Jadwal Operasional LRT Manggarai-Velodrome Menunggu Hasil Uji Coba

Sabtu, 12 Sep 2026, 08:20 WIB

JAKRTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk menyampaikan jadwal waktu operasional moda Light Rail Transit (LRT) Jakarta Fase 1B rute Manggarai-Velodrome masih menunggu hasil keseluruhan uji coba.

"Pada keterangan sebelumnya, kami menginformasikan terkait jadwal waktu operasional terbatas. Namun saat ini informasi tersebut masih bersifat dinamis dan belum pasti, karena menunggu hasil keseluruhan uji coba," kata Direktur Operasi II Waskita Karya Paulus Budi Kartiko dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat.

Ket. Foto: Potret LRT saat uji coba di Stasiun Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (10/9/2026). — Sumber: ANTARA

Uji coba perdana operasional dan layanan telah dilakukan pada Kamis (10/9), melibatkan berbagai kelompok peserta dari kalangan media dan kreator, meliputi media cetak dan elektronik, media luar ruang (out-of-home media), media daring, Key Opinion Leader (KOL), serta kreator konten.

Keterlibatan mereka diharapkan dapat memberikan gambaran secara langsung mengenai kesiapan operasional dan kualitas layanan LRT Jakarta kepada publik.

Selama masa uji coba, LRT Jakarta beroperasi dengan kecepatan maksimum 40 kilometer per jam dan berkapasitas layanan maksimal 100 penumpang. Perjalanan melayani rute Stasiun Kelapa Gading–Stasiun Manggarai dan kembali ke Stasiun Kelapa Gading.

Paulus menyatakan, uji coba ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan layanan transportasi publik berbasis kereta api modern kepada masyarakat.

Hanya saja, untuk jadwal operasional lebih lanjut masih belum ditentukan dan Jakpro sebagai pemilik proyek akan menetapkan jadwal berikutnya.

Meski begitu dia menegaskan, seluruh tahapan pembangunan proyek senilai Rp4,1 triliun itu telah rampung dikerjakan. Paulus pun memastikan, LRT Jakarta Fase 1B aman serta nyaman digunakan, karena sudah melewati berbagai rangkaian tes menyeluruh dan terstruktur.

Dalam proses konstruksi, lanjutnya, Perseroan selalu mengutamakan penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lapangan. Konsistensi itu terlihat dari angka pencapaian 7,5 juta jam kerja selamat tanpa kecelakaan (lost time injury) pada pekerjaan LRT Jakarta 1B.

"Capaian tersebut menjadi fondasi penting dalam pelaksanaan proyek yang berada di tengah padatnya lalu lintas Jakarta serta ruang terbatas seperti pembangunan LRT Jakarta Fase 1B. Hal ini turut memperkuat rekam jejak kami sebagai BUMN Konstruksi dengan pengalaman lebih dari 65 tahun membangun beragam infrastruktur," jelas Paulus.

Perseroan membangun jalur LRT Jakarta sepanjang 6,4 kilometer dilengkapi lima stasiun mencakup Rawamangun, Pramuka, Matraman, Proklamasi, serta Manggarai. Semua stasiun itu Jakarta dirancang agar bisa terintegrasi dengan angkutan umum lainnya.

  • LRT Kelapa Gading

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.