Dibayangi Konflik LTS, Indonesia Bersiap Akuisisi Jet AWACS - Kemampuan Radar Udara TNI AU Bakal Melonjak

Selasa, 21 Jul 2026, 05:10 WIB

JAKARTA – Setelah memperkuat armada tempur dengan Rafale, Indonesia kini dikabarkan semakin serius mewujudkan rencana pembelian Airborne Early Warning and Control (AEW&C) atau yang lebih dikenal sebagai AWACS, pesawat radar peringatan dini yang mampu mendeteksi ancaman udara, laut, dan darat dari jarak ratusan kilometer.

Media pertahanan Janes melaporkan bahwa pemerintah telah memperoleh persetujuan untuk mencari pembiayaan melalui pinjaman luar negeri guna mendukung program pengadaan pesawat AEW&C. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa proyek yang telah dibahas selama bertahun-tahun mulai memasuki tahap yang lebih konkret. 

Ket. Foto: Kebutuhan Indonesia terhadap pesawat jenis ini dinilai semakin mendesak mengingat luasnya wilayah udara nasional yang membentang lebih dari 5.000 kilometer, serta meningkatnya dinamika keamanan di kawasan Indo-Pasifik dan Laut Tiongkok Selatan. — Sumber: Istimewa

Menurut laporan tersebut, salah satu kandidat terkuat adalah Saab 2000 Erieye, sistem peringatan dini buatan Swedia yang telah digunakan sejumlah negara seperti Pakistan, Brasil, Uni Emirat Arab, dan Thailand. Pesawat ini mampu mendeteksi pesawat tempur, rudal jelajah, kapal perang, hingga mengoordinasikan operasi udara secara real time. 

AWACS sering dijuluki sebagai "mata di langit" karena dilengkapi radar berdaya jangkau sangat jauh dan pusat komando terbang. Berbeda dengan radar darat yang dibatasi kelengkungan bumi, radar pada AWACS dapat memantau sasaran dari ketinggian sehingga memberikan peringatan lebih dini terhadap ancaman.

Kebutuhan Indonesia terhadap pesawat jenis ini dinilai semakin mendesak mengingat luasnya wilayah udara nasional yang membentang lebih dari 5.000 kilometer, serta meningkatnya dinamika keamanan di kawasan Indo-Pasifik dan Laut Tiongkok Selatan.

Program ini juga sejalan dengan modernisasi besar-besaran TNI AU. Dalam beberapa tahun terakhir Indonesia telah menerima pengiriman awal pesawat tempur Dassault Rafale dari Prancis, memesan pesawat latih tempur Leonardo M-346F, serta memperkuat armada pesawat tanpa awak. 

Menariknya, perkembangan di Indonesia terjadi ketika negara-negara lain juga berlomba memperbarui armada pesawat peringatan dini mereka. Awal Juli lalu, NATO mengumumkan akan mengganti armada AWACS Boeing E-3 Sentry yang telah beroperasi sejak era Perang Dingin dengan Saab GlobalEye, sistem generasi terbaru yang mampu melakukan pengawasan udara, laut, dan darat secara bersamaan. 

Meski belum ada kontrak pembelian yang diumumkan secara resmi oleh pemerintah Indonesia, laporan dari Janes menunjukkan bahwa fondasi pendanaan program tersebut telah disiapkan. Jika terealisasi, kehadiran pesawat AWACS akan menjadi lompatan besar bagi kemampuan pengawasan udara TNI AU sekaligus meningkatkan koordinasi operasi pesawat tempur, pertahanan udara, dan unsur pertahanan lainnya.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Harga Cabai Rawit Rp70.450/Kg, Telur Ayam Rp29.350/Kg

Sangat Menginspirasi! Ading Suhana Punya Cara Unik Selamatkan Hutan: Ajak Warga Tanam dan Budidaya Durian

Jumlah Lahan Pertanian Terdampak Kekeringan di Parigi Moutong Mencapai 1.400 Ha

Jelang Kompetisi 2026–2027, Madura United Lakukan Pemusatan Latihan di Yogyakarta

Indonesia-Tiongkok Dorong Penyelesaian Kode Etik Laut Tiongkok Selatan

Tak Berizin, Kepolisian Resor Bangka Barat Hentikan Tambang Liar Bijih Timah di Kadur

Pemkab Pamekasan Kirim Bantuan Air Bersih ke Desa-desa Terdampak Kekeringan

Kabar Duka, Sineas Imam Tantowi Meninggal Dunia pada Usia 80 Tahun

BPBD Kotim: Kondisi Medan Buat Mobilisasi Personel Maupun Peralatan Pemadam Jadi Lebih Sulit

Wujud Kepedulian Sesama, BKKP Berikan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Night at Museum Ajak Generasi Muda Pelajari Sejarah dan Budaya dalam Suasana Eksklusif

BMKG Prakirakan Sejumlah Wilayah di Indonesia Diguyur Hujan Ringan pada Sabtu (22/8)

Wamenko Bidang Pangan Tinjau Karhutla Kalteng, Simbol Kehadiran Pemerintah

Jangan Lupa Bawa Payung! BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Sabtu

Wamenko Pangan Tinjau Karhutla di Kalteng, Pemerintah Tegaskan Komitmen dalam Tangani Kebakaran

Jangan Cuma di Rumah! Ini 5 Rekomendasi Akhir Pekan di DKI, Ada Pameran Menarik

Berikut Lokasi SIM Keliling di Jakarta dan Sekitarnya pada Sabtu (22/8)

Singasari Expo IV Tahun 2026, Momentum Perkuat UMKM & Pelestarian Budaya Badung

Garuda Pertiwi U-16 Pastikan Tiket ke Final Piala Srikandi Merdeka

Rumah Sakit Lapangan Ruteng Beroperasi, Layani Operasi Warga Terdampak Gempa NTT

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.