Mengajak Generasi Muda Menjadikan Budaya untuk Membangun Masa Depan

Rabu, 12 Agu 2026, 22:27 WIB

Jayapura - Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua mengajak generasi muda di daerah ini untuk terus berkarya dan menjadikan seni serta budaya sebagai sarana membangun masa depan yang lebih baik.

Staf Ahli Wali Kota Jayapura Sem Stenly Merauje di Jayapura, Rabu, mengatakan Papua merupakan wilayah yang memiliki kekayaan budaya, keindahan alam serta narasi sosial yang sangat kuat dan beragam mulai tradisi, lisan, seni rupa musik hingga perkembangan ekspresi visual kontemporer, masyarakat Papua memiliki cara yang khas dalam merekam pengalaman hidup membangun identitas serta merespon perubahan zaman.

Ket. Foto: Kegiatan Fashion Show Noken yang dilaksanakan dalam kegiatan peluncuran film dokumenter "Tong Masih Disini" di Jayapura, Rabu (12/8/2026). — Sumber: Antara

"Kekayaan ini menjadi potensi besar dalam pengembangan sektor seni dan industri kreatif berbasis budaya lokal," katanya.

Dia mengatakan itu dalam kegiatan peluncuran film dokumenter "Tong Masih Disini" yang digelar oleh komunitas kreatif Imaji Papua di halaman Museum Loka Budaya Universitas Cenderawasih.

Menurut Sem, saat ini tes geliat saat ini geliat ekosistem kreatif di Papua menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan di mana generasi muda daerah ini mulai aktif memanfaatkan berbagai medium kreatif seperti film, fotografi, ilustrasi, dan seni pertunjukan untuk menyampaikan cerita tentang identitas lingkungan, sejarah, serta dinamika sosial menjadi bentuk ekspresi artistik tetapi juga berfungsi sebagai sarana refleksi edukasi serta media komunikasi sosial yang mampu membangun kesadaran publik.

"Film sebagai salah satu medium yang memiliki kekuatan naratif yang luas memainkan peran penting dalam memperkenalkan realitas Papua kepada kelak yang lebih luas," ujarnya.

Dia menjelaskan diharapkan film dokumenter berjudul "Tong Masih Disini" dapat menjadi representasi penting dalam mengangkat rantai ekonomi lokal yang menghubungkan petani pedagang pekerja dan pelaku usaha kecil.

"Pemkot Jayapura sangat mendukung inisiatif seperti ini dan kami berharap Imaji Papua tidak berhenti sebagai sebuah ajang tetapi dapat berkembang menjadi platform kreatif yang berkelanjutan yang mampu mendorong lahirnya lebih banyak karya, kolaborasi dan inovasi dari Papua untuk Indonesia.

Kegiatan tersebut menjadi ruang kolaborasi bagi pelaku ekonomi kreatif Papua mulai dari pembuat film dokumenter, fotografer, illustrator, musisi, hingga pelaku usaha kecil dan menengah.

Head of Imaji Papua Yulika Anastasia mengatakan kolaborasi menjadi salah satu kunci bagi pelaku ekonomi kreatif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Papua.

"Tujuan kegiatan ini hanya satu, kalau kami berkolaborasi kami akan lebih kuat. Kami bisa bergandengan tangan dan bertumbuh bersama terutama di bidang ekonomi," katanya.

Dia menambahkan Impact Papua menjadi ruang tamu bagi para ekonomi kreatif dan sebagai pembuat film pihaknya harus berkolaborasi dengan pelaku ekonomi kreatif yang lain.

"Pelaku ekonomi kreatif tidak bisa berjalan sendiri karena itu diperlukan kolaborasi untuk membuka peluang untuk tumbuh bersama," ujarnya.

Dia mengatakan melalui film dokumenter tersebut pihaknya ingin menghadirkan perspektif mengenai Papua dari kehidupan sehari-hari sekaligus menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi masyarakat merupakan bagian penting dalam pembangunan daerah.

Film "Tong Masih Disini" mengangkat kehidupan masyarakat Papua melalui cerita tentang rantai ekonomi yang menghubungkan masyarakat dengan berbagai komoditas lokal seperti sagu, pinang, kopi, dan hasil pertanian lainnya.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Antara, Ones

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.