Hunian Modern Tak Hanya Estetis, Keamanan Kelistrikan Kini Jadi Prioritas
Kamis, 09 Jul 2026, 20:15 WIBJAKARTA â Schneider Electric memanfaatkan ajang IndoBuildTech Expo 2026 untuk memperkenalkan inovasi hunian modern yang menggabungkan aspek desain, kenyamanan, dan keamanan kelistrikan. Dalam pameran yang berlangsung pada 8â12 Juli 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, perusahaan juga meluncurkan Schneider Electric Electrician Academy, program pengembangan kompetensi bagi teknisi listrik sebagai bagian dari kampanye Gerakan Listrik Aman.
Mengusung tema "Rumah Nyaman, Listrik Aman", Schneider Electric menghadirkan berbagai solusi kelistrikan rumah tangga, mulai dari sakelar premium yang dapat dipersonalisasi hingga perangkat proteksi listrik yang dirancang untuk meningkatkan keselamatan penghuni rumah.
Sakelar Kini Menjadi Bagian dari Identitas Hunian
Salah satu daya tarik utama yang dihadirkan Schneider Electric tahun ini adalah kolaborasi dengan ilustrator dan kreator visual Sifa Adni Qolby melalui studio kreatif Room.533.
Kolaborasi bertajuk "The Art of Feeling at Home" tersebut menghadirkan sepuluh desain eksklusif untuk AvatarOn, lini sakelar premium Schneider Electric yang dapat dipersonalisasi sesuai karakter pemilik rumah.
Melalui konsep tersebut, Schneider Electric ingin menunjukkan bahwa elemen kecil seperti sakelar tidak hanya berfungsi sebagai perangkat listrik, tetapi juga dapat menjadi bagian dari identitas dan ekspresi personal sebuah hunian.
 âDi IndoBuildTech Expo 2026, kami ingin menunjukkan bahwa hunian modern perlu dirancang secara menyeluruh, mulai dari kenyamanan, estetika, hingga keamanan kelistrikannya. Dengan pengalaman lebih dari 190 tahun dalam inovasi kelistrikan secara global dan hampir 40 tahun dalam pengembangan bisnis sakelar dan stopkontak, kami terus memahami evolusi kebutuhan hunian tersebut, termasuk di Indonesia, yang merupakan salah satu pasar utama kami untuk kategori sakelar dan stopkontak,â kata Business Vice President Home Solutions Schneider Electric Indonesia Ahmad melalui siaran pers pada hari Rabu (9/7).
Sementara itu, Sifa Adni Qolby mengatakan setiap sudut rumah memiliki cerita yang dibentuk oleh benda-benda sederhana yang digunakan sehari-hari. Ia berharap desain yang dihadirkannya pada AvatarOn mampu menghadirkan nuansa hangat dan personal sehingga sakelar tidak lagi dipandang sekadar perangkat fungsional, tetapi juga bagian dari karakter sebuah ruang.
AvatarOn Tawarkan Kombinasi Desain dan Keamanan
AvatarOn merupakan lini sakelar premium Schneider Electric yang pernah meraih iF Design Award 2017. Produk ini memiliki cover customizable yang memungkinkan pengguna mencetak warna, motif, foto, maupun desain khusus sesuai selera. Selain itu, tersedia pula cover interchangeable sehingga tampilan sakelar dapat diganti kapan saja tanpa perlu mengganti seluruh perangkat.
AvatarOn hadir dalam empat pilihan warna premium, yakni White, Dark Grey, Wine Gold, dan Dark Wood, serta dilengkapi lapisan anti-UV untuk menjaga warna tetap awet.
Tidak hanya mengedepankan desain, AvatarOn juga menawarkan berbagai fitur keamanan. Sakelar ini dilengkapi indikator LED agar mudah ditemukan dalam kondisi gelap, mekanisme sakelar dengan sudut tekan tiga derajat yang menghasilkan suara lebih halus sekaligus membantu mengurangi risiko loncatan api listrik.
Produk tersebut memiliki kapasitas arus hingga 16 ampere (16AX), lebih tinggi dibandingkan banyak sakelar yang beredar di pasar Indonesia yang umumnya masih menggunakan kapasitas 10AX. Dengan demikian, AvatarOn dinilai lebih siap mendukung kebutuhan perangkat elektronik modern yang memerlukan beban listrik lebih besar.
Material polikarbonat yang digunakan juga tahan benturan, tahan panas, tidak merambatkan api dengan uji glow-wire hingga 850 derajat Celsius, serta antikarat. Produk ini telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI), standar International Electrotechnical Commission (IEC), dan berbagai standar internasional lainnya.
Selain sakelar, lini AvatarOn juga mencakup stopkontak, USB charger, dimmer, TV/data socket, hingga communication outlet untuk melengkapi kebutuhan rumah modern.
Edukasi Keamanan Listrik Jadi Fokus
Selain menghadirkan produk, Schneider Electric juga mengedepankan edukasi mengenai pentingnya keamanan instalasi listrik melalui Gerakan Listrik Aman. Dalam pameran ini, perusahaan memperkenalkan berbagai perangkat proteksi kelistrikan dari seri Domae, seperti Miniature Circuit Breaker (MCB) untuk melindungi instalasi dari arus berlebih dan korsleting.
Produk Residual Current Circuit Breaker (RCCB) atau Gawai Proteksi Arus Sisa (GPAS) untuk mencegah sengatan listrik akibat kebocoran arus, serta Residual Current Breaker with Overcurrent Protection (RCBO) yang menggabungkan kedua fungsi tersebut.
Schneider Electric juga mengampanyekan penggunaan produk kelistrikan asli melalui gerakan #YangAsliYangMelindungi, sebagai upaya mengurangi risiko kecelakaan akibat penggunaan perangkat yang tidak memenuhi standar.
Electrician Academy Targetkan 8.000 Peserta
Dalam kesempatan yang sama, Schneider Electric resmi meluncurkan Schneider Electric Electrician Academy, program pelatihan nasional yang ditujukan bagi teknisi listrik, retailer, dan tenaga penjual toko listrik. Program tersebut dikembangkan bersama PT Dana Purna Investama (DPI) sebagai mitra penyedia peserta pelatihan.
Electrician Academy menyediakan pembelajaran digital mengenai instalasi listrik yang aman, berkualitas, dan sesuai standar. Materi disampaikan melalui modul daring, webinar bulanan, kuis, serta pemantauan perkembangan peserta selama periode Juli hingga Desember 2026.
Schneider Electric menargetkan program ini dapat menjangkau hingga 8.000 peserta di seluruh Indonesia. Selain memperoleh materi pelatihan, peserta juga berkesempatan mendapatkan pendanaan sertifikasi kompetensi resmi serta berbagai bentuk penghargaan lainnya.
Ahmad Saiful mengatakan peningkatan keselamatan instalasi listrik tidak cukup hanya mengandalkan kualitas produk, tetapi juga membutuhkan tenaga profesional yang memiliki kompetensi sesuai standar. Karena itu, Electrician Academy diharapkan dapat memperkuat budaya keselamatan listrik sekaligus meningkatkan profesionalisme ekosistem kelistrikan nasional.
Chief Training PT Dana Purna Investama Yosua Pengayoman menyambut positif peluncuran program tersebut. Menurutnya, peningkatan kompetensi teknisi listrik menjadi kebutuhan penting untuk mendukung praktik instalasi listrik yang lebih aman, andal, dan sesuai standar industri.
âKami menyambut baik peluncuran Schneider Electric Electrician Academy sebagai inisiatif untuk meningkatkan kompetensi tenaga listrik di Indonesia. Program ini relevan dengan kebutuhan industri, terutama dalam mendukung praktik instalasi listrik yang lebih aman, andal, dan sesuai standar. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut untuk memperkuat budaya keselamatan listrik di Indonesia, serta membuka kesempatan bagi semakin banyak teknisi listrik untuk berpartisipasi dan meningkatkan kompetensi,â tuturnya.
Dorong Hunian Modern yang Aman dan Nyaman
Melalui partisipasinya di IndoBuildTech Expo 2026, Schneider Electric menegaskan komitmennya untuk menghadirkan solusi hunian modern yang tidak hanya mengutamakan estetika, tetapi juga keamanan dan keberlanjutan.
Pengunjung pameran dapat mencoba berbagai pengalaman interaktif di booth Schneider Electric, sekaligus mengenal lebih dekat inovasi produk kelistrikan serta program pengembangan kompetensi yang ditawarkan perusahaan bagi masyarakat dan pelaku industri kelistrikan Indonesia.
- Schneider Electric
- Hunian Modern
- Smart Home
- ICE BSD City
- IndoBuildTech
- IndoBuildTech Expo 2026
- MCB
- RCCB
- AvatarOn
- Electrician Academy
- Room.533
- Sakelar Premium
- Gerakan Listrik Aman
- RCBO
- Proteksi Kelistrikan
- Keamanan Listrik
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Anker Perkenalkan Chip AI THUS™ dan Deretan Inovasi Baru di Anker Day 2026
-
Legislator Dukung Program PSEL di Jateng
-
Menkeu Ungkap Kehadiran BUMN Khusus Ekspor Akan Bawa Dampak Positif di Bursa
-
PLTS 100 GW Diproyeksi Hemat Biaya Listrik Rp73,9 Triliun
-
Gunung Semeru Kembali Erupsi Statusnya Level III (Siaga)
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.