Pulihkan Infrastruktur Masyarakat, Kementerian PU Siap Siaga Selama Tanggap Darurat NTT
Selasa, 18 Agu 2026, 07:44 WIBJAKARTA â Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menegaskan kesiapsiagaan Kementerian PU selama penanganan tanggap darurat dan pemulihan infrastruktur bagi masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ia mengatakan ketika akses jalan terputus, layanan air berhenti, sekolah tidak dapat digunakan, maupun masyarakat kehilangan tempat tinggal, negara harus hadir dan bekerja untuk memulihkan kondisi masyarakat.Â
âKementerian PU (selama ini) telah hadir, membuka kembali jalan untuk pulang, memulihkan air untuk kehidupan, menyiapkan hunian, membuat sekolah dapat digunakan kembali, dan membantu masyarakat menata hidupnya lagi,â ujar Dody dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (18/8).
Hal tersebut sejalan dengan empat pedoman yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto, yaitu menjalankan UUD 1945, menjaga kepentingan utama bangsa, mengatasi kesulitan rakyat secepat mungkin, serta bekerja untuk rakyat dan generasi mendatang, lanjutnya.Â
âBagi kita di Kementerian PU ukurannya sederhana, apakah pekerjaan kita sudah benar-benar memudahkan hidup rakyat. Pekerjaan kita belum selesai ketika konstruksi selesai, pekerjaan kita selesai ketika air benar-benar sampai ke sawah,â katanya.
Upaya pemulihan infrastruktur pascagempa bumi magnitudo 7,7 di NTT terus dipercepat. Dody telah turun langsung ke Kabupaten Nagekeo untuk melihat kondisi masyarakat terdampak sekaligus memastikan penanganan infrastruktur berjalan cepat.
Ia menemui masyarakat yang berada di lokasi pengungsian serta meninjau sejumlah bangunan yang terdampak gempa.
Selain peninjauan lapangan, Dody juga melakukan koordinasi bersama Bupati Nagekeo Simplisius Donatus, Wakil Bupati Nagekeo Gonzalo Gratianus Muga Sada, serta perwakilan BNPB, Kodim Nagekeo, dan Basarnas. Koordinasi dilakukan untuk mempercepat pendataan kerusakan akibat gempa dan penanganan infrastruktur terdampak.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores sebelumnya berdampak terhadap sejumlah infrastruktur jalan dan jembatan. Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT langsung mengerahkan personel dan peralatan untuk membuka kembali akses yang terdampak longsor maupun kerusakan badan jalan.
- Kementerian PU
- Pascagempa NTT
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pastikan Disiplin Petugas, PT KAI Daop 7 Intensifkan Inspeksi Malam di Perlintasan Sebidang
-
Jaga Konektivitas Trans Kalimantan, KemenPU Preservasi 2 Jembatan Panjang Sungai Kapuas
-
Lintas Utara Flores 472 Km Labuan Bajo-Maumere Tuntas Akhir 2028
-
PU Kebut Perbaiki Alur Sungai Batang Baliang di Solok, Sudah 780 Meter Beres
-
Kementerian PU Kebut Pemulihan 121 Fasilitas Kesehatan Pascabencana di Sumatra
-
Vale Lakukan Penguatan Koperasi dan UMKM untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal
-
Rest Area Pertama Tol Cisumdawu Siap Dibuka Fungsional Saat Nataru, Progres Sudah 66,92 Persen
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.