Puncak HKG PKK 2026 di Makassar, 6,3 Juta Kader Didorong Ambil Peran Menuju Indonesia Emas
Minggu, 12 Jul 2026, 14:35 WIBJAKARTA - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) mengajak seluruh pengurus dan kader di Indonesia memperkuat pelaksanaan 10 Program Pokok PKK yang selaras dengan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden. Langkah tersebut dinilai penting untuk mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Ajakan tersebut disampaikan pada Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 yang digelar di Hotel Claro Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (11/7/2026). Kegiatan mengusung tema "Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045."
"Tema ini menegaskan komitmen gerakan PKK untuk memperkuat pelaksanaan 10 program pokok PKK yang selaras dengan Asta Cita Bapak Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia sebagai kontribusi nyata menuju Indonesia Emas tahun 2045," ujar Ketua Umum TP PKK.
Dalam kesempatan itu dijelaskan bahwa PKK memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional. Peran tersebut diperkuat melalui Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2017 tentang Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga serta Permendagri Nomor 36 Tahun 2020 mengenai Rencana Induk dan Rencana Strategis PKK Tahun 2025â2029 yang selaras dengan RPJMN 2025â2029.
Berdasarkan data Profil Desa dan Kelurahan (Prodeskel) Kemendagri Tahun 2026, saat ini terdapat 6.364.671 kader TP PKK yang tersebar di 38 provinsi, 514 kabupaten/kota, dan 83.762 desa maupun kelurahan di seluruh Indonesia. Jaringan kader tersebut dinilai menjadi modal sosial yang besar dalam mempercepat pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintah.
TP PKK juga mendorong penguatan koordinasi antara pengurus PKK daerah dengan organisasi perangkat daerah (OPD) agar seluruh program dapat terintegrasi ke dalam dokumen perencanaan dan penganggaran daerah. Upaya tersebut diharapkan tetap berjalan optimal meski pemerintah tengah menerapkan efisiensi anggaran.
"Dengan demikian keberhasilan program PKK tidak hanya berdampak bagi keluarga dan masyarakat, tetapi juga turut meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah," katanya.
Pada puncak HKG ke-54, TP PKK menandatangani nota kesepahaman dengan sembilan kementerian, lembaga pemerintah, dan mitra nonpemerintah sebagai bentuk penguatan kolaborasi. Selain itu, penghargaan Adhi Bhakti Utama berupa pin emas diberikan kepada kader yang telah mengabdi lebih dari 25 tahun tanpa henti.
Rangkaian HKG PKK juga mencatatkan keberhasilan pelaksanaan minum pil multiple micronutrients supplement (MMS) secara serentak oleh 54 ribu ibu hamil di 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan yang berhasil meraih rekor MURI. TP PKK menegaskan akan terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan keluarga yang berdaya dan sejahtera.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Mauricio Souza Buka Peluang Bertahan di Persija Jakarta, Negosiasi Kontrak Segera Rampung
-
Suara Tembakan di Gedung Putih, Trump Sedang di Ruang Oval
-
Wamendagri Wiyagus Dorong Kepala Daerah Terapkan Pembiayaan Kreatif
-
Pemprov NTB Usul Pendistribusian BBM bagi Nelayan Sesuai Musim Melaut
-
Hari Bhayangkara ke-80: Presiden Prabowo Tegaskan Tema 'Polri untuk Masyarakat'
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.