• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Pengembangan Bibit Unggul ...

Pengembangan Bibit Unggul Perkuat Fondasi Sektor Perkebunan Indonesia

Minggu, 12 Jul 2026, 21:02 WIB

JAKARTA – Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan bersama PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I (Persero) mulai mengembangkan pusat riset dan pembibitan tanaman perkebunan modern di Kabupaten Lampung Selatan. Program ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan daya saing sektor perkebunan nasional.

Inisiatif tersebut ditandai dengan diskusi dan peninjauan lapangan di Kebun Kedaton Trikora milik PTPN I Regional 7, Sabtu (11/7), yang melibatkan sejumlah kementerian, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan badan usaha milik negara (BUMN).

Ket. Foto: Diskusi dan peninjauan lapangan di Kebun Kedaton Trikora, oleh PTPN I Regional 7 pada hari Sabtu (11/7). Kemenko Pangan bersama PTPN I mengembangkan pusat riset dan pembibitan tanaman perkebunan di Lampung Selatan untuk menghasilkan bibit unggul dan memperkuat ketahanan pangan nasional. — Sumber: PTPN I

Program ini merupakan tindak lanjut arahan Menteri Koordinator Bidang Pangan mengenai pengembangan kawasan pembibitan tanaman perkebunan seluas sekitar 100 hektare yang akan dilaksanakan secara bertahap. Pada fase awal, pengembangan akan difokuskan pada lahan seluas 5 hektare di Kebun Kedaton Trikora.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kasan, mengatakan keberhasilan program tersebut membutuhkan kolaborasi berkelanjutan dari seluruh pemangku kepentingan.

"Terima kasih atas kehadiran dan dukungan para stakeholder, khususnya PTPN I dan PTPN III, terhadap program pengembangan pusat pembibitan tanaman perkebunan di Lampung Selatan. Sinergi yang berkelanjutan perlu dilakukan untuk mewujudkan program ini," ujar Kasan saat membuka diskusi yang disampaikan melalui keterangan tertulis pada hari Minggu (12/7).

Pembahasan dalam pertemuan tersebut mencakup penetapan lokasi pembibitan tahap awal, rencana pemindahan bibit tanaman perkebunan dari Medan ke Lampung Selatan, hingga percepatan penyelesaian dokumen kerja sama riset dan pengembangan.

Pusat pembibitan itu nantinya akan difokuskan untuk mengembangkan sejumlah komoditas perkebunan strategis, seperti lada, kelapa, kakao, dan alpukat. Bibit unggul yang dihasilkan direncanakan akan didistribusikan kepada petani di Kabupaten Lampung Selatan guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan riset dan pembibitan akan melibatkan Universitas Indonesia Mandiri Lampung sebagai mitra akademik yang bertugas mendukung pengembangan teknologi dan inovasi pembibitan.

Direktur Utama PTPN I (Persero), Abdul Rivai Ras, menegaskan kesiapan perusahaan mendukung penuh proyek percontohan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem perkebunan nasional.

Menurutnya, program ini tidak hanya berfokus pada penyediaan bibit unggul, tetapi juga menjadi sarana memperkuat riset serta membangun kolaborasi antara pemerintah, BUMN, perguruan tinggi, dan lembaga penelitian.

"PTPN I siap mendukung penuh pilot project pusat pembibitan tanaman perkebunan yang diinisiasi Kemenko Bidang Pangan. Selain memperkuat riset dan penyediaan bibit unggul, program ini juga menjadi implementasi nyata komitmen ESG serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, BUMN, perguruan tinggi, dan lembaga riset," kata Rivai.

Ia menambahkan seluruh mekanisme kerja sama akan mengikuti regulasi BUMN, peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG).

Selain menjadi pusat produksi bibit unggul, kawasan tersebut juga dirancang berkembang sebagai pusat riset, pendidikan, dan hilirisasi inovasi di bidang perkebunan.

Pemerintah berharap keberadaan pusat pembibitan modern ini dapat mendukung program swasembada pangan, meningkatkan kualitas sumber daya genetik tanaman perkebunan Indonesia, sekaligus memperkuat daya saing komoditas perkebunan nasional di masa mendatang.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

Berita Terbaru

Tradisi Pasar Jajan, Kearifan Lokal Pekalongan Cermin Semangat Gotong Royong

Rantai Makanan Rusak, Harimau Terancam Masuk Permukiman dan Kehilangan Mangsa

Fantastis! Ribuan Robot Humanoid Bakal Adu Kemampuan di World Humanoid Robot Games

Piala Super Jerman Jatuh ke Tangan Muenchen

Hati-hati! Sindikat Pemalsuan Uang di Tangsel Hendak Edarkan ke Bank, Ini Modusnya

UMKM Tegal Punya Harapan Baru, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Awal yang Baik bagi Madrid Bersama Mourinho Usai Tundukkan Espanyol

Program-program Unggulan Gorontalo akan Menuju Laut

Banjarmasin 5 Abad, Festival Tari Jadi Cara Rawat Tradisi Banjar

NU Menegaskan akan Menolak Penggunaan Uang dalam Muktamar. Politik Uang Itu Moral Bobrok

Jangan Tertipu! BP3MI Sulsel Ingatkan Warga Pilih Jalur Resmi Kerja di Luar Negeri

Awal yang Cantik di Periode Kedua, Mourinho bawa Madrid Kalahkan Espanyol 2-1

Lima Mahasiswa UI Bikin Gebrakan di AS, Jadi Satu-satunya Tim S-1 di Program Geosains Dunia

Mandi di Pantai Tuturuga Berujung Petaka, 4 Orang Terseret Ombak

Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan Layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.