Ronaldo Dibela Dua Legenda Manchester United, Bruno Fernandes Disorot Usai Portugal Tersingkir
Jumat, 10 Jul 2026, 07:00 WIBARLINGTON â Tersingkirnya Portugal dari Piala Dunia 2026 kembali memunculkan perdebatan mengenai peran Cristiano Ronaldo di tim nasional. Setelah kalah 0-1 dari Spanyol pada babak 16 besar di Arlington, Texas, awal pekan ini, sejumlah kritik langsung diarahkan kepada kapten berusia 41 tahun tersebut.
Namun, dua mantan rekan setimnya di Manchester United, Rio Ferdinand dan Wayne Rooney, justru tampil membela Ronaldo. Keduanya menilai kegagalan Portugal bukan semata-mata akibat penampilan sang megabintang, melainkan juga karena strategi tim yang dinilai belum mampu memaksimalkan kualitasnya.
Portugal harus mengakhiri perjalanan di Piala Dunia setelah gol Mikel Merino pada masa injury time memastikan kemenangan Spanyol 1-0. Hasil tersebut menutup kampanye yang jauh dari harapan bagi tim asuhan Roberto Martinez.
Meski gagal membawa Portugal melangkah lebih jauh, Ronaldo tetap menorehkan sejumlah catatan bersejarah. Ia mencetak tiga gol dalam lima pertandingan dan menjadi pemain pertama yang mampu mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia berbeda.
Selain itu, gol penalti saat menghadapi Kroasia membuat Ronaldo menjadi pencetak gol tertua dalam sejarah fase gugur Piala Dunia. Ia juga memperkuat statusnya sebagai pencetak gol terbanyak Portugal sepanjang sejarah Piala Dunia dengan koleksi 11 gol.
Namun, kontribusinya secara keseluruhan tetap menjadi bahan perdebatan. Banyak pihak menilai pergerakan Ronaldo tidak lagi seperti masa jayanya, sementara sebagian lainnya mempertanyakan keputusan Martinez tetap menjadikannya sebagai pusat permainan Portugal.
Selain Ferdinand dan Rooney, sejumlah legenda sepak bola seperti Thierry Henry, Zlatan Ibrahimovic, dan Alessandro Del Piero juga memberikan dukungan kepada Ronaldo.
Rio Ferdinand menjadi salah satu pembela paling vokal. Mantan bek Manchester United itu meminta publik tidak mudah melupakan kontribusi Ronaldo sebelum Piala Dunia.
"Menakjubkan melihat bagaimana sebagian orang memiliki ingatan yang begitu pendek. Saya berbicara tentang kualifikasi Piala Dunia. Siapa pencetak gol terbanyak Portugal? Cristiano Ronaldo. Sekarang orang mengatakan dia bahkan tidak seharusnya berada di sini?" ujar Ferdinand.
Ferdinand menegaskan Ronaldo masih memiliki kualitas luar biasa, terutama dalam membaca ruang di kotak penalti.
"Jika Anda ingin sebuah peluang jatuh kepada seseorang, dia masih menjadi orang yang tepat. Pergerakannya masih salah satu yang terbaik di dunia. Mungkin hanya Erling Haaland yang mendekati dia dalam hal pergerakan di area penalti," katanya.
Menurut Ferdinand, masalah utama Portugal bukan keberadaan Ronaldo, melainkan bagaimana tim menyesuaikan gaya bermain untuk mengeluarkan kemampuan terbaik sang kapten.
"Pemain berkembang dan bertambah usia. Mereka menjadi atlet yang berbeda. Jika mereka masih cukup bagus, tim juga harus beradaptasi untuk memaksimalkan mereka. Menyalahkan Cristiano Ronaldo sepenuhnya atas kegagalan Portugal adalah sesuatu yang menurut saya tidak masuk akal," tegasnya.
Jika Ferdinand lebih banyak membela Ronaldo, Rooney justru mengarahkan kritik kepada rekan-rekan setimnya, terutama Bruno Fernandes.
Saat menjadi analis BBC pada pertandingan Portugal melawan Spanyol, Rooney mempertanyakan keputusan para pemain Portugal yang dianggap gagal memanfaatkan keunggulan Ronaldo di kotak penalti. "Jika Anda memainkan Cristiano Ronaldo, Anda harus menggunakan dia," ujar Rooney.
"Bola bisa saja dikirim ke kotak penalti dari Bruno Fernandes. Tetapi mereka tidak melakukannya. Jika Anda memainkan Ronaldo, Anda harus memanfaatkan dia. Dalam situasi bola mati, dia masih menjadi ancaman besar bagi Portugal," tambah mantan kapten Manchester United itu.
Rooney menilai Portugal seharusnya tidak meminta Ronaldo bermain terlalu jauh dari gawang. "Jangan memberinya bola 30 meter dari gawang karena itu bukan lagi kekuatannya. Bawa dia masuk ke area penalti, tempat dia masih sangat efektif," katanya.
Data pertandingan menunjukkan bahwa kritik Ferdinand dan Rooney memiliki dasar. Ronaldo mendapatkan empat peluang emas sepanjang turnamen dan berhasil mengonversi dua di antaranya. Satu gol lainnya tercipta melalui penalti saat menghadapi Kroasia.
Sebagai perbandingan, Haaland yang disebut Ferdinand sebagai pemain dengan pergerakan terbaik di kotak penalti mencetak tujuh gol untuk Norwegia meski gagal memanfaatkan tujuh peluang emas.
Masalah terbesar Portugal justru terlihat pada kreativitas lini tengah. Dua bek sayap mereka, Nuno Mendes dan Joao Cancelo, menciptakan total enam peluang besar untuk rekan setim.
Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan seluruh gelandang tengah Portugal jika digabungkan. Vitinha hanya menciptakan satu peluang besar, sementara Bruno Fernandes dua peluang sepanjang turnamen. Keduanya juga tidak mencatatkan satu pun assist.
Usai pertandingan, Ronaldo tetap menunjukkan sikap profesional. Ia mengakui kecewa harus meninggalkan Piala Dunia dengan cara tersebut, tetapi menegaskan sudah memberikan segalanya.
"Saya sedih meninggalkan Piala Dunia seperti ini. Saya memberikan segalanya. Saya sudah melakukan yang terbaik dan pergi dengan hati nurani yang bersih," kata Ronaldo.
Ia juga memastikan Piala Dunia 2026 menjadi penampilan terakhirnya di turnamen empat tahunan tersebut. "Ini memang Piala Dunia terakhir saya, tetapi sekarang saya punya waktu untuk berpikir dan bersama keluarga. Saya tidak akan mengambil keputusan secara terburu-buru," ujar Ronaldo.
Dengan usia yang telah mencapai 41 tahun, masa depan Ronaldo bersama tim nasional Portugal masih menjadi tanda tanya. Namun, satu hal pasti: perdebatan mengenai warisan dan kontribusinya bagi Selecao das Quinas belum akan berakhir dalam waktu dekat.
- Cristiano Ronaldo
- Manchester United
- Timnas Portugal
- Piala Dunia 2026
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Spanyol Singkirkan Portugal 1-0, Gol Dramatis Mikel Merino Akhiri Karier Piala Dunia Cristiano Ronaldo
-
Harry Kane Cetak Dua Gol Dramatis, Inggris Lolos ke 16 Besar Piala Dunia usai Kalahkan RD Kongo 2-1
-
Piala Dunia, Prancis ke Semifinal, Deja Vu Kembali Atasi Maroko 2-0 seperti Tahun 2022
-
Messi Terancam, Posisi Top Skor Piala Dunia Disamai Mbappe
-
Cristiano Ronaldo Nyatakan Piala Dunia 2026 Jadi Penampilan Terakhirnya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.