Jannah Firdaus Travel Tegaskan Komitmen Berangkatkan Jamaah Umrah yang Tertunda
Kamis, 09 Jul 2026, 10:58 WIBJAKARTA- Perusahaan biro perjalanan penyelenggara umrah dan haji, Jannah Firdaus Travel (JFT) menegaskan komitmennya untuk menjalankan kegiatan operasionalnya sesuaiprosedur dan ketentuan hukum yang berlaku.
Hal itu disampaikan Direktur Jannah Firdaus Travel (JFT) Rahmat Syam kepada wartawan di Jakarta, Rabu, (8/7) menanggapi pelaporan seorang calon jamaah JFT bernama Widya Sulfia Anggarani bersama kuasa hukumnya ke Kantor Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Senin (6/7).
Widya dalam laporannya menyampaikan seorang diri, tetapi mengatasnamakan ada 80 orang calon jamaah JFT gagal diberangkatkan. Laporan itu, kata rahmat tidak benar dan cenderung mendiskreditkan serta menyudutkan nama JFT.Â
Faktanya, bukan gagal berangkat, tetapi tertunda dan calon jamaah juga diberi keleluasaan pilihan untuk lanjut berangkat haji tahun depan atau pengembalian dana (refund).Â
Terhadap Widya Sulfa Anggraeni, perusahaan katanya sudah melakukan pengembalian dana sesuai dengan apa yang telah disampaikan pada saat pertemuan dan seperti ketentuan yang sudah diinfokan sebelumnya.Â
âKami bukan gagal memberangkatkan calon jamaah tahun 2026 tapi tertunda karena ada berbagai alasan yang tidak bisa diatasi. Namun, kami juga berikan keleluasaan bagi calon jamaah untuk refund atau lanjut. Nah, ketika proses dan mekanisme sedang berjalan, tiba-tiba ada yang melaporkan bahwa kami dianggap gagal memberangkatkan calon jamaah,â papar Rahmat .
Pihaknya pun menyayangkan dan berkeberatan adanya pemberitaan yang tidak berimbang, dan cenderung memojokkan JFT tanpa melakukan klarifikasi terlebih dahulu.
JFT paparnya sudah berizin dan terdaftar sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) bernomor izin 505/2020 dan izin Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) bernomor 241/2021 dan terdaftar sebagai anggota Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH).Â
Oleh sebab itu, dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, JFT melakukan segala sesuatunya sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku dan tidak sembarangan.Â
âKami tidak akan melakukan kegiatan yang melanggar aturan karena risikonya terlalu besar. Mempertaruhkan reputasi JFT yang cukup baik selama ini. Kami pernah mendapatkan julukan travel No.1 saat pandemi di tahun 2021-2022 dan terbanyak jamaah full Ramadhan & Itikaf 2023. Bukti lainnya, kami juga sudah memberangkatkan kurang lebih 10.000 jamaah baik umroh maupun haji setiap tahunnya dan selama ini tidak ada tunda satupun jamaah umroh ,âterang rahmat.Â
Rahmatmengatakan sah-sah saja calon jamaah tersebut melapor ketidakpuasannya karena siapapun bisa melakukan laporan, namun laporan itu benar atau tidak nya itu yang akan JFT jelaskan dengan bukti-bukti yang kuat dan relevan.
Sebab itu, dia meminta pihak yang menyampaikan pemberitaan agar memuat keberatan yang mereka telah sampaikan dalam bentuk hak jawab ke media yang bersangkutan. Sedangkan, kepada calon jamaah yang melaporkan, pihaknya juga mengajukan somasi karena merugikan dan pencemaran nama baik JFT, â tegas Rahmat .Â
Semua calon jamaah sudah diinformasikan dan diberikan kebebasan untuk memilih melakukan refund atau lanjut berangkat. Tapi semua ada mekanisme dan prosedurnya. Semua akan disesuaikan lagi. âKan semua dokumennya sudah lengkap mengikuti aturan yang berlaku. tinggal tunggu waktu saja. Kami sudah menyampaikannya,âjelas Rahmat .Â
Prosedur Legal
Terkait pernyataan Ketua Tim Pengendalian Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah Sulsel, Rizkayadi yang berencana memanggil JFT, Rahmat menyatakan pihaknya siap untuk memenuhi panggilan itu. Untuk menjelaskan secara rinci.
Menurut Rahmat hikmah dari penundaan keberangkatan tahun ini adalah untuk kebaikan jamaah itu sendiri juga mekanisme keberangkatannya harus dengan mengikuti ketentuan yang berlaku supaya jamaah aman dan nyaman dalam melaksanakan ibadah. JFT sifatnya hanya membantu sesuai aturan.Â
âSekali lagi disampaikan bahwa kami tidak akan bertindak di luar aturan yang berlaku dalam memberangkatkan calon jamaah haji ini. Bagi kami prosedur yang legal adalah segalanya. Penundaan keberangkatan calon haji dilakukan untuk menghindari risiko terlalu besar dan ini bukan pembatalan. Jamaah hanya tinggal menunggu waktu saja di musim haji 2027,âjelasnya.
Wael Ahmed, CEO global countries, mengatakan bahwa kita disini untuk membantu umat muslim berangkat umroh dan haji dengan aman dan nyaman. JFT merupakan salah satu group perusahaan international yang memiliki muassasah, hotel dan juga memiliki beberapa cabang di berbagai negara dan alhamdulillah JFT yang pertama berangkat jamaah umroh di musim ini tgl 8 Juni dan sudah berangkat lebih dari 20 group sampai hari ini.Â
- Umroh
- Jamaah Haji
- Biro Perjalanan Haji
- ibadah haji
Redaktur: Vitto Budi
Penulis: Vitto Budi
Berita Terkait:
-
Seorang Jamaah Haji Asal Lebak Wafat di Makkah Saat Hendak Berwudhu
-
Kedatangan Jemaah Haji
-
Penetapan Titik Penjemputan Jamaah Haji Asal Situbondo
-
Jelang Puncak Armuzna, Wamenag Romo Muhammad Syafi'i Pastikan Kematangan Mitigasi Haji
-
KPK Terbitkan Dua Sprindik Baru Terkait Kasus Dugaan Korupsi Bupati Ponorogo Nonaktif
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.