Keren, Akademisi UI Kembangkan Potensi Limbah Sekam Padi sebagai Bahan Baterai Mobil Listrik
Rabu, 08 Jul 2026, 15:27 WIBDEPOK - Melalui disertasi berjudul âPemanfaatan Sekam Padi sebagai Sumber Karbon dan Silika untuk Memodifikasi NMC811 Berdoping Natrium Sebagai Katoda Baterai Ion Litiumâ, Fiona Angellinnov, lulusan Program Doktor Departemen Teknik Metalurgi dan Material dari Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI), berhasil mengungkap potensi limbah sekam padi sebagai bahan baku material baterai kendaraan listrik.
Fiona, yang memperoleh predikat summa cum laude dan IPK sempurna 4,00, dalam penelitiannya menawarkan pendekatan inovatif dengan memanfaatkan sekam padi sebagai sumber karbon dan silika untuk meningkatkan performa katoda baterai ion litium. Temuan ini membuka peluangpemanfaatan sumber daya lokal untuk mendukung penguatan industri baterai nasional dan transisienergi berkelanjutan.
âIndonesia memiliki sumber bio massa yang sangat melimpah, salah satunya sekam padi. Saya berharap penelitian ini dapat menjadi langkah awal dalam pemanfaatan sumber daya lokal untuk mendukung pengembangan baterai generasi mendatang dan memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional,â ujar Fiona dalam keterangan tertulisnya, Rabu (8/7).
Melalui riset ini, sekam padi diolah menjadi material silika dan karbon yang digunakan untuk memodifikasi katoda NMC811 (Lithium Nickel Manganese Cobalt Oxide) berdoping natrium. Rekayasa material tersebut terbukti meningkatkan stabilitas struktur dan kinerja elektrokimia katoda, sehingga berpotensi menghasilkan baterai yang lebih efisien, awet, dan ramah lingkungan.
Dekan FTUI, Prof. Kemas Ridwan Kurniawan menegaskan bahwa capaian Fiona menunjukkan arah riset FTUI yang tidak hanya berorientasi pada keunggulan akademik, tetapi juga solusi nyata terhadap tantangan global.
âPemanfaatan limbah sekam padi untuk meningkatkan performa material baterai merupakan contoh nyata bagaimana penelitian dapat mengintegrasikan aspek keberlanjutan, inovasi teknologi, dan pemanfaatan sumber daya lokal. Riset seperti ini diarahkan untuk menjawab kebutuhan strategis bangsa, termasuk pengembangan ekosistem baterai dan kendaraan listrik yang menjadi agenda prioritas Indonesia menuju transisi energi berkelanjutan,â ujarnya.
Sidang promosi doktor Fiona sendiri berlangsung pada 11 Juni 2026 di Gedung Dekanat FTUI. Prof. Dr.-Ing. Ir. Dalhar Susanto, yang juga Wakil Dekan FT Bidang Sumber Daya, Ventura, dan Administrasi umum bertindak selaku pemimpin sidang. Sementara itu, Prof. Dr. Ir. Anne Zulfia Syahrial, M.Sc. berperan sebagai promotor dan Prof. Dr. Ir. Bambang Priyono, M.T. sebagai ko-promotor. Dengan capaian ini, Fiona tercatat sebagai Doktor ke-83 dari Departemen Teknik Metalurgi dan Material serta Doktor ke-663 di lingkungan FTUI.
Temuan ini menegaskan bahwa limbah pertanian tidak hanya memiliki nilai ekonomi baru, tetapijuga berpotensi menjadi bagian dari solusi teknologi energi masa depan. Melalui inovasi berbasissumber daya lokal, UI terus mendorong lahirnya riset yang mendukung agenda keberlanjutan, hilirisasi, dan transisi energi di Indonesia dan dunia.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.