hancur, DKI Pastikan Proses Belajar di SDN Kebayoran Lama Tetap Berjalan

Rabu, 22 Jul 2026, 16:31 WIB

JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan layanan pendidikan bagi seluruh siswa SDN Kebayoran Lama Selatan 09 tetap berjalan dengan baik di tengah proses perencanaan pembangunan kembali gedung sekolah yang dilakukan secara bertahap dan terencana.

"Keselamatan peserta didik menjadi prioritas kami. Di saat yang sama, kami memastikan seluruh siswa tetap memperoleh hak belajar secara optimal," jelas Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi DKI Jakarta Nahdiana di Jakarta, Rabu.

Ket. Foto: Kondisi atap sekolah yang ambruk menimpa ruang kelas di SDN 09 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta, Selasa (21/7). — Sumber: ANTARA/Muhammad Iqbal

Meski kegiatan belajar mengajar sementara dilaksanakan dengan sistem dua sif, lanjut dia, proses pembelajaran tetap mengacu pada kurikulum yang berlaku dengan didampingi guru dan kualitas layanan pendidikan tetap terjaga.

Dia menegaskan, penyesuaian waktu belajar tidak mengurangi mutu pembelajaran. Kurikulum, proses belajar mengajar, serta pendampingan oleh guru dan tenaga kependidikan tetap berjalan sesuai standar.

"Kami terus melakukan pendampingan agar proses belajar mengajar berlangsung efektif. Yang terpenting, tidak ada satu pun anak yang kehilangan haknya untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas selama proses pembangunan sekolah dipersiapkan," kata dia.

Nahdiana menjelaskan pembangunan kembali SDN Kebayoran Lama Selatan 09 telah memasuki tahapan perencanaan sejak 2025 melalui penyusunan Detail Engineering Design (DED) sebagai dasar teknis pembangunan.

"Proses perencanaan terus dilanjutkan agar pembangunan dapat segera direalisasikan sehingga siswa kembali belajar di gedung yang aman, nyaman, dan memenuhi standar sarana pendidikan," ujarnya.

Dia menambahkan, pembangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 tetap menjadi bagian dari prioritas Pemprov DKI Jakarta dan akan kembali diusulkan pada Tahun Anggaran 2027.

Awal Roboh

Orang tua siswa memberikan kesaksian soal robohnya SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, saat Pilkada DKI Jakarta pada 27 November 2024 berlangsung.

"Awalnya ya itu kejadian kan pas libur Pilkada. Jadi nggak ada yang tahu, penjaga sekolah pun nggak ada yang tahu. Warga sekitar aja yang tahu awalnya itu pagi hari sekitar jam 06.30 WIB. Nggak ada angin, nggak ada hujan, tiba-tiba roboh," kata salah satu orang tua siswa, Evi Afrida kepada wartawan di SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Jakarta, Selasa.

Saat itu terjadi hujan deras turun di sore hari hingga gedung sekolah itu perlahan roboh. Dari kejadian tersebut memang tak ditemukan korban jiwa. Namun, orang tua tentu merasa resah jika gedung itu semakin ambruk hingga membahayakan banyak orang.

Sejak itu, orang tua terus meminta kejelasan kepada pihak sekolah, namun belum ada kepastian hingga kini.

"Ya dari sekolah sih sudah menindaklanjuti, lapor ke Dinas sudah, sudah lapor itu. Cuman memang sampai saat ini belum ada kepastian tindak lanjut," katanya.

Dia berharap Pemerintah Provinsi DKI membantu sekolah agar bisa dibangun kembali menjadi lebih baik dan nyaman bagi para siswa. Terlebih, kegiatan mengaji menjadi tertunda karena peristiwa tersebut.

"Karena kan sekarang masuknya siang, jadi anak-anak yang tadinya ngaji sekarang jarang yang ngaji. Sudah dua tahun tidak ngaji lagi gitu," katanya.

Empat kelas dan satu ruangan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan tepatnya Jalan K.H. Ismail telah roboh selama dua tahun atau sejak 2024.

Berdasarkan pantauan di lokasi sejak pukul 09.08 WIB, gerbang masuk sekolah nampak digembok dan dibukakan seorang satpam untuk bisa masuk.

Suasana di sekolah nampak lengang dan tak ada aktivitas antara guru bersama siswa. Padahal, sekolah itu terdapat di dalam kawasan pemukiman warga.

Terlihat robohan bangunan di sebelah kanan sekolah mulai dari atap genteng dan tiang penyangga berjatuhan menimpa peralatan sekolah seperti lemari, meja dan bangku.

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.