- Home
-
- Luar Negeri
-
- Brasil dan AS Bakal Kembal...
Brasil dan AS Bakal Kembali Meja Runding Soal Tarif Dagang
Selasa, 15 Sep 2026, 19:18 WIBRIO DE JAINERO - Brasil dan Amerika Serikat (AS) sedang mempersiapkan putaran baru pembicaraan tatap muka mengenai tarif AS terhadap barang-barang Brasil, kemungkinan pada akhir September, kata para pejabat Brasil pada hari Senin (14/9).
Menteri Pembangunan, Industri, Perdagangan, dan Jasa Brasil, Marcio Elias Rosa, mengatakan ia diperkirakan akan bertemu dengan Perwakilan Perdagangan AS, Jamieson Greer, selama pertemuan menteri G20 yang akan diadakan di Amerika Serikat dari tanggal 30 September hingga 1 Oktober.
"Pembicaraan ini bersifat terbuka, dan Brasil bersedia berunding," kata Elias Rosa kepada para wartawan. Dia menambahkan bahwa Brasil akan membela kepentingan perusahaan dan pekerjanya sembari mempertahankan dialog.
Putaran perundingan baru ini menyusul dilanjutkannya kembali pembicaraan antara kedua negara setelah percakapan via telepon pada Agustus antara Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva dan Presiden AS Donald Trump.
Elias Rosa mengatakan Brasil menolak apa yang dipandangnya sebagai pemberlakuan tarif secara sepihak yang tidak beralasan. Namun, Brasil tidak berniat membalas dengan menutup perekonomiannya sendiri atau terlibat dalam perang dagang.
"Brasil percaya pada multilateralisme, dialog, dan perundingan. Kami tidak akan meninggalkan prinsip-prinsip tersebut," ujarnya.
Saat ini, AS memberlakukan tarif tambahan terhadap sejumlah produk Brasil, dengan tarif gabungan mencapai 37,5 persen berdasarkan langkah-langkah yang diberlakukan melalui sejumlah penyelidikan perdagangan.
Menurut Kementerian Pembangunan, Perindustrian, Perdagangan, dan Jasa Brasil, kebijakan baru AS tersebut menimbulkan dampak dengan tingkat yang berbeda-beda terhadap 23,1 persen ekspor Brasil ke AS.
Ekspor Brasil ke AS mencapai 17,4 miliar dollar AS pada paruh pertama 2026, turun 13 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, porsi AS dalam ekspor Brasil menyusut menjadi 9,4 persen, level terendah sejak 1997. Ant
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Awas! Ini Bahaya Tersembunyi Campur Pertamax dan Pertalite untuk Kendaraan Anda
-
Jelang MotoGP Mandalika, Anak Muda NTB Dapat Porsi Volunteer Lebih Besar Agar Mampu Transfer Ilmu
-
Digitalisasi Perlinsos Dinilai Jadi Awal Infrastruktur Publik Digital Nasional
-
Hasil Liga Inggris: Arsenal Buka Liga Premier dengan Taklukkan Coventry City 3-0
-
Apakah Sistem Pendidikan PAUD di Bantul Bagus, sehingga Menjadi Benchmark?
-
Polisi Tangkap Tiga Remaja yang Bawa Senjata Hendak Tawuran di Depok
-
Rakornas Apindo 2026: Wali Kota Munafri Ajak Investor Jadikan Makassar Hub Indonesia Timur.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.