Pintar Bareng GoPay’ Dorong Generasi Muda di Bandung Lebih Sadar Finansial

Selasa, 07 Jul 2026, 15:50 WIB

BANDUNG - GoPay menggandeng Multifinance Anak Bangsa menghadirkan program edukasi “Pintar Bareng GoPay” untuk ratusan mahasiswa di Universitas Telkom, Bandung. Program ini hadir sebagai bentuk komitmen untuk membantu masyarakat Indonesia lebih melek finansial melalui rangkaian edukasi yang interaktif.

Mengangkat tema pengaruh media sosial dan kesehatan mental terhadap pengambilan keputusan finansial, dan dikemas secara interaktif, acara ini menghadirkan Certified Financial Planner (CFP), Mirzan Hasan Bisri, serta psikolog Novy Yulianty, M.Psi., untuk membekali mahasiswa kemampuan menyusun skala prioritas dan memahami dorongan emosional saat bertransaksi.

Ket. Foto: — Sumber: Dok. Istimewa

Dalam sesi diskusi, Psikolog, Novy Yulianty mengatakan, kondisi keuangan mahasiswa seringkali terganggu oleh fenomena doom spending yaitu belanja impulsif sebagai pelarian atas tuntutan sehari-hari.

Selain itu, tingginya ketakutan akan FOMO (Fear of Missing Out) dan FOPO (Fear of Other People’s Opinion) di dunia maya ikut mendorong mahasiswa mengejar pengakuan sosial secara berlebihan hingga terjebak utang.

“Mahasiswa harus mengenali emosi mereka sebelum bertransaksi dan bisa membedakan antara kebutuhan atau sekadar gengsi sesaat. Penting untuk membangun kesadaran diri agar tidak menjadikan gaya hidup orang lain di media sosial sebagai tolok ukur keuangan pribadi,” kata Novy dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/7). 

Novy menekankan, dari sisi perencanaan keuangan, mahasiswa perlu membangun kondisi keuangan yang sehat sejak dini dengan mencatat pemasukan dan pengeluaran, menetapkan prioritas sebelum membeli, serta menyisihkan sebagian uang.

Mereka juga perlu mengevaluasi manfaat pembelian saat terdorong mengikuti tren agar tidak mengganggu kebutuhan utama atau memicu utang.

Sedangkan Head of Corporate Affairs GoPay, Audrey P. Petrinymengatakan program edukasi Pintar Bareng GoPay menjadi salah satu upaya GoPay dalam memperkuat  literasi keuangan digital di Indonesia.

“Melalui kolaborasi acara ini , kami berharap mahasiswa dapat membangun kebiasaan finansial yang sehat, memanfaatkan layanan keuangan secara bijak dan bertanggung jawab, serta memiliki bekal untuk mengambil keputusan keuangan yang tepat di masa depan,” katanya.

Selain itu, dibawakan pula sesi edukasi mengenai pentingnya menjaga kerahasiaan data dan kredensial akun dengan tidak pernah membagikan OTP, PIN, password, kode verifikasi, maupun informasi sensitif lainnya kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku berasal dari bank, penyedia layanan pembayaran, atau institusi resmi.

Peserta juga dihimbau untuk selalu melakukan verifikasi identitas pihak yang menghubungi, terutama apabila terdapat permintaan informasi pribadi, transaksi, atau tindakan tertentu yang bersifat mendesak.

Peserta juga diajak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai upaya penipuan digital dengan tidak mengklik tautan, mengunduh aplikasi, atau membuka lampiran dari sumber yang tidak dikenal maupun mencurigakan.

Rangkaian edukasi Pintar Bareng GoPay dijalankan mulai  dari perencanaan keuangan, pengelolaan tabungan, hingga mengenal berbagai jenis investasi. Sejak tahun 2019, program ini telah menjangkau jutaan masyarakat Indonesia dan dihadirkan dalam format daring serta luring.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Mohammad Zaki Alatas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.