- Home
-
- Luar Negeri
-
- Kebakaran Hutan Fontainebl...
Kebakaran Hutan Fontainebleau Prancis, Transportasi Menuju Paris Terganggu
Selasa, 14 Jul 2026, 17:25 WIBJAKARTA - Kebakaran hebat melanda Hutan Fontainebleau di selatan Paris, Prancis, pada Senin waktu setempat. Insiden tersebut memaksa evakuasi sejumlah kawasan permukiman serta menyebabkan gangguan pada layanan kereta api dan arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Peristiwa itu menjadi salah satu dari rangkaian kebakaran hutan yang terjadi di kawasan Eropa Barat ketika wilayah tersebut kembali dilanda gelombang panas ekstrem. Suhu tinggi yang melanda sejumlah negara dinilai memperbesar risiko munculnya titik-titik kebakaran baru.
Di Spanyol, kebakaran hutan yang terjadi di kawasan selatan juga masih menimbulkan dampak serius. Sebanyak 10 orang dilaporkan masih hilang, sementara 13 orang lainnya meninggal dunia dalam salah satu kebakaran paling mematikan yang terjadi di negara tersebut.
Hutan Fontainebleau dikenal sebagai salah satu kawasan bersejarah yang berada sekitar 70 kilometer di selatan Paris. Lokasi ini menjadi tujuan wisata populer karena menjadi kawasan tempat berdirinya Chateau Fontainebleau yang memiliki nilai sejarah dan pernah menjadi kediaman favorit Napoleon.
Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan seluruh sumber daya telah dikerahkan untuk menangani kebakaran yang disebutnya memiliki skala luar biasa. Pemerintah berupaya mempercepat proses pemadaman agar api tidak meluas ke wilayah lain.
Sebanyak dua pesawat pengebom air diterjunkan untuk membantu operasi pemadaman dari udara. Selain itu, ratusan petugas pemadam kebakaran dikerahkan guna mengendalikan kobaran api yang masih terus menyebar.
Pihak berwenang setempat menyampaikan penyelidikan mengenai penyebab kebakaran masih berlangsung. Dugaan adanya unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut menjadi salah satu kemungkinan yang sedang didalami.
Otoritas juga melaporkan munculnya titik api baru di beberapa bagian hutan. Sementara itu, kebakaran utama masih belum sepenuhnya dapat dikendalikan karena arah angin terus berubah sehingga menyulitkan proses pemadaman.
Gangguan transportasi turut terjadi akibat insiden tersebut. Layanan kereta menuju dan dari Stasiun Gare de Lyon sempat mengalami kendala, sementara sebagian ruas Jalan Tol A6 di tenggara Paris ditutup sementara demi menjaga keselamatan pengguna jalan.
Gelombang panas yang melanda Prancis juga menyebabkan suhu udara melampaui 40 derajat Celsius di sejumlah wilayah barat dan tengah negara itu. Di Paris, suhu tercatat mencapai sekitar 37 derajat Celsius sehingga meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan di berbagai daerah.
- eropa
- Kebakaran Hutan
- Karhutla
- Prancis
- Paris
- Gelombang Panas
- Bencana Kebakaran
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
BRIN Kaji Pembakaran Terkendali untuk Tekan Karhutla yang Melonjak 8 Kali Lipat
-
BPBD Magetan Siagakan Relawan di Jalur Cemorosewu saat Libur Idul Adha
-
Pawai Kemerdekaan AS di Washington DC Batal karena Suhu Hampir 40° Celcius
-
Rumah Dinas Milik Dinas Pertamanan yang Kebakaran di Jatinegara
-
IKAL-Lemhannas: Tangkal Ideologi Transnasional, Wawasan Kebangsaan Generasi Muda Harus Diperkuat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.